Iwan Kusnadi
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Studi Banding Kinerja Keuangan Antara Bank Syariah Mandiri Dan Bank Muamalat Indonesia Sumar'in Sumar'in; Iwan Kusnadi; Darmawan Dawmawan
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.994 KB) | DOI: 10.30651/jms.v6i2.6235

Abstract

Penilaian tingkat keuangan suatu perbankan syariah dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan sangat penting bagi perusahaan karena laporan keuangan merupakan alat untuk memperoleh informasi tentang posisi keuangan dan hasil operasi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan. Untuk mengetahui apakah keadaan keuangan perusahaan dalam keadaan baik dapat dilakukan analisis yang salah satunya adalah analisis rasio. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan dalam rangka mengetahui perkembangan posisi keuangan Bank Umum Syariah PT Muamalat Tbk selama periode 2010 - 2014 ditinjau dari Rasio Likuiditas, Solvabilitas dan Rasio Solvabilitas. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perusahaan mana yang kinerja keuangannya paling baik periode tahun 2010-2014.Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan perhitungan. Data yang digunakan berupa laporan keuangan periode 2010-2014 Bank Syariah Mandiri, PT Muamalat Tbk, dengan menggunakan rasio solvabilitas, dan profitabilitas.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja kedua perusahaan tidak selalu mengalami peningkatan, dalam kurun waktu 5 tahun selalu terjadi peningkatan dan penurunan presentasi perusahaan pada keduanya. Perusahaan yang dinilai berkinerja paling baik berdasarkan perhitungan rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas adalah PT Bank Syariah Mandiri.
ISLAMIC ECONOMIC MODEL IN REDUCING GAP OF GROWTH AND UNEMPLOYEMENT Sumar’in Sumar’in; Iwan Kusnadi
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 15 No 2 (2018): ISLAMIC ECONOMY
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.798 KB) | DOI: 10.24239/jsi.v15i2.521.341-365

Abstract

The theme of the article is based on economic principles of Islam. The purpose of research is to see economic development in the perspective of the Islamic economy especially research aims to analyze the effect of economic growth and unemployment in Indonesia period 1998-2017, a perspective of the Islamic economy. Economic development is one of the strategies to achieve the goals aspired nation. The goal is how poverty, unemployment, economic disparity and social resolved so as to realize human welfare. But in fact, the construction of which is expected to have an influence on society has not caused yet siding with the people. Increased poverty and unemployment occur. This type of research is an ex post facto. Technical documentation was applied for searching the data from Statistics Central Board, Indonesia Bank, BAPPENAS in Indonesia. Data analysis technique was Regression. Data analysis shows that: there is a negative influence toward economic growth in the rate of Indonesia and unemployment in 1998-2018. Economic development in Islamic economy perspective focus to three elements such as forbidden interest (ribā) as instrument financial, optimization zakat and characteristics of an element of spiritual, moral, and material, and activities tend to be multidimensional so that all business submitted to balance a variety of factors and does not cause inequality.
LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT TENTANG PERBANKAN SYARIAH: SEBUAH PENDEKATAN MANAJEMEN PEMASARAN Iwan Kusnadi; Maria Maria
Cross-border Vol. 4 No. 1 (2021): Cross-border
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, which consists of various types of banks, both conventional and sharia banks, has their own approach to promotions to their customers, including the Sambas branch of the Kalbar Syariah bank. However, among the promotions carried out by Bank Kalbar Syariah there are efforts and efforts to promote the bank to the Sambas community, even though there are obstacles.
THE DYNAMICS OF THE PEOPLE'S ECONOMY: A SYNTHESIS OF LITERATURE REVIEW ON GRASSROOTS ECONOMIC DEVELOPMENTMODELS Kholid Ansori; Sri Mulyono; Iwan Kusnadi
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community-based economic development model is an approach that emphasises the active participation of local communities in planning, implementing and managing economic projects in their neighbourhoods. The study conducted in this research used the literature research method. The findings indicate that access to technology and information, education and training, and government policy support are the main factors that drive community economic growth. Digital technology provides opportunities for micro, small and medium enterprises to improve marketing and operational efficiency, while education improves vital managerial skills. Government policies that support micro, small, and medium enterprises, including licensing simplification, tax incentives, and training programmes, play a significant role in the development of small businesses. Adequate infrastructure and access to finance from microfinance institutions have also been shown to support the economic dynamism of communities. However, the study also identified various constraints that slow down the economic growth of communities, such as limited access to capital, complex regulations, and inadequate infrastructure. Low financial literacy hampers good financial management among small business owners. In addition, tough challenges come from fierce competition with large companies and negative perceptions of local products. These constraints necessitate effective collaboration between the government, the private sector and the community to create a more conducive business environment for micro, small and medium enterprises. With an integrated and sustainable approach, the economic potential of the community can be optimised for mutual prosperity.
PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP HARGA SAHAM SYARIAH PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX YANG LESTING DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2019 Urai Sulia Sukmawati; Iwan Kusnadi; Sri Ayuni
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v6i2.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Saham Syariah pada Jakarta Islamic Index yang Lesting di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019. Hasil penelitian ini dilihat dari hubungan secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder dari website Badan Pusat Statitik (BPS) dan website Bank Indonesia (BI). Penelitian ini menggunakann data sekunder. Data sekunder yang digunakan berbentuk data panel yang terdiri dari data cross section berupa data harga saham Syariah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan nilai tukar rupiah di Indonesia dan data time series yaitu periode 2015-2019. Dalam penentuan sampel, sampel yang digunakan yaitu menggunakan purposive sampling. Saham Syariah yang masuk dalam Jakarta Islamic Index (JII) pada Bursa Efek Indonesia, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan nilai tukar rupiah tahun 2015-2019. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda dengan bantuan alpikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa variabel tingkat inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap saham syariah yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi , variabel tingkat pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap saham syariah dengan nilai , sedangkan variabel nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap saham syariah dengan nilai . Hasil penelitian ini secara simultan bahwa tingkat inflasi, tingkat pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan terhadap saham syariah dengan nilai .
VIRAL MARKETING SUCCESS SECRETS: OPTIMISING SOCIAL MEDIA Silvia Ekasari; Johni Eka Putra; Iwan Kusnadi
Prosiding Seminar Nasional Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Indonesia
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's increasingly competitive digital era, viral marketing through social media has become a key strategy for brands to increase their visibility and engagement. This research uses the literature study method. The results show that the success of viral marketing depends on several key factors: content creativity, a deep understanding of the target audience, good timing, and the ability to utilise the unique features of each social media platform. Major challenges include managing potential crises, maintaining brand consistency, and converting virality into measurable business results. As such, viral marketing through social media offers great potential for brands to achieve exponential growth in awareness and engagement. However, success depends on careful planning, precise execution, and the ability to adapt quickly to the platform's dynamics and ever-changing consumer behaviour. This research provides valuable insights for marketing practitioners and brand managers in designing and executing effective viral marketing strategies in today's digital age.