Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI UJI DAYA ANTIINFLAMASI DAN ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN LENGKENG (Dimocarpus longan Lour) PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR Ebta Narasukma Anggraeny; Anastasia Setyopuspito Pramitaningastuti
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Inflammation and fever are a normal protective response of tissue injury. Inflammation and fever usually treated with nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). This drug has analgesic and antipyretic effect. At higher doses this drug can act as anti-inflammatory agent. Longan leaves (Dimocarpus longan Lour) contains flavonoid which assumed has anti-inflammatory and antipyretic effects. This study aims to determine the effect of anti-inflammatory and antipyretic effects of ethanol extract of Longan leaves (Dimocarpus longan Lour) in male white rats (Rattus norvegicus). Longan leaves were extracted using ethanol 96% with ratio 1:10. The effect of anti-inflammatory and antipyretic of this extract was tested in each group of rats : the negative control, the positive control and the test group which was given with extract  (200 mg/kg and 400 mg/kg). Carrageenan and DPT-Hb vaccine used as induction of inflammatory and pyretic reaction in this experiment. The results showed that ethanol extract of Longan leaves (Dimocarpus longan Lour)  has antipyretic effects at dose 200mg/kgBW, and antipyretic effect at dose  400mg/kgBW. Keywords: Longan leaves (Dimocarpus longan Lour), anti-inflammatory, antipyretic, carregeenan, DPT-Hb vaccine Intisari Peradangan (inflamasi) dan demam adalah respon protektif normal pada cedera jaringan. Penanganan inflamasi dan demam biasanya dapat dilakukan dengan diberikan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini memiliki efek analgesik, antipiretik, dan pada dosis tinggi dapat berefek sebagai anti-inflamasi. Daun lengkeng (Dimocarpus longan Lour) mengandung flavonoid yang diduga memiliki efek anti-inflamasi dan antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efek anti-inflamasi dan antipiretik ekstrak etanol daun lengkeng (Dimocarpus longan Lour) pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Ekstrak daun lengkeng didapatkan dengan cara ekstraksi menggunakan etanol 96% dengan rasio 1:10. Pengujian efek antiinflamasi dan antipiretik masing-masing dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok uji ekstrak etanol daun lengkeng (Dimocarpus longan Lour) dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Induksi pada uji antiinflamasi dan antipiretik menggunakan karegenan 1% dan vaksin DPT-Hb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun lengkeng (Dimocarpus longan Lour) dosis 200mg/kgBB menghasilkan efek antipiretik, sedangkan ekstrak etanol daun lengkeng (Dimocarpus longan Lour) dosis 400mg/kgBB menghasilkan efek anti-inflamasi. Kata kunci: Daun Lengkeng (Dimocarpus longan Lour), antiinflamasi, antipiretik, karegenan, vaksin DPT-Hb 
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa. L) TERHADAP UDEMA KAKI TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Anastasia Setyopuspito Pramitaningastuti; Ebta Narasukma Anggraeny
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 13 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract Inflammation is the body's defense mechanism in a response of a tissue injury and another external factor. Flavonoids in leaves of Annona squamosa. L suspected produces anti-inflammatory effects. This study aims to evaluated the anti-inflammatory effects of ethanol extract from leaves of  Annona squamosa. L. on edema at rat’s foot which induced with 5% of white egg solution. The treatments were carried out on four groups. The negative control group was administered with CMC Na suspension, the positive control group was administered with sodium diclofenac suspension, and the extract groups were administered with 100 mg/kgBW and 200 mg/kgBW of A. squamosa leaves  extract. This study was conducted using Rat hind paw edema method. An artificial inflammation in foot of rats was created by using egg whites (5%). The volume of edema was measured by plestimometer every 30 minutes for 3 hours. Data were analyzed statistically (ANOVA). In conclusion, ethanol extract of A. squamosa leaves produces anti-inflammatory effects in male rats induced egg whites. The effective dose of ethanol extract of A. squamosa leaf as an anti-inflammatory agent in the male rat was 200 mg/kgBW. Keywords :  Annona squamosa. L. leaves, anti-inflammantory, edema Intisari Peradangan merupakan mekanisme pertahanan tubuh sebagai respon jaringan terhadap cidera dan faktor eksternal lainnya. Flavonoid dalam daun Srikaya (Annona squamosa L) diduga memiliki efek antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antiinflamasi ekstrak etanol dari daun Srikaya (Annona squamosa. L) terhadap udema kaki tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi dengan larutan putih telur 5%. Perlakuan dilakukan pada empat kelompok, kelompok kontrol negatif diberikan suspensi CMC Na, kelompok kontrol positif diberikan suspensi natrium diklofenak, dan kelompok ekstrak diberikan ekstrak daun Srikaya (Annona squamosa. L) dosis 100 mg/KgBB dan 200 mg/KgBB. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Rat hind paw udema atau pembentukan radang buatan di kaki tikus putih jantan dengan menggunakan putih telur 5%. Volume udema diukur dengan menggunakan alat plestimometer setiap 30 menit selama 3 jam. Data dianalisis secara statistik (ANOVA). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun Srikaya memiliki efek anti-inflamasi pada tikus jantan yang diinduksi putih telur 5%. Dosis efektif ekstrak etanol daun Srikaya sebagai agen anti-inflamasi pada tikus jantan yang diinduksi putih telur 5% yaitu 200 mg / kgBB. Kata kunci : Daun Srikaya (Annona squamosa. L.), antiinflammasi, udema 
PENGOLAHAN LIMBAH BATIK DENGAN METODE FOTOKATALITIK DI DESA GEMAWANG KABUPATEN SEMARANG Achmad Wildan; Anastasia Setyopuspito P; Ebta Narasukma Anggraeny
ABDIMAS UNWAHAS Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v2i2.2105

