Suswanto Suswanto
STIT Al Hikmah Tebing Tinggi

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Manajemen Pembiayaan Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Imam Muslim Serdang Bedagai Mesiono Mesiono; Suswanto Suswanto; Rahmat Rifai Lubis; Haidir Haidir
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/intiqad.v13i1.6244

Abstract

This study aims to determine the management of education financing in relation to efforts to improve the quality of education. This research is focused on the managerial head of the Aliyah Imam Muslim madrasah, Serdang Bedagai Regency. This research uses qualitative methods based on descriptive studies. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Data analysis was performed using the Miles and Huberman model stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity test used triangulation and member crosscheck. The results showed that the management of education financing at Madrasah Aliyah Imam Muslim Serdang Bedagai Regency has a family principle, is effective, efficient, productive, transparent and can be accounted for in accordance with existing procedures, namely the upward hierarchical pattern to the Chairman of the Foundation. In improving the quality of education, the principal is in charge of managing education as best as possible and reporting the draft budget for school financing is given to the Head of the Foundation, the head of madrasah also has the task of how to improve the quality of education in Madrasahs by coordinating every activity with peers in order to realize the quality of education through education financing management
KEMAMPUAN GURU MENGGUNAKAN MEDIA ATAU SUMBER BELAJAR Suswanto Suswanto
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 3 (2021): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i3.12927

Abstract

Sumber belajar harus berorientasi pada peserta didik. Sumber belajar harus berorientasi pada peserta didik secara individual yang berbeda dengan sumber belajar tradisional (yaitu sumber belajar yang dibuat berdasarkan pada pendekatan yang berorientasi pada guru/lembaga pendidikan). Sumber belajar yang perlu dikembangkan dalam KTSP di sekolah/madrasah antara lain laboratorium, pusat sumber belajar dan perpustakaan serta tenaga pengelola yang professional. Sumber belajar tersebut perlu didayagunakan seoptimal mungkin, dipelihara dan disimpan sebaik-baiknya. Dalam pada itu, kreativitas guru dan peserta didik perlu senantiasa ditingkatkan untuk membuat dan mengembangkan alat-alat pembelajaran serta alat peraga lain yang berguna bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Kreativitas tersebut diperlukan bukan semata-mata karena keterbatasan pemerintah, tetapi adalah kewajiban yang harus melekat pada setiap guru untuk berkreasi, berimprovisasi, berinisiatif dan inovatif.
KEMAMPUAN GURU MENGGUNAKAN MEDIA ATAU SUMBER BELAJAR Suswanto Suswanto
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 3 (2021): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i3.12927

Abstract

Sumber belajar harus berorientasi pada peserta didik. Sumber belajar harus berorientasi pada peserta didik secara individual yang berbeda dengan sumber belajar tradisional (yaitu sumber belajar yang dibuat berdasarkan pada pendekatan yang berorientasi pada guru/lembaga pendidikan). Sumber belajar yang perlu dikembangkan dalam KTSP di sekolah/madrasah antara lain laboratorium, pusat sumber belajar dan perpustakaan serta tenaga pengelola yang professional. Sumber belajar tersebut perlu didayagunakan seoptimal mungkin, dipelihara dan disimpan sebaik-baiknya. Dalam pada itu, kreativitas guru dan peserta didik perlu senantiasa ditingkatkan untuk membuat dan mengembangkan alat-alat pembelajaran serta alat peraga lain yang berguna bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Kreativitas tersebut diperlukan bukan semata-mata karena keterbatasan pemerintah, tetapi adalah kewajiban yang harus melekat pada setiap guru untuk berkreasi, berimprovisasi, berinisiatif dan inovatif.
USAHA DAN UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU Suswanto Suswanto; Wahyudin Nur Nasution; Mesiono Mesiono
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i4.3558

Abstract

Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber data dalam menyelesaikan permasalahan usaha dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru. Kepala sekolah dengan berbagai kompetensi yang dimilikinya diharapkan mampu memberikan kebijakan berupa usaha perubahan dan upaya pembaharuan dalam meningkatkan profesional guru sehingga memiliki kinerja yang benar-benar profesional. Hasil penelitian ini adalah usaha dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru meliputi: 1) Melakukan pendidikan dan pelatihan; 2) Melibakan guru dalam kegiatan MGMP;  3) Melakukan In House Training; dan 4 Mendatangkan dosen tamu (Tutor).
USAHA DAN UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU Suswanto Suswanto; Wahyudin Nur Nasution; Mesiono Mesiono
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i4.3558

Abstract

Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber data dalam menyelesaikan permasalahan usaha dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru. Kepala sekolah dengan berbagai kompetensi yang dimilikinya diharapkan mampu memberikan kebijakan berupa usaha perubahan dan upaya pembaharuan dalam meningkatkan profesional guru sehingga memiliki kinerja yang benar-benar profesional. Hasil penelitian ini adalah usaha dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru meliputi: 1) Melakukan pendidikan dan pelatihan; 2) Melibakan guru dalam kegiatan MGMP;  3) Melakukan In House Training; dan 4 Mendatangkan dosen tamu (Tutor).