Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Remunerasi dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening terhadap Kinerja Dosen PTN-BH (Studi Kasus Universitas Negeri Padang) Aulia Agustin; S Suhairi; Vima Tista Putriana
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 3 (September 2023)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v5i4.663

Abstract

Tujuan studi kasus ini yaitu untuk menganalisis pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja, pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen dan pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen dimediasi oleh motivasi kerja dosen Universitas Negeri Padang (UNP). Sumber data yang digunakan untuk metode penelitian menggunakan data primer. Populasi yang digunakan yaitu dosen pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 144 orang. Teknik analisis data menggunakan Analisis Jalur. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja, pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen dan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen adalah adanya pengaruh yang signifikan. Temuan lain yang didapatkan dari hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen UNP.
Implementasi Pagang Gadai Dalam Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Kabupaten Solok Selatan) Muhammad Wafiq; Yurniwati Yurniwati; Vima Tista Putriana
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik pagang gadai yang diimplementasikan oleh masyarakat di Kabupaten Solok Selatan dari perspektif akuntansi syariah. Kabupaten Solok Selatan merupakan daerah yang tergolong cukup muda diantara daerah lainya di Provinsi Sumatera Barat dan masih berumur 19 tahun. Walau tergolong masih muda namun praktik pagang gadai sudah diimplementasikan sejak puluhan tahun silam di kalangan masyarakat Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini terinspirasi fenomena kemajuan sosial dan media yang membuat peredaran informasi sangat cepat sehingga menyebabkan pola pikir masyarakat yang semakin membaik dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang agama dan melek akan bahayanya riba. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode eksploratif untuk menggali lebih dalam praktik pagang gadai. Peneliti memperoleh data dengan melakukan wawancara terbuka bersama tokoh masyarakat dan ketua KAN yang berasal dari setiap kecamatan di Kabupaten Solok Selatan dan data dianalisis menggunakan metode thematic analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukan sebanyak 95% praktik pagang gadai yang dilakukan bertentangan dengan syariat islam serta hukum adat yang berlaku. Dalam praktiknya ketika terjadi akad pagang gadai rahin meminjam uang kepada murtahin dengan menjaminkan sawah maka sawah beserta hasilnya tersebut sepenuhnya dikuasai oleh murtahin dan rahin tetap diwajibkan membayar utangnya 100%, sehingga banyak dari transaksi pagang gadai yang tidak selesai dalam jangka waktu cukup lama bahkan sudah lebih dari 20 tahun. Jika ditinjau kajian beberapa pemuka agama praktik seperti itu termasuk kategori riba yang bertentangan dengan syariat islam. Jika ditinjau dari peraturan pemerintah pagang gadai seperti itu hendaklah berlangsung hanya dalam jangka waktu 7 tahun tanpa mengharapkan imbalan utang kembali. Peneliti berharap penelitian ini dapat menambah pengetahuan masyarakat dan menimbulkan kesadaran bagi masyarakat yang terlanjur terlibat dalam praktik pagang gadai untuk segera menyelesaikanya agar masyarakat senantiasa terhindar dari riba dan mendapatkan  keberkahan dari Allah SWT.
Evaluasi Kinerja Program Pemberdayaan UMKM Pemerintah Daerah Studi Kasus: “Tabungan Utsman” Pemerintah Kota Bukittinggi Mutia Purwayanti; Vima Tista Putriana
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.3200

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran dan potensi yang strategis dan memiliki posisi penting dalam pembangunan ekonomi namun memiliki kendala seperti keterbatasan modal. Atas dasar tingginya tingkat kebutuhan UMKM terhadap permodalan, Pemerintah Kota Bukittinggi mengeluarkan program Tabungan Utsman. Melalui Tabungan Utsman, selain menabung, masyarakat dapat menerima pinjaman terlebih dahulu, dan seluruh biaya yang timbul akibat pinjaman tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Kota melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selama program ini berjalan, ditemukan beberapa kendala seperti debitur yang mengeluhkan batas pinjaman yang hanya sampai 10 juta, sulitnya verifikasi pendaftaran karena syarat-syarat yang tidak terpenuhi sehingga sulit untuk mendapatkan manfaat dari tabungan Utsman, adanya sistem penyetoran tabungan setiap hari, dan akad pinjaman di awal yang hanya diperuntukkan sebagai modal usaha sedangkan banyak nasabah yang lebih membutuhkan untuk keperluan lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami kinerja program pemberdayaan UMKM di kota Bukittinggi melalui Tabungan Utsman yang kemudian akan dievaluasi dengan menggunakan metode Logic model. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan analisis dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah Walikota Bukittinggi, Direktur BPRS Jam Gadang Bukittinggi, Dinas UKM, Dewan Pengawas Syariah dan Nasabah Tabungan Utsman. Prosedur analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik. Hasil evaluasi input pada program ini dikategorikan sangat baik, karena semua komponen yang dibutuhkan untuk menjalankan program terpenuhi. Pada tahap evaluasi aktivitas berada pada kategori cukup baik karena masih terdapat beberapa kendala, mulai dari perancangan Perwako hingga pengawasan program oleh DPS. Hasil evaluasi output berada pada kategori sangat baik karena banyak pihak yang diuntungkan baik dari sisi nasabah maupun dari sisi manajemen. Outcome belum dapat dilihat karena program masih membutuhkan waktu untuk dapat melihat dampak jangka panjangnya. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menambah jumlah informan untuk nasabah tabungan Utsman sehingga bisa mendapatkan informasi yang lebih bervariasi.
Analisis Penerapan Akuntansi Zakat pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2018 – 2020 Muhammad Azuli Rizki; Efa Yonnedi; Vima Tista Putriana
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.3565

