Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Desain Model Performance Prism untuk Pengukuran Kinerja Bengkel R2D Speed Project Bandung Puryati, Dwi; Herawati, Dara Fauzia; Ramadhan, Ilham
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i1.887

Abstract

The significant growth in the number of MSMEs has an impact on tight business competition. MSMEs must be able to improve the quality of management through improving strategies to maintain their existence. MSMEs must be able to measure their business performance with a performance measurement model that is appropriate for them to ensure the sustainability of their business. With good performance, MSMEs are expected to contribute to the national economy. The service partner, the R2D Speed Project workshop, has been measuring performance through financial indicators, namely by calculating operating profit every certain period. From a financial perspective, the performance of the R2D Speed Project workshop has shown improvement over time, but there are several internal and external obstacles related to satisfaction. As a business engaged in services, customer satisfaction, employee satisfaction, and other interested parties are very important. Therefore, an integrated performance measurement model is needed. The Performance Prism Model is an integrated performance measurement model that considers all stakeholders, both internal and external. The result of the service is the Performance Prism performance measurement model for partners. In the model, partners also determine what strategies are implemented to meet the expectations of all stakeholders, owners, suppliers, employees, customers, and the community. By implementing the Performance Prism model, partners can better measure performance and satisfy all stakeholders, so that the sustainability of their business is guaranteed. Keywords: performance, performance prism, sustainability. Abstrak Seiring dengan pertumbuhan jumlah UMKM yang cukup signifikan berdampak pada ketatnya persaingan bisnis. UMKM harus dapat meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan melalui perbaikan strategi untuk mempertahankan eksiitensinya. UMKM harus mampu mengukur kinerja usahanya dengan model pengukuran kinerja yang sesuai bagi UMKM agar dapat menjamin keberlanjutan usahanya. Dengan kinerja yang baik, UMKM diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian nasional. Mitra pengabdian, bengkel R2D Speed Project, selama ini melakukan pengukuran kinerja melalui indikator keuangan yaitu dengan menghitung laba usaha setiap periode tertentu. Dari perspektif keuangan, kinerja bengkel R2D Speed Project sudah menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu, namun ada beberapa kendala internal dan eksternal yang berhubungan dengan kepuasan. Sebagai usaha yang bergerak di bidang jasa layanan, kepuasan konsumen, kepuasan karyawan dan pihak lainnya yang berkepentingan merupakan hal yang sangat penting. Oleh karenanya diperlukan adanya model pengukuran kinerja yang terintegrasi. Performance Prism Model merupakan model pengukuran kinerja yang terintegrasi dengan memperhatikan semua pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Hasil pengabdian adalah model pengukuran kinerja Performance Prism untuk mitra. Dalam model tersebut, mitra juga menentukan strategi apa yang diterapkan untuk memenuhi harapan semua pemangku kepentingan, baik pemilik, supplier, karyawan, pelanggan maupun masyarakat. Dengan menerapkan model Performance Prism mitra dapat mengukur kinerja dengan lebih baik dan memuaskan semua pihak berkepentingan, sehingga keberlanjutan usahanya terjamin. Kata kunci: Kinerja, performance prism, keberlanjutan.
Integrasi Teknologi Informasi dalam Manajemen Sumber Daya Manusia: Sebuah Studi Kualitatif tentang Dampaknya pada Kinerja Keuangan Perusahaan Linda Daniati Melinda; Harto, Budi; Sulistianingsih; Hery Syaerul Homan; Dwi Puryati
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Desember 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v9i2.1820

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak integrasi teknologi informasi (TI) dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dengan pendekatan studi kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi di beberapa perusahaan terpilih. Berfokus pada bagaimana implementasi sistem TI dalam SDM dapat mempengaruhi efisiensi operasional dan keuangan, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang praktik manajemen SDM yang inovatif dan efektif dalam era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TI yang efektif dalam fungsi SDM membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan karyawan, pengambilan keputusan berbasis data, dan optimasi proses bisnis. Hal ini, pada gilirannya, berkontribusi pada peningkatan kinerja keuangan, seperti terlihat dari peningkatan produktivitas, pengurangan biaya operasional, dan pertumbuhan pendapatan. Studi kasus dari perusahaan-perusahaan ini mengungkapkan bahwa kesuksesan integrasi TI dalam SDM sangat bergantung pada strategi adaptasi, pelatihan karyawan, dan kesiapan infrastruktur. Penelitian ini juga memberikan kontribusi signifikan bagi literatur manajemen SDM dan teknologi informasi, dengan menunjukkan bagaimana harmonisasi antara TI dan SDM dapat menjadi katalisator utama untuk kemajuan finansial perusahaan. Temuan ini berguna bagi para pemangku kepentingan di bidang manajemen SDM, teknologi informasi, dan keuangan perusahaan yang mencari cara untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja keuangan.
MSME Sustainability Through the Implementation of Management Accounting with Knowledge as a Moderation Variable Dwi Puryati; Thalita Zherlyn; Ariya Nur Alief
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i3.875

Abstract

This study examines the influence of the implementation of management accounting practices on the performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the City of Bandung as well as the role of management accounting knowledge as a moderation variable. This research has a novelty of the approach used, which combines the indicators of the four stages of management accounting according to the International Federation of Accountants (IFAC). The method used was a quantitative survey with data obtained through questionnaires from 176 MSME actors. Data analysis used multiple linear regression to examine the relationship between management accounting practices and MSME performance, with knowledge as a moderation variable. The results of the analysis showed that decision-making and quality management practices had a positive and significant effect on the performance of MSMEs, while costing, budgeting, controlling, and capital budgeting practices did not have a significant influence. Knowledge of management accounting strengthens the relationship between management accounting practices and MSME performance. This study has limitations only in the Bandung City area with an unbalanced number of respondents in proportion between micro, small, and medium companies. The implications of this study highlight the importance of increasing management accounting literacy and mentoring for MSMEs to increase business competitiveness and sustainability. Abstrak - Penelitian ini mengkaji pengaruh implementasi praktik akuntansi manajemen terhadap kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung serta peran pengetahuan akuntansi manajemen sebagai variabel moderasi. Penelitian ini mempunyai kebaruan dari pendekatan yang digunakan yaitu menggabungkan indikator empat tahapan akuntansi manajemen menurut International Federation of Accountants (IFAC). Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui kueseioner dari 176 pelaku UMKM. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan anatara praktik akuntansi manajemen dan kinerja UMKM dengan pengetahuan sebagai variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik pengambilan keputusan dan manajemen kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, sementara praktik costing, budgeting, controlling, dan capital budgeting tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Pengetahuan akuntansi manajemen memperkuat hubungan praktik akuntansi manajemen terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini mempunyai keterbatasan hanya dilakukan pada wilayah Kota Bandung dengan jumlah responden yang tidak seimbang proporsinya antara perusahaan mikro, kecil, dan menengah. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan literasi akuntansi manajemen serta pendampingan bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.