R. Mulyana Omon
Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Konservasi Sumberdaya Alam

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TABLET MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK Shorea johorensis Foxw. DI RUMAH KACA R. Mulyana Omon
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 3, No 1 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2006.3.1.83-93

Abstract

Penelitian  pengaruh  suhu  dan  lama  penyimpanan  tablet  mikoriza     terhadap  pertumbuhan  stek  Shorea johorensis  Foxw.  telah dilaksanakan di laboratorium  dan rumah  kaca  loka Litbang  Satwa Prirnata, Samboja Kalimantan Timur.  Tujuan  dari  percobaan  101   adalah  untuk  mendapatkan  informasi  suhu dan lama penyimpanan   optimal  tablet   mikoriza  untuk  produksi   penyediaan  tanarnan  stek yang  berkualitas  di persemaian.  Perlakuan  dalarn percobaan  itu terdiri  dari  dua  tingkat   suhu  dan  tujuh  periode  lama penyimpanan.    Rancangan  percobaan  yang digunakan   adalah  faktonal  dalam  pola acak  lengkap  dengan ulangan  sebanyak  tiga  kali. Tiap  unit  perlakuan terdiri   dari    10   bibit.  Hasil    memperlihatkan  bahwa penyimpanan tablet  selama tiga bulan di kedua suhu  yang berbeda (4°C dan 20°C) telah  memberikan pengaruh  yang nyata lebih baik terhadap persen hidup  (86,67%), pertumbuhan   tinggi  (4,32 cm), jumlah  daun (4 helai), dan persentase  kolonisasi  akar  (81,84%) dibandingkan dengan  hama penyimpanan lainnya setelah 6 bulan  pengamatan. Sedangkan suhu dan interaksi  antara suhu  dan  lama penyimpanan  tidak  memberikan pengaruh yang  nyata terhadap persentase  hidup, pertumbuhan   tinggi,  jumlah   daun, dan persentase kolonisasi akar.  Dengan demikian untuk  rencana dan strategi penyediaan  stek Shorea johorensis Foxw. yang  berkualitas di  persemaian  direkomendasikan   tablet   mikoriza   dapat disimpan    optimal   selama 3 bulan  pada  suhu  4°C atau  20°C untuk  diinokulasikan pada stek Shorea johorensis Foxw.
PENGARUH STERILISASI MEDIA TERHADAP PERKEMBANGAN EKTOMIKORIZA DAN PENYERAPAN UNSUR HARA PADA STEK Shorea leprosula Miq. R. Mulyana Omon
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 1, No 1 (2004): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2004.1.1.111-127

Abstract

Sterilisasi tanah menggunakan autoklap adalah metoda untuk membunuh petogen dan jamur yang tidak diharapkan pada media untuk perkembangan mikoriza. Percobaan ini dilakukan di rumah kaca Loka Litbang Satwa Primata Kalimantan Timur. Tujuan dari percobaan ini untuk memperoleh pengaruh sterilisasi terhadap perkembangan mikoriza dan penyerapan unsur hara terhadap pertumbuhan stek shorea leprosula Miq. pada media tanah yang berbeda. Perlakuan yang dilakukan dalam percobaan ini terdiri dari tiga tipe tanah, inokulasi tipe jamur dengan media tanah yang di sterilirsasi dan tidak di sterilisasi. Rancangan percobaan yang dilakukan adalah faktorial dalam pola acak lengkap dengan tiga kali ulangan. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa pemanasan yang berlebihan dengan menggunakan autoklap dengan temperatur 121" C selam dua jam pada media tanah telah memberikan pengaruh terhadap penyerapan unsur hara dan perrtumbuhan stek S.leprosula. Penyerapan unsur hara N,P,K dan Mg pada media tanah yang disteril lebih rendah dibandingkan dengan media yang tidak disterilsasikan pada stek S.leprosula. Inokulasi mikoriza dengan Amanita sp. Rassula sp,Sclerodema columnare dan campuran dari ketiga jamur lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol terhadap persentase akar yang bermikoriza pada stek S.leprosula. Penyerapan unsur Fe (besi) dengan inokulasi jamur Rassula sp lebih tinggi dibandingkan dari jamur yang lain. Hal ini menunjukan bahwa setiap jamur mikoriza mempunyai spesifik dalam penyerapan unsur hara pada tanaman dipterokarpa. Dengan demikian untuk penyedian bibit stek S.leprosula skala besar dapat direkomendasikan dengan menggunakan media tanah lempung berpasir atau tanah liat berpasir tidak di sterilisasikan
HUBUNGAN POTENSI ANTARA CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA DAN SIFAT-SIFAT TANAH DI LAHAN KRITIS Ishak Yassir; R. Mulyana Omon
Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol 3, No 2 (2006): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2370.771 KB) | DOI: 10.20886/jpht.2006.3.2.107-115

