Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penurunan Kadar Sianida Dengan Pengolahan Sistim Oksidasi Pada Industri Pelapisan Logam Siti Agustina; Emmy Ratnawati
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 1 JUNI 2000
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2235.502 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4817

Abstract

It's common that the waste water from electroplating industry contains heavy metals such as cyanide. Based on this research, reduction of cyanide content from electroplating waste water is conducted by CN and CNO oxidations with sodium hypochlorite as an oxidator. The result-of this research shown that the optimum condition for CN oxidations is on pH 10.5, reaction time 6 minutes which resulting CN reduction 98,6%, while the CNO oxidations is on pH 8. 0, reaction time 15 minutes. By process of oxidations, coagulations, sedimentations and filtrations the CN content from electroplating wastewater can be reduced from 3 0 mg!! to 0. 004 mg/! to fulfill waste water quality standard for electroplating industry maximum 0. 05 mg/!.
Penelitian Pengolahan Air Limbah Industri Tapioka Aida Soelaeman; Susmirah Suryandari; siti Agustina; Endang Suriadi
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3122.763 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4822

Abstract

Waste water of tapioca industry come from cassava washing, extraction and sedimentation of starch The waste water normally has low pH, high COD, suspended solid and CN content The research has been done by using anaerob and aerob treatment and resulting that COD is decreasing up Lo 90%, pH = 7, suspended solid and CN content below than waste water quality standard, so the effluent can be discharge Lo the public rivers.
Pemanfaatan Kulit Pisang Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pektin Dwinna Rahmi; Siti Agustina
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 2 AGUSTUS 1999
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1908.23 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5167

Abstract

One of the solution of waste problem is converted them to become a product which can give benefit for human being. Banana peel is a raw material for producing pectin. From five kind 's banana peel which is used the use of ambon 's banana peel produced the higher content of low metoksil pectin, i. e 3 - 5 %, followed by raj a serai 's banana peel, i. e 1 %, low metoksil . The use of acid as an extraction agent will influence the result
Proses Aktivasi Ulang Bentonit Bekas Proses Pemucatan Minyak Kelapa Sawit Siti Agustina; Emmy Ratnawati; siti Nurtri H; Rofienda Rofienda; Tri Widianto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2975.958 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4711

Abstract

Pada saat ini limbah adsorben bekas pada proses pemucatan minyak kelapa sawit yang berupa bentonit bekas belum dimanfaatkan secara optimal oleh industri. Penelitian ini bertujuan untuk meminimisasi limbah tersebut dengan cara mengaktivasi ulang, sehingga dapat digunakan kembali untuk proses pemucatan minyak kelapa sawit. Proses aktivasi bentonit bekas dilakukan dengan 2 cara, yaitu pertama aktivasi secara pemanasan dan kedua aktivasi secara pengasaman lalu pemanasan. Variabel penelitian adalah suhu pemanasan, jenis asam dan konsentrasi asam. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aktivasi adsorben bekas yangterbaik adalah proses aktivasi dengan cara pengasaman lalu pemanasan dengan menggunakan asam sulfat 4 % serta suhu pemanasan 400° C selama 1 jam. Efektifitas penurunan warna pada proses pemucatan minyak kelapa sawit dengan menggunakan bentonit bekas hasil aktivasi ulang adalah 90 %.
Proses Ekstraksi Seng Oksida Dari Seng Dross Menggunakan Metode Hidrometalurgi Sistim Terbuka Siti Agustina
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 38 No. 2 Oktober 2016
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1494.516 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v38i2.2704

Abstract

Seng oksida merupakan jenis bahan kimia yang banyak digunakan oleh masyarakat, diantaranya adalah untuk industri kosmetik, industri kesehatan, industri karet dan industri pertanian. Pada saat ini dalam memenuhi kebutuhan seng oksida di dalam negeri sebagian impor dari negara lain. Untuk substitusi impor akan seng oksida maka dicari potensi bahan baku yang dapat digunakan untuk pembuatan seng oksida, diantaranya adalah seng dross yang merupakan hasil samping dari industri galvanis sistem hot-dip. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi proses ekstraksi seng dross dengan asam asetat glasial, sehingga menghasilkan seng oksida. Pada proses ekstraksi menggunakan metode hidrometalurgi sistem terbuka, variabel yang divariasi adalah waktu proses ( 30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit), suhu proses ( 150 oC, 170 oC dan 190 oC), dan konsentrasi asam asetat glasial ( 20 %, 40 % dan 60 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang terbaik adalah pada waktu 90 menit, suhu 150 oC, dan konsentrasi asam asetat glasial 60 %, didapatkan rendemen sebesar 62,45 % dan kadar seng dalam seng oksida adalah sebesar 70,23 %. Berdasarkan analisis X-ray diffraction (XRD) kristal seng oksida yang terbentuk sama dengan seng oksida standar. Seng dross berpotensi sebagai bahan baku untuk pembuatan seng oksida, sehingga dapat digunakan sebagai bahan substitusi impor. 
Penurunan Kadar TOC Dan Suspended Solid Pada Air Limbah Industri Kertas Dengan Proses Koagulasi Dan Flotasi Siti Agustina; Emmy Ratnawati
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 1 APRIL 1998
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5120