Abstract

The company's zakat is a part of the company's annual report instrument. This study aims to determine the accounts that are components of the mandatory zakat and the company's zakat calculation methods. The subject of this research is aimed at 14 Islamic commercial banks in Indonesia by collecting annual report data on each Islamic commercial bank. The content analysis method is used to determine the accounts that are components of the object subject to corporate zakat in each Islamic commercial bank. 8 methods of calculating corporate zakat are the basis for analyzing potential zakat data contained in the annual report as an effort to determine the method of calculating corporate zakat in Islamic commercial banks. The results of this study reveal that 6 out of 14 Islamic commercial banks issue corporate zakat as muzzaki. The accounts used by Islamic commercial banks in Indonesia as objects of zakat are net income before tax at Bank Mandiri Syariah, Bank Mega Syariah, and Bank Panin Dubai Syariah with the calculation method multiplied by 2.5% according to the calculation method of Syarikat Takaful Malaysia Sdn Berhand. Furthermore, 3 other Islamic commercial banks, namely Bank Muamalat Indonesia, BNI Syariah, and BRI Syariah, use a net profit after tax account with the calculation multiplied by 2.5% according to the calculation method of Bank Muamalat Indonesia. Policies regarding the obligation to pay zakat should receive more attention so that companies have awareness as muzzaki. The method of calculating zakat in Indonesia should already have clear regulations in accordance with Islamic law so that there are not many differences in zakat by companies, especially Islamic commercial banks.
Measuring Zakat Literacy Index : The First Step of Poverty Reduction Efforts Vima Tista Putriana; Ghina Armya Ginting; Silvy Astari; Yurniwati
Journal of Islamic and South East Asian Finance and Accounting Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jiseafa.2.1.1-8.2024

Abstract

No poverty is one of the Sustainable Development Goals (SDGs) agenda to be achieved by 2030. One of instruments that can be used to solve the poverty in Muslims Communities is zakat. Zakah is an Islamic social and financial tool to help the zakah recipients. This research aims to measure literacy of a Muslim society concerning zakat. The zakat literacy was measured using a technique developed by the Indonesian National Zakat Board in 2019. By applying convenience sampling technique, 115 respondents participated in the survey. Respondents originated from Padang filled up the questionnaires by using social media (Whatsapp groups). Data were analysed using statistical analysis tools. The Zakat Literacy Index (ZLI) was categorized as ‘medium’ level. Concerning the timing of paying zakat, Muslims in Padang preferred to pay zakat during the holy month of Ramadhan. Giving the zakat directly to the individual recipients was preferred than channeling it through formal zakat institutions. When distributing zakat through zakat institutions, accessibility was the most important consideration. The main source of knowledge about zakat was lectures delivered by the Islamic scholars. The finding of this study contributed to the first attempts of building of baseline data of Zakat Literacy Index in Indonesia at the city level. The information revealed from this study can be used by local zakat institutions to plan strategies on how to increase the awareness of public on zakat which at the same time zakat payment will increase. The result of this study also provides baseline for future study.
Menggali Peran Lembaga Zakat dalam Mendorong Pembayaran Zakat Perdagangan Emas: Perspektif Pedagang Emas Ahmad Anggi Hamidi; Vima Tista Putriana
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v%vi%i.13430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan muzakki dalam konteks zakat perdagangan emas terkait peran lembaga zakat. Penelitian ini melibatkan pedagang emas di tiga kota di Sumatera Barat: Padang Panjang, Batusangkar, dan Payakumbuh. Konsisten dengan tujuan penelitian yang masih bersifat eksplorasi, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pedagang emas di 3 kota di atas, yang bersedia berpatisipasi di dalam penelitian ini. Hasil penelitian mengindikasikan adanya kepatuhan yang tinggi dari para pedagang emas yang terlibat dalam penelitian ini terhadap kewajiban berzakat di ketiga kota yang diteliti. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam penerimaan edukasi dan ajakan dari lembaga zakat di ketiga kota. Lembaga zakat di Payakumbuh lebih aktif dalam sosialisasi langsung dibandingkan lembaga zakat di Padang Panjang dan Batusangkar. Pedagang emas di Payakumbuh memberikan penilaian positif terhadap lembaga zakat ‘Lazismu’ misalnya karena dipandang transparan dalam pengelolaan zakatnya.. Hasil penelitian ini menyarankan: perlunya peningkatan edukasi kepada muzaki dari kelompok pedagang emas terkait tata cara penghitungan zakat (i.e. zakat perdagangan emas), transparansi pengelolaan dana zakat oleh lembaga zakat untuk meningkatkan kepercayaan atau trust dari muzakki ke lembaga zakat, dan sikap proaktif lembaga zakat untuk menarik muzakki dari kelompok pedagang emas untuk menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat.