Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH PENYALURAN KREDIT DAN KREDIT BERMASALAH TERHADAP LABA PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK. PERIODE 2017-2022 Kristiningtyas, Maya Ayu; Kristiastuti, Francisca; Kurniawan, Reza
Management and Entrepreneurship Journal Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/manners.v7i1.779

Abstract

ABSTRAKBank adalah lembaga keuangan yang menerima simpanan dan memberikan pinjaman. Dalampenyaluran kredit bank memiliki risiko terjadinya kredit bermasalah yang dimana nantinya akanberpengaruh terhadap laba yang didapatkan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuijumlah penyaluran kredit, jumlah kredit bermasalah, jumlah laba serta pengaruh penyaluran kredit dankredit bermasalah terhadap laba PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakandata sekunder yaitu laporan keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tahun 2017 hingga2022. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh antara penyaluran kredit terhadap laba danterdapat pengaruh antara kredit bermasalah terhadap laba. Hasil penelitian secara simultan menunjukanterdapat pengaruh antara penyaluran kredit dan kredit bermasalah terhadap laba. Besarnya persentasepengaruh variabel penyaluran kredit dan kredit bermasalah terhadap laba ditunjukan dengan nilaiadjusted R-Square sebesar 90,5%.Kata kunci : Penyaluran Kredit, Kredit Bermasalah, Laba
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Husein, Sadam; Novalia, Nidya; Kristiastuti, Francisca
Management and Entrepreneurship Journal Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/manners.v7i1.795

Abstract

ABSTRAKKewirausahaan berperan penting bagi kegiatan perekonomian suatu negara. Rasio kewirausahaanmenjadi prasyarat Indonesia untuk menjadi negara maju di tahun 2045. Fakultas Ekonomi UniversitasNurtanio Bandung mewajibkan seluruh mahasiswa mengikuti mata kuliah Kewirausahaan untukmendukung tujuan tersebut. Untuk menjadi wirausahawan perlu adanya minat berwirausaha. Olehsebab itu peran pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga sangat erat kaitannya dalammendukung minat berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pendidikankewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha. Jenis penelitian ini adalahdeskriptif dan asosiatif dengan teknik pengambilan sampel, sampling insidental. Sampel dalampenelitian in adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Nurtanio Bandung tahun angkatan 2018dan 2019 sebanyak 66 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial dan simultanpendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap minat berwirausaha.Kata kunci: Pendidikan Kewirausahaan, Lingkungan Keluarga, Minat Berwirausaha
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI TERHADAP PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER Kristiastuti, Francisca; Mechi Susilawati; Reza Kurniawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jab.v19i1.9073.75-85

Abstract

The increasing use of internet for online shopping has contributed to its popularity. Paylater, a convenient and practical payment method, enables users to finalize purchases instantly and defer payments to a subsequent due date. Nonetheless, prudent utilization of Paylater is crucial to prevent prospective financial complications. Financial literacy is essential for helping people manage their finances successfully and identify potential financial hazards. The aim of this study is to look at how financial literacy and transaction convenience affect the use of Shopee Paylater. The quantitative research method was used, with data collected through a questionnaire distributed to 82 students from the 2020 cohort at Universitas Nurtanio Bandung who use Shopee Paylater. Purposive sampling was used, along with multiple linear regression analysis. The results show that financial literacy has no impact on the utilization of Shopee Paylater. On the other hand, transaction convenience has an effect. Simultaneously, financial literacy and transaction convenience have an impact on the utilization of Shopee Paylater.
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP RETURN ON ASSET PERUSAHAAN SUB SEKTOR LOGISTIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK Silvi Indriana Kartia; Kristiastuti, Francisca; Utari Kartika Sari
Management and Entrepreneurship Journal Vol 7 No 2 (2025): Feb
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/manners.v7i2.881

Abstract

Kebijakan pemerintah mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama masa pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan penjualan pada perusahaan sub sektor logistik. Pertumbuhan penjualan yang diiringi dengan peningkatan laba mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut dapat mengembangkan perusahaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap Return on Asset perusahaan sub sektor logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sub sektor logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah sampel adalah 12 perusahaan sub sektor logistik berdasarkan kriteria tertentu yang terpilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap Return on Asset pada perusahaan sub sektor logistik.   Kata kunci: penjualan, Return on Asset, perusahaan logistic
PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PEMBERDAYAAN WANITA Kristiastuti, Francisca; Sari, Utari Kartika; Novalia, Nidya
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v6i2.411

Abstract

Sosok wanita oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai sosok yang termarginalkan sehingga ini menjadi tantangan tersendiri di era industri 4.0 saat ini. Dominasi kaum pria dalam aktivitas perekonomian menunjukkan bahwa kaum wanita di Indonesia belum banyak berperan dalam perekonomian keluarga, padahal kaum wanita memiliki potensi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hal ini dialami juga oleh sebagian besar ibu rumah tangga di RW 04 Kelurahan Karangmekar Cimahi yang belum menyadari potensi diri untuk berkontribusi dalam penghasilan keluarga. Kegiatan PKM berupa penyuluhan dan pelatihan ini bertujuan untuk membantu ibu rumah tangga menyadari akan potensi diri dan membangun motivasi berwirausaha demi peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga. Dengan adanya penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan semakin banyak ibu rumah tangga yang membuka usaha khususnya di Kelurahan Karangmekar sehingga dapat memberikan kontribusi dalam kesejahteraan ekonomi keluarganya
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI TERHADAP PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER Kristiastuti, Francisca; Mechi Susilawati; Reza Kurniawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jab.v19i1.9073.75-85

Abstract

The increasing use of internet for online shopping has contributed to its popularity. Paylater, a convenient and practical payment method, enables users to finalize purchases instantly and defer payments to a subsequent due date. Nonetheless, prudent utilization of Paylater is crucial to prevent prospective financial complications. Financial literacy is essential for helping people manage their finances successfully and identify potential financial hazards. The aim of this study is to look at how financial literacy and transaction convenience affect the use of Shopee Paylater. The quantitative research method was used, with data collected through a questionnaire distributed to 82 students from the 2020 cohort at Universitas Nurtanio Bandung who use Shopee Paylater. Purposive sampling was used, along with multiple linear regression analysis. The results show that financial literacy has no impact on the utilization of Shopee Paylater. On the other hand, transaction convenience has an effect. Simultaneously, financial literacy and transaction convenience have an impact on the utilization of Shopee Paylater.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PEMANFAATAN LAYANAN DIGITAL PEMERINTAH MELALUI APLIKASI BEDAS DIGITAL SERVICE (BDS) DI DESA PANANJUNG KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG Francisca Kristiastuti; Aty Susanti
Komunikasi Vol 2 No 3 (2025): Volume 2 No 3 Desember 2025
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of digital technology has brought significant changes to governance. Public service innovation through the concept of e-government represents a digital-based governance model, which is the Bedas Digital Service application. This application was designed to optimize population and civil registration administration for Kabupaten Bandung residents. The Community Service Activity by Nurtanio University Bandung is designed to educate these innovations to local government and residents of Desa Pananjung through socialization and technical support. The results of the activity indicate an increase in the understanding of both local government and residents regarding these digital-based public service innovations. The implementation of digital service in Desa Pananjung is challenged by two factors, such as limited public awareness of digital services and insufficient technical competence among digital service management. Therefore, continuous socialization and improvement of information technology competencies for local government are required to ensure the sustainability of the program.