Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memediasi Pertumbuhan Ekonomi Dengan Kemiskinan: Studi Kasus Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nur Wani; Suharno Suharno; Arintoko Arintoko
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.141 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v20i1.4056

Abstract

The results of empirical studies on the effect of economic growth with poverty show conflicting results. Therefore, this study tries to introduce employment opportunities as a mediating variable. The research objective is to examine whether employment opportunities are able to mediate between economic growth and poverty. The data used in this study are secondary data of DIY Province in the period 2000-2018. The method used in this research is path analysis. The results showed that the three hypotheses above were supported. Thus, economic growth will be able to reduce the number of poor people if the economic growth is able to grow employment opportunities. The finding implies the importance of inclusive growth that gives poor people access to work and business opportunities. 
EKSISTENSI DAN BENTUK LANDOK BEGU PADA MASYARAKAT LAWE SAWAH KECAMATAN KLUET TIMUR DI KABUPATEN ACEH SELATAN Nur wani
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10086

Abstract

Seni dapat dilihat dari wujud, dan juga dapat berarti apabila dikaitkan dengan realitas lainnya. Agar seni dapat dipahami sebagai bagian dari dinamika sosial kultural, maka perlu diketahui eksistensi dan fenomena dari seni itu sendiri. Eksistensi landok begu sebagai tarian tradisi pernah terhenti karena tidak kondusifnya kondisi masyarakat, sebagai dampak dari konflik politik antara pemerintahan dengan GAM. Ketika perselisihan GAM dan Pasukan TNI mulai menemukan titik terang ke arah perdamaian, sehingga masyarakat yang dulunya tidak berani berekspresi kembali menunjukan eksistensi. Landok begu yang semula merupakan tarian ritual untuk tolak bala dari serangan harimau, telah mengalami pergeseran menjadi pertunjukan. Gerak-gerak tarian adalah gerak silat dan gerak-gerak harimau. Adapun ragam gerak adalah gerak salam pembuka, gerak silat, silat main, harimau bertengkar, harimau bertarung, dan salam penutup. Musik iringan Landok begu terdiri dari satu buah gong besar, dua buah gendang dan dua buah canang. Kostum Landok begu sangat sederhana yang menyesuaikan dengan karakter seekor harimau yaitu dengan kostum bercorakkan  harimau berwarna coklat.