Penelitian ini didasarkan pada problematika mahasiswa PBSI dalam perbedaan konsep antara penelitian pembelajaran Bahasa Indonesia, penelitian pembelajaran Sastra Indonesia, penelitian Bahasa Indonesia, dan penelitian Sastra Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengembangkan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) Mendeskripsikan tingkat kelayakan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (3) Mendeskripsikan keefektifan hasil pengembangan buku ajar matakuliah Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dengan produk buku ajar lainnya terletak pada kedetailan dalam memadukan dua hal yang berlainan menjadi satu kesatuan yang berkesinambungan. Buku ajar yang dihasilkan mengenalkan target SHSB. Simpulan: (1) pengembangan buku ajar berbasis SHSB tepat diterapkan pada matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) uji coba materi diperoleh proporsi sebesar 87%, uji coba penyajian buku sebesar 90%, uji coba kebahasaan sebesar 95%. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Dengan demikian, buku ajar matakuliah Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis SHSB layak digunakan; (3) kelayakan buku ajar berbasis SHSB berimplikasi terhadap keefektifan buku ajar yang dihasilkan melalui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.
Copyrights © 2020