Abstract

Limbah batik merupakan limbah yang dihasilkan dalam proses penghilangan kanji, penggelantangan, pemasakan, merserisasi, pewarnaan, pencetakan dan proses penyempurnaan. Pewarnaan dan pembilasan menghasilkan air limbah yang berwarna dengan COD tinggi dan bahan-bahan lain dari zat warna yang dipakai, seperti fenol dan berbagai macam logam. Desa Gemawang kabupaten Semarang merupakan salah satu sentra batik di kabupaten Semarang. Kurangnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat akan pengolahan limbah, menyebabkan teknik pengolahan limbah yang sederhana bahkan dibuang begitu saja pada perairan di sekitar tanpa pengolahan terlebih dahulu.Metode fotokatalitik mengunakan titanium dioxide (TiO2) merupakan metode yang efektif, selektif, ekonomis, bebas polutan dan sangat sesuai untuk menghancurkan senyawa-senyawa organik. Metode fotokatalitik dapat digunakan untuk menguraikan senyawa organik maupun anorganik yang ada didalam limbah seperti limbah batik. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan pengunaan reaktor fotokatalitik dan penyuluhan teknik pengolahan limbah.Kata kunci: fotokatalitik, fotokatalis, Pengolahan limbah batik,Titanium dioxide
Aktivitas Antioksidan Jus Stroberi (Fragaria ananassa Duchessne) Terhadap Kadar SGPT, SGOT dan MDA pada Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Isoniazid Ebta Narasukma Anggraeny; Endang Sri Sunarsih; Patricia Sanggita Listyoputri Wibowo; Novi Elisa
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 21 Nomor 1, April 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.144 KB) | DOI: 10.35799/jis.21.1.2021.30337

Abstract

ABSTRAKIsoniazid adalah obat anti tuberkulosis yang digunakan baik sebagai monoterapi atau kombinasi. Penggunaan isoniazid dalam waktu lama dapat menyebabkan hepatotoksik. Hepatotoksik disebabkan oleh hasil metabolisme isoniazid di hepar berupa hidrazin dan asetilhidrazin. Radikal bebas tersebut yang menyebabkan tingginya reactive oxygen species (ROS) didalam tubuh. Tingginya radikal bebas menyebabkan peningkatan kadar SGPT dan SGOT yang merupakan indikator adanya kerusakan hepar. Tingginya radikal bebas dalam tubuh dapat dilihat dari paramter MDA. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberian antioksidan eksogen seperti jus stroberi (Fragaria ananassa Duchessne). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui skrinning fitokimia jus stroberi dan pengaruh pemberian jus stroberi terhadap kadar SGPT, SGOT dan MDA pada tikus yang diinduksi Isoniazid. Perlakuan diberikan  selama 14 hari dengan pembagian kelompok yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, dosis 3g/kgBB, 6g/kgBB, dan 9g/kgBB. Pengambilan data dilakukan pada hari 1, hari 15, dan hari 29. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jus stroberi dapat menurunkan kadar SGPT, SGOT dan MDA pada tikus yang diinduksi isoniazid dengan dosis efektif sebesar 3g/kgBB tikus.Kata kunci: Isoniazid;  jus stroberi; MDA; SGPT; SGOT;Effect of Strawberry Juice (Fragraria ananassa Duchessne) against SGPT, SGOT and MDA levels in Isoniazide-Induced Wistar Male Rats ABSTRACTIsoniazid is an anti-tuberculosis drug that is used either as monotherapy or in combination. Prolonged use of isoniazid can cause hepatotoxicity. Hepatotoxicity is caused by the hepatic isoniazid metabolism in the form of hydrazine and acetylhydrazine. These free radicals cause high reactive oxygen species (ROS) in the body. The high level of free radicals causes an increase in SGPT and SGOT levels, which are indicators of liver damage. The high level of free radicals in the body can be seen from the MDA parameter. This can be overcome by giving exogenous antioxidants such as strawberry juice (Fragaria ananassa Duchessne). The purpose of this study was to determine the phytochemical screening of strawberry juice and the effect of giving strawberry juice on the levels of SGPT, SGOT and MDA in rats induced by Isoniazid. The treatment was given for 14 days divided into groups, namely normal control, negative control, positive control, dose of 3g / kg, 6g / kg, and 9g / kg of body weight. Data were collected on day 1, day 15, and day 29. The results of this study concluded that strawberry juice can reduce levels of SGPT, SGOT and MDA in isoniazid-induced rats with an effective dose of 3 g/kgBW rats.Keywords: Isoniazid; Strawberry juice; MDA; SGPT; SGOT