Abstract

Penelitian tentang hubungan antara Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) dengan sifat-sifat fisik dan kimia tanah pada lahan kritis telah dilakukan di areal rehabilitasi Samboja Lestari km 35, Kalimatan Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sifat-sifat fisik dan kimia tanah terhadap potensi CMA pada lahan kritis. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan metoda petak tunggal berdasarkan letak topografi dan komposisi tumbuhan. Pada setiap kondisi topografi (puncak, lereng dan lembah) dibuat petak yang berukuran 10 m x 10 m masing-masing sebanyak 5 buah petak. Di dalam petak berukuran 10 m x 10 m dibuat petak berukuran 1 m x 1 m yang ditempatkan secara acak dan diulang sebanyak 3 kali. Jumlah petak yang diamati seluruhnya sebanyak 3 x 5 x 3 = 45 buah petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tanah di lokasi penelitian secara umum tidak subur, yang ditunjukkan dengan pH tanah yang masam (4, 32), bahan organik yang rendah sampai dengan sedang, yaitu C-organik (2, 15%), kandungan N total (0, 13%) P tersedia (498 ppm), K tersedia (0, 44 me/g) dan KTK (8, 99 me/100g). Kepadatan spora CMA cukup baik, dengan jumlah 1288-2321 spora/50 g pada bulan kering dan pada bulan basah 1274-2163 spora/50 g tanah, dari genus Glomus, Acaulospora dan Gigaspora. Untuk hubungan antara potensi CMA dengan sifat-sifat tanahnya sangat ditentukan oleh kandungan P tersedia, dan terjadi korelasi negatif antara jumlah spora dengan kandungan P tersedia, yang ditunjukkan oleh jumlah  spora CMA yang menurun  selaras dengan meningkatnya kandungan P tersedia di dalam tanah.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TABLET MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK MERANTI MERAH R. Mulyana Omon
Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol 3, No 2 (2006): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1832.635 KB) | DOI: 10.20886/jpht.2006.3.2.129-138

Abstract

Pengaruh suhu dan lama penyimpanan tablet mikoriza telah dilaksanakan di Laboratorium dan rumah kaca Loka Litbang Satwa Primata, Samboja Kalimantan Timur. Tujuan dari percobaan adalah untuk  mendapatkan informasi suhu dan lama penyimpanan optimal  untuk produksi penyediaan tanaman stek yang berkualitas di persemaian. Perlakuan dalam percobaan ini 2 suhu dan 6 penyimpanan lama. Rancana percobaan yang digunakan faktorial dalam pola acak lengkap dengan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil menunjukan bahwa lama penyimpanan tablet selama 3 bulan dikedua suhu yang bebeda (4"C dan 20"C)telah memberikan pengaruh yang nyata terhadap persen hidup (90%) pertumbuhan tinggi (5cm), jumlah daun (5 helai), berat kering (0,28 gr) dan persentase kolonisasi akar stek bermikoriza S.parvifolia (88%) dibandingkan dengan lama penyimpanan lainnya setelah 6 bulan pengamatan. Suhu dan interaksi antara suhu dan dan lama penyimpanan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap persentase hidup, pertumbuhan tinggi, jumlah daun, berat kering dan persentase kolonisasi akar stek S.parvifolia. Dengan demikian untuk rencana dan strategi penyedian stek  S.parvifolia yang berkualiitas dipersemaian direkomendasikan tablet mikoriza dapat disimpan optimal selama 3 bulan pada suhu 4"C atau 20"C masih dapat diinokulasikan pada stek S.parvifolia.