Siti Mupida
UIN Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYEMBUHAN ISLAM DAN OTORITAS KEAGAMAAN: STUDI KASUS USTAZ DHANU Siti Mupida
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.139 KB) | DOI: 10.24260/jhjd.v14i1.1755

Abstract

ABSTRACT This paper will examine the healing authority of the Ustaz Dhanu. The phenomenon of Islamic healing is important to study becouse of the rise of various alternative healing practices that are developing, both on television (TV), radio, pamphets, Islamic herbs, and also Islamic magazines. In addition, this research aims to raise a larger academic issue about healing Islam in Indonesia. And it is also expected to help the reader how to understand the practice of healing Islam in Indonesia which has undergone a process of commodification and religification. Tulisan ini akan mengkaji tentang otoritas penyembuhan Ustaz Dhanu. Fenomena penyembuhan Islami ini penting dikaji karena melihat maraknya berbagai praktik penyembuhan alternatif yang berkembang, baik itu di televisi (TV), radio, pamphlet, herbal Islam, dan juga majalah Islam. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengangkat isu akademis yang lebih besar tentang penyembuhan Islam di Indonesia. Diharapkan bisa membantu pembaca bagaimana memahami praktik penyembuhan Islam di Indonesia yang telah mengalami proses komodifikasi dan religifikasi.
Relasi Suami Isteri dalam Konflik Pendidikan Nusyuz Menurut Nash Al-Qur’an dan Hadis Siti Mupida
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 18, No. 2, Februari 2019 Aktualisasi Mashlahah pada Ranah Domestik, Muamalah, Budaya, dan Dasar
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol18.iss2.art4

Abstract

Konflik  pernikahan kerap melahirkan pertengkaran, perdebatan, bahkan terjadi kekerasan fisik dan psikis, sehingga mengakibatkan terganggunya keharmonisan   hubungan   suami   isteri   dan   memunculkan   apa   yang  dikenal  dengan  istilah  nusyuz  (kedurhakaan).  Nusyuz  bisa  disebabkan oleh berbagai alasan, mulai dari rasa ketidakpuasan salah satu pihak atas perlakuan pasangannya, hak-hak yang tidak terpenuhi, atau adanya  tuntutan berlebihan dari satu pihak terhadap pihak  yang  lain. Tulisan ini berupaya menjelaskan tentang apa saja wacana yang menyebabkan seorang isteri nusyuz dan bagaimana hukumnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh kesimpulan dengan metode deduktif. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa suami harus bisa mendidik isteri sesuai dengan ajaran dan hukum Islam, serta berlandaskan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah atau menurut Nash Al Qur’an dan hadis.  Mendidik seorang istri yang nusyuz dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu: pertama, nasihat. Kedua, pisah ranjang. Ketiga, pukulan (yang lembut). Ketiga metode tersebut merupakan metode dan cara yang terdapat di dalam hukum Islam berdasarkan Nash Al Qur’an dan Sunnah yang diharapkan dapat mengatasi atau mendidik istri yang nusyuz.