Sera Yuliantini
Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Syafiuddin Sambas

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERMAINAN DAN BERMAIN DI PAUD Sera Yuliantini
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2019): PrimEarly
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain merupakan aktivitas yang wajib dilakukan oleh anak usia dini karena hal tersebut merupakan pekerjaan bagi anak, layaknya orang dewasa bekerja pada keseharianya. Bermain sifatnya menggembirakan, menyenangkan, dan pastinya dilakukan berulang-ulang. Bermain pada anak usia dini berfungsi mengembangkan aspek nilai agama moral, fisik motorik, bahasa, sosial emosional dan seni. Bermain akan berdampak positif apabila permainan yang dimainkan memang sesuai untuk anak, bersifat edukatif, sesuai aturan dan ada orang dewasa (pendidik atau orang tua) yang mengawasi, membimbing, mengarahkan dan tentunya faham makna bermain bagi anak usia dini seperti memahami teori bermain, manfaat, fungsi serta macam-macam permainan yang sesuai untuk anak.
Manajemen Kerja Sama Sekolah Dengan Orang Tua Siswa Dalam Mengoptimalkan Perkembangan Anak Di TK. Negeri Pembina Sambas Kalimantan Barat Sera Yuliantini
JURNAL ILMIAH EDUKATIF Vol. 5 No. 2 (2019): Edukatif
Publisher : JURNAL ILMIAH EDUKATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v5i2.61

Abstract

Manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak adalah penelitian yang mengkaji suatu usaha yang dilakukan bersama antara sekolah dan orang tua untuk menangani serta mengembangkan perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini ialah Untuk mengetahui manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua siswa dalam mengoptimalkan perkembangan anak di TK. Negeri Pembina Sambas Kalimantan Barat, Untuk mengetahui bentuk keberhasilan pelaksanaan manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua siswa dalam mengoptimalkan perkembangan anak di TK. Negeri Pembina Sambas Kalimantan Barat, Untuk menge- tahui faktor penghambat dan pendukung manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua siswa dalam mengoptimalkan perkembangan anak di TK. Negeri Pembina Sambas Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; terkait dengan fungsi manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak d TK Negeri Pembina Sambas Kalimantan Barat berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian cukup efektif dengan program-program yang telah disusun. (2) bentuk keberhasilan manajemen kerja sama sekolah dengan orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak yaitu meningkatnya perkembangan anak dari aspek nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional, program kerja sama yang berjalan baik, bertambahnya sarana pembelajaran anak, serta meningkatnya prestasi sekolah. (3) Faktor pendukung yaitu sikap kepemimpinan dari kepala sekolah yang mengedepankan asas kekeluargaan, dan keadilan, kemudian rasa tanggung jawab yang besar dan motivasi yang kuat dari para guru, serta adanya kemauan yang kuat dari orang tua siswa untuk menjalin kerja sama. Sedangkan faktor penghambat berupa: perasaan kelelahan yang dialami oleh beberapa guru, kesibukan dari orang tua dikarenakan oleh tuntutan profesi, sikap acuh tak acuh tentang pentingnya kerja sama dari beberapa orang tua siswa.
PERAN PENDIDIK DAN ORANG TUA DALAM PROSES BERMAIN ANAK USIA DINI Sera Yuliantini
JURNAL ILMIAH EDUKATIF Vol. 6 No. 1 (2020): Edukatif
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v6i1.111

Abstract

Tulisan ini menjelaskan peran pendidik dan orang tua dalam proses pendidikan anak usia dini,yang mana pendidikan itu berlangsung melalui bermain. Adapun peran pendidik dan orang tua dalam proses bermain anak ada dua yakni; secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung pendidik dan orang tua berperan sebagai pemain yang mana maksudnya adalah terlibat dan berinteraksi langsung dengan anak dalam bermain, termasuk dalam merencanakan permainan, menyepakati aturan dan mengikuti permainan bersama-sama. Sedangkan secara tidak langsung pendidik dan orang tua berperan sebagai manejer dan fasilitator, manejer maksudnya adalah mengorganisasikan lingkungan bermain aman dan nyaman, mengatur efisinsi waktu, ruang yang representative, dan sumber atau bahan-bahan yang dibutuhkan dan fasilitator maksudnya adalah memberikan bimbingan atau bantuan termasuk mengajarkan keterampilan dan menginterprestasiakan bermain untuk anak. Ia juga dapat bertindak sebagai orang yang dapat membantu anak