Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFISIENSI ALOKATIF FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI (Oryza sativa L.) (Studi Kasus Di Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung JabungTimur) Asmaida Asmaida
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Vol 2, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.195 KB) | DOI: 10.33087/mea.v2i2.22

Abstract

The research was conducted in “Simpang Datuk” Village, “Nipah Panjang” Sub-district, “Tanjung Jabung Timur” Regency, with several aims e.g: to analyze the income of rice farmers, Analyzing the effect of production factors in rice farming, Analyzing the allocative efficiency of useness on the production factors that influenced the rice production. This location was selected by considering that it was the rice production centre. Survey method was used in this research,  and the collected data (both primary and secondary ) had  acros section type. There were 39  households  as a samples  from a total 259 farmers  population which taken by simple random sampling method. The  description analysis and Cobb Douglas production function were applied in this research. The results showed: (1) the total average of farmers income was Rp.27.507.997,-/period/Ha, the total cost average was Rp.8.630.942,-/period/Ha and the earnings average was Rp.18.877.055,-/period/Ha. R/C ratio was 3.19. This indicates that the rice farming  was quite profitable, because the R/C value was more than 1, The production factors that showed significant effect  toward to the farming activities were seed and fertilizer, The Result of  analysis on  allocative efficiency of  production factors useness on rice farming showed that useness  allocation of seed and fertilizer was  24,65 kg and as 7,650 kg respectively.  The  result of these useness  allocation both seed and fertilizer were more than 1, so it showed an  unefficiently allocation. Keywords: Farming, Rice, Income, Production Function, EfficiencyPenelitian dilaksanakan di Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan tujuan untuk menganalisis pendapatan petani padi, faktor produksi yang berpengaruh dalam usahatani padi, dan efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi padi. Metode penelitian menggunakan metode survey, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder dengan jenis data cros section. Sampel penelitian sebanyak 39 RTP dari total populasi 259 RTP yang diambil secara simple random sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan data kuantitatif dengan perhitungan pendapatan petani  dan fungsi produksi Cobb Douglas. Hasil penelitian : Rata-rata total penerimaan petani padi Rp.27.507.997,-/MT/Ha, rata-rata total biaya Rp.8.630.942,-/MT/Ha dan rata-rata pendapatan Rp.18.877.055,-/MT/Ha. Nilai R/C rasio sebesar 3,19. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata usahatani padi di daerah penelitian cukup menguntungkan, karena nilai RC rasionya lebih dari 1. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh dalam kegiatan usahatani padi adalah faktor produksi benih dan pupuk. Hasil analisis efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi benih sebesar 24,65 kg dan  pupuk sebesar 7,650 kg, hasil penggunaan benih dan pupuk tersebut keduanya  lebih dari 1, sehingga belum efisien secara alokatif.Kata kunci: Usahatani, Padi, Pendapatan, Efisiensi, Fungsi Produksi
MANFAAT EKONOMI YANG DITERIMA PETANI PESERTA PROGRAM GERAKAN PAKAN IKAN MANDIRI (GERPARI) DALAM USAHA BUDIDAYA IKAN (Studi Kasus Di Desa Jembatan Mas Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari) Asmaida Asmaida
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Vol 3, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.735 KB) | DOI: 10.33087/mea.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1).Mendeskripsikan kegiatan Program GERPARI Di Desa Jembatan Mas. 2). Menghitung pendapatan yang diterima petani sebelum dengan setelah adanya program GERPARI dalam usaha budidaya ikan. 3).Menganalisis perbedaan pendapatan yang diterima petani. 4).Menanalisis efisiensi pengelolaan usaha dilihat dari kriteria nilai RC-Ratio. Metode penelitian menggunakan metode survey. Data bersumber dari data primer dan data sekunder. Jenis data cros section dengan skala pengukuran data rasio. Dalam menganalisis data penelitian digunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif dan interperensi. Analisis kuatitatif digunakan untuk menghitung pendapatan, uji-t dua sampel (sampel paired Test) untuk menghitung perbedaan pendapatan petani sebelum dengan setelah menerima program, RC-Ratio untuk analisis efesiensi usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Bantuan yang diterima petani budidaya ikan dari program GERPARI adalah berupa kendaraan roda tiga, mesin pakan, gudang pakan dan modal kerja usaha. Luas usaha yang dikelola 2 hektar. Jenis ikan yang dipelihara adalah ikan patin. Lama waktu pemeliharaan 5 bulan. Jumlah benih yang ditebar 400 ekor/unit kolam, rata-rata hasil produksi 1800 kg. Dalam pembuatan pakan mandiri menggunakan bahan dedak, ikan yang sudah afkir, dan bahan alternatif (bukil kelapa, ampas tahu, keong). 2) Rata-rata pendapatan per periode sebelum ada program GERPARI Rp.2.251.364 dan setelah ada program Rp.27.495.000. Adanya program GERPARI dapat menurunkan biaya pakan dan tenaga kerja rata-rata sebesar 27,55%/kolam/periode dan meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 287,54%. 3) Hasil uji statistik menunjukan terdapat perbedaan manfaat ekonomi yang diterima petani sebelum dengan setelah ada program GERPARI dalam usaha budidaya ikan. 4) Nilai RC rasio sebelum ada program GERPARI adalah 1,00 dan setelah ada program GERPARI adalah 1,56.Kata kunci: Usaha Budidaya Ikan, Manfaat Ekonomi, Gerpari