Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PENERAPAN AKUNTANSI HIJAU TERHADAP KINERJA KEUANGAN: AUDIT LINGKUNGAN SEBAGAI FAKTOR MODERASI PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2022-2024 Alexander, Desirely Gabrilia; Reke, James Sylvanus Uly; Malau, Harman
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rr18xm89

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak penerapan akuntansi hijau terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2022–2024 dengan audit lingkungan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini diangkat karena meningkatnya tuntutan keberlanjutan yang menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan profitabilitas, sambil tetap menjalankan tanggung jawab lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi moderasi dengan variabel akuntansi hijau diukur melalui biaya lingkungan, audit lingkungan melalui PROPER, dan kinerja keuangan melalui ROA, ROE, serta NPM. Setelah dilakukan uji regresi didapati bahwa biaya lingkungan berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif terhadap kinerja keuangan, namun pengaruh tersebut melemah ketika dimoderasi oleh audit lingkungan. Kesimpulannya, audit lingkungan berperan penting dalam menyeimbangkan tanggung jawab keberlanjutan dan profitabilitas, sehingga akuntansi hijau dapat diimplementasikan sebagai strategi bisnis yang berkelanjutan.  
Pengaruh Penerapan Audit Internal dan Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan: Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI 2021-2024 Sinaga, Ready Angela; Siagian, Harlyn Lyndon; Malau, Harman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.16000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan audit internal dan Green Accounting terhadap kinerja keuangan perbankan, yang diukur dengan Return on Assets (ROA), pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional pada 22 perusahaan perbankan, dengan total 88 observasi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Audit internal diukur dengan intensitas pertemuan antara auditor internal dan komite audit, sementara Akuntansi Hijau diukur menggunakan indeks pengungkapan lingkungan yang mengacu pada GRI Standards 300. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Audit Internal memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ROA, sedangkan Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Secara simultan, Audit Internal dan Green Accounting berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F sebesar 3,126 dan signifikansi 0,049. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,069 menunjukkan bahwa kedua variabel ini menjelaskan hanya 6,9% variasi ROA, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini penting untuk menganalisis pengaruh audit internal serta penerapan green accounting terhadap kinerja keuangan perusahaan, dengan menilai keterkaitannya melalui hasil evaluasi.
Pengaruh Kinerja Karyawan: Perspektif Motivasi dan Beban Kerja di Perusahaan Lidah Buaya Group pada anak Perusahaan CV. Sinar Joyo Boyo Saribu, Mayawi Br Dolok; Malau, Harman
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10647

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana beban kerja dan motivasi intrinsik memengaruhi produktivitas kerja di CV. Holi Joyo Boyo. Dengan menggunakan kombinasi kuesioner Google Forms dan observasi partisipan, studi kuantitatif ini menarik kesimpulannya. Dari 4.510 karyawan, 144 dipilih untuk berpartisipasi dalam survei menggunakan rumus Slovin. Menurut hasil penelitian, beban kerja di tempat kerja tidak memiliki pengaruh parsial yang signifikan (t = 1,284; Sig. = 0,201), tetapi motivasi kerja secara signifikan dan positif memengaruhi kinerja karyawan (t = 10,548; Sig. < 0,001). Namun, pada saat yang sama, kinerja karyawan sangat dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut (F = 56,796; Sig. < 0,001). Sementara variabel eksternal menjelaskan 55,4% variasi dalam kinerja karyawan, model penelitian menjelaskan 44,6% dari variasi tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa, alih-alih hanya berfokus pada manajemen beban kerja, akan lebih bermanfaat untuk meningkatkan motivasi kerja dengan menawarkan insentif, dukungan pengawasan, dan lingkungan kerja yang mendukung guna meningkatkan kinerja karyawan.
ENVIRONMENTAL COST AND AUDIT COMMITTEE ON FINANCIAL PERFORMANCE Seveny Amelia Lingga; Harman Malau; Mila Susanti
Jurnal Magister Akuntansi Trisakti Vol. 13 No. 1 (2026): Maret
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmat.v13i1.26306

Abstract

This study aims to examine the effect of environmental cost and the audit committee on the financial performance of companies listed on the Main Board of the Indonesia Stock Exchange in 2024. Despite increasing attention to environmental governance and corporate oversight, prior studies have predominantly analyzed these variables separately, leaving a gap in understanding their simultaneous impact, particularly in the context of large-capitalization firms in emerging markets such as Indonesia. This research employs a quantitative approach with purposive sampling, resulting in 164 firm-year observations. Data were obtained from companies’ annual and sustainability reports for 2024. Financial performance is proxied by Return on Assets (ROA), and the hypotheses are tested using multiple linear regression with SPSS version 26. The results indicate that environmental cost and the audit committee, both partially and simultaneously, do not have a significant effect on financial performance. The coefficient of determination (R²) is close to zero, indicating very limited explanatory power of the model in explaining variations in ROA. These findings suggest that environmental expenditures among large firms remain predominantly compliance-oriented rather than strategically value-enhancing, while the audit committee tends to function more as a formal governance mechanism rather than an effective driver of financial performance. Theoretically, this study contributes to stakeholder theory and agency theory by highlighting the limited short-term and lagged financial impact of environmental and governance mechanisms. Practically, the findings provide insights for companies and regulators to strengthen the strategic role of environmental cost allocation and improve the effectiveness of audit committees in supporting long-term value creation.