Abstract

The Waste Water of paper industries normally contains suspended solid particles which have specific gravity lower than specific gravity of water, therefore in the waste water treatment needs flotation treatment to remove the suspended solid Research on treatment of waste water of paper industry (pH= 7.35, TOC = 331,7 mg/land SS= 796 mgll) has been done by using coagulation followed by flotation.The Waste Water of paper industry is treated by using Fe Cl3, 6H20 and Al2(S04)J 18H20 as a coagulant, NaOH as neutralizing agent, and three kinds of polymer (cationic, non ionic and anionic) as a flocculant . The optimum dosage for the best result is Al2(S04)J l8H20 300 mg/I, NaOH 100 mg/l, and anionic polymer A-2022 5 mg/l. The final result is decreasing of TOC value from 331, 7 mg/l to 38,4 mg/l and SS from 796 mg/l to 5 mg
Penurunan Kadar Nikel Pada Limbah Cair Industri Pelapisan Logam Dengan Sistem Penyaringan Dual Media Siti Agustina
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2002
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4756

Abstract

Air limbah dari proses pencucian pada industri pelapisan logam mengandung Nike! 27 mg/l dan pH 5, dimana standar baku mutu Bapedal kandungan nikel maksimum 1 ml/L, pH 7-8. Untuk memenuhi baku mutu Bapedal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan metoda sedimentasi dan penyaringan dual media dengan menggunakan media antrasite dan pasir.Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan nikel menurun hingga <O, I mg/L, dan pH setelah proses netralisasi = 7. Jni berarti bahwa "effluent" (air hasil olahan) dapat digunakan kembali untuk proses pencucian dan keuntungan lain dari metode ini adalah volume sludge lebih sedikit bila dibandingkan dengan metode koagulasi-sedimentasi.
Peningkatan Mutu Pupuk Organik Dengan Penambahan Unsur Kalium Dari Limbah Industri Kelapa Sawit Dan Unsur Fosfor Dari batuan Fosfat Sri Pudji Rahayu; Siti Nurtri H; Dwinna Rahmi; Siti Agustina; Tri Widianto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4718

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dengan menggunakan aktivitas rnikroorqanisma.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pupuk organik dengan kandungan hara makro tinggi memanfaatkan batuan fosfat dan limbah industri pengolahan kelapa sawit. Metoda penelitian adalah proses pengomposan limbah peternakan berupa koran dan darah, limbah kelapa sawit berupa cangkang, batuan fosfat dengan bantuan bakteri Pseudomonas sp, Bacillus sp dan jamur micoriza.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik yang didapat mempunyai rasio C/N = 12 - 17°/ckandungan fosfor lebih besar dari 6 % dan kandungan kalium lebih tinggi dari 1 %. Pada pupuk organik ini mengandung hara mikro yaitu besi, seng dan mangan.
PERAN RADIO REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN SISWA DIFABEL DI KABUPATEN ACEH BARAT Siti Agustina; Said Fadlain
JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi VOLUME 1 NOMOR 2 (SEPTEMBER 2021)
Publisher : JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan ialah cara yang dilakukan oleh anak bangsa dalam rangka menciptakan impian yang berstandart nasional untuk mengarah kepada bangsa yang bermartabat. Guru adalah bagian manusia dari proses belajar mengajar, berpartisipasi serta di dalam pembentukan sumber daya manusia berpotensial di ranah pendidikan. Program Guru Keliling adalah salah satu inovasi LPP RRI yang diluncurkan seiring kebutuhan pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Difabel atau disebut berkebutuhan khusus (disabilitas) merupakan istilah yang mencakup gangguan, keterbatasan kegiatan dan partisipasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengekplorasi secara luas terhadap sebuah program Guru Keliling yang di terapkan oleh LPP RRI Meulaboh pada saat masa Covid-19. Karya ilmiah ini merupakan hasil analisis pada Program Magang Mahasiswa yang dilaksanakan selama satu semester (6 bulan) dimulai bulan Februari-Agustus 2021. Metode yang digunakan adalah metode survey sebagai studi deskriptif (pendekatan kualitatif). Lokasi magang dilaksanakan pada LPP RRI Meulaboh. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Program Guru Keliling memperoleh respon yang positif dari sekolah, orang tua, dan peserta didik. Walaupun masik banyak kekurangan dalam beberapa hal khusunya dari segi fasilitas. Program guru keliling  Pilihan yang baik untuk menjadi guru terutama peserta didik Belajar dan mengajar di masa pandemi Covid-19. Melalui kegiatan program guru keiling, kita dapat melihat bahwa program guru keliling merupakan dorongan bagi siswa untuk terus bertanggung jawab dalam kegiatan belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari, serta mematuhi ajaran agama dan orang tua.           Kata kunci: Pendidikan, Guru, Program Guru Keliling, Difabel