Vrestanti Novalia Santosa
IKIP Budi Utomo Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU AJAR PENELITIAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS PENGUATAN KONSEPTUAL Vrestanti Novalia Santosa
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 3 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.652 KB) | DOI: 10.36277/basataka.v3i2.88

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada problematika mahasiswa PBSI dalam perbedaan konsep antara penelitian pembelajaran Bahasa Indonesia, penelitian pembelajaran Sastra Indonesia, penelitian Bahasa Indonesia, dan penelitian Sastra Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengembangkan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) Mendeskripsikan tingkat kelayakan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (3) Mendeskripsikan keefektifan hasil pengembangan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dengan produk buku ajar lainnya terletak pada kedetailan dalam memadukan dua hal yang berlainan menjadi satu kesatuan yang berkesinambungan. Buku ajar yang dihasilkan mengenalkan target SHSB. Simpulan: (1) pengembangan buku ajar berbasis SHSB tepat diterapkan pada matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) uji coba materi diperoleh proporsi sebesar 87%, uji coba penyajian buku sebesar 90%, uji coba kebahasaan sebesar 95%. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 1-2 Tahun Melalui Perkembangan Bahasa Vrestanti Novalia Santosa; Ari Nugrahani
Basastra Vol 9, No 3 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v9i3.20277

Abstract

Penelitian mengenai storasi dan retrivasi bahasa pada anak di bawah 2 tahun masih jarang ditemukan karena data yang dihasilkan dianggap sederhana. Kondisi ini menimbulkan dorongan adanya penelitian ini. Tujuan khusus penelitian (1) mendeskripsikan bentuk fona, kata, dan kalimat yang diretrivasi anak usia 1-2 tahun; (2) mendeskripsikan makna kalimat berdasarkan konteks. Metode penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Diambil 2 subjek penelitian berdasarkan pertimbangan subjek anak 1-2 tahun dengan perkembangan normal. Hasil penelitian: (1) Subjek 1, fona vokal /i/, /e/, /Ə/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona /u/, /Ɛ/, /o/ belum dapat diretrivasi secara jelas. Subjek 2 mampu meretrivasi fona /i/, /e/, /Ə/, /Ɛ/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona vokal /u/, /o/, /ᴐ/ belum dapat diujarkan secara jelas . (2) Subjek 1 belum mampu metrivasi fona konsonan /f/, /l/, /q/, /r/, /s/, /v/, /x/, /z/ sedangkan Subjek 2 belum mampu meretrivasi fona konsonan /f/, /g/, /q/, /s/, /v/, /x/. (3) Kedua subjek mampu meretrivasi kelas kata. (4) Kedua subjek belum mampu memaknai kalimat berdasarkan konteks karena belum mampu meretrivasi kalimat. Simpulan penelitian: kedua subjek penelitian mampu meretrivasi fona vokal dan konsonan; meretrivasi holofrastik; meretrivasi diftong dan klaster; belum mampu mengujarkan kalimat; tergolong anak dengan perkembangan normal.Kata kunci:  storasi bahasa, retrivasi bahasa, studi kasus