Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

POLITIK UANG DALAM PEMILUKADA : FAKTOR KRIMINOGENIK KEJAHATAN KORUPSI abdul munir; Setyo Prihatin, Panca; Khotami
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 2 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i2.606

Abstract

Money politics is defined as the process of buying and selling people's votes by giving a reward. Getting used to the phenomenon of money politics in the community in every election celebration is suspected to be due to a lack of public awareness of the impact of the process which will eventually lead to the birth of corruption crimes at the power elite level. The purpose of this Community Service is to restore public awareness as part of efforts to prevent the latent dangers of corruption in the future. This Community Service was carried out in Darussalam Village, Sinaboi District, Rokan Hilir Regency, Riau Province. Participants in the activity were limited to groups of community leaders, related village officials and the local Babinkamtibmas and Babainsa. Through this activity, it is hoped that every participant who has received socialization materials can do important things according to their respective capacities in order to prevent money politics in the community.
Routine Activity Theory Dalam Memahami Konvergensi Spasial Dan Temporal Pada Layanan Transportasi Online Dan Pasar Seks Komersial Fat Haryanto Lisda; Abdul Munir; Rabiuladawiyah Rabiuladawiyah; Muhammad Fadli
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.514

Abstract

Perkembangan platform digital telah mengubah pola komunikasi, koordinasi, dan mobilitas dalam berbagai aktivitas sosial, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan pasar seks komersial. Meskipun Routine Activity Theory menjelaskan bahwa peluang kejahatan terbentuk melalui konvergensi antara motivated offender, suitable target, dan absence of capable guardian, teori tersebut belum secara eksplisit menjelaskan bagaimana integrasi platform komunikasi dan platform mobilitas memengaruhi mekanisme konvergensi pada masyarakat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep Platform-Assisted Convergence sebagai perluasan analitis terhadap konsep konvergensi dalam Routine Activity Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui conceptual literature review dengan metode integrative literature review. Literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik bereputasi dan dianalisis melalui tahapan identifikasi, seleksi, analisis komparatif, serta sintesis konseptual terhadap kajian mengenai Routine Activity Theory, mobilitas digital, ekonomi platform, layanan transportasi berbasis aplikasi, dan pasar seks komersial berbasis teknologi digital. Hasil sintesis menunjukkan bahwa digitalisasi tidak menghilangkan kebutuhan akan konvergensi spasial dan temporal, tetapi mentransformasikan mekanisme pembentukannya. Komunikasi, pencarian informasi, negosiasi, dan koordinasi berlangsung melalui platform digital, sedangkan perpindahan menuju lokasi pertemuan difasilitasi oleh layanan transportasi berbasis aplikasi sehingga mempercepat terbentuknya peluang interaksi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengajukan konsep Platform-Assisted Convergence, yaitu proses terbentuknya konvergensi spasial dan temporal yang dimediasi oleh integrasi platform komunikasi dan platform mobilitas. Konsep ini memperluas kapasitas eksplanatori Routine Activity Theory dalam menjelaskan mekanisme pembentukan peluang kejahatan pada masyarakat digital sekaligus memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan kajian kriminologi digital di masa mendatang.
SENSING, SEIZING DAN RECONFIGURING: KEMAMPUAN UTAMA DAN RUTINITAS ORGANISASI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN, DI NEGARA BAGIAN TERANGGANU DARUL IMAN, MALAYSIA Septian Wahyudi; Dia Meirina Suri; Abdul Munir; Wan Mohd Adzim Bin Wan Mohd Zain
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4065

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin batik di Terengganu dalam menghadapi tantangan globalisasi dan adaptasi teknologi modern. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan daya saing batik Terengganu di pasar global. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Dynamic Capability, yang melibatkan tiga tahapan utama: sensing (pengenalan peluang pasar), seizing (pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital), dan reconfiguring (restrukturisasi operasional). Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan intensif dalam pengembangan desain modern, adopsi teknologi ramah lingkungan, pemasaran digital, serta pembentukan ekosistem kolaborasi antara pengrajin, asosiasi, pemerintah, dan akademisi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas pengrajin dalam mengenali tren pasar, efisiensi produksi melalui teknologi baru, serta strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Selain itu, terbentuk kelompok kerja yang berfokus pada pengembangan desain, pemasaran, dan keberlanjutan usaha. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses teknologi dan resistensi terhadap perubahan, pendekatan persuasif dan pelatihan tambahan berhasil mengatasinya. Kesimpulannya, program ini tidak hanya meningkatkan daya saing pengrajin batik di pasar global, tetapi juga mendorong keberlanjutan sosial dan lingkungan melalui inovasi produk serta pelestarian budaya lokal.