N. M. Heriyanto
Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPOSISI DAN STRUKTUR TEGAKAN, BIOMASA, DAN POTENSI KANDUNGAN KARBON HUTAN MANGROVE DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO N. M. Heriyanto; Endro Subiandono
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2012.9.1.023-032

Abstract

Penelitian dilakukan pada bulan April sampai bulan Mei 2011 bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keragaman, jenis, struktur tegakan  dan kandungan karbon pada hutan mangrove, di Resort Bedul Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur. Plot dibuat di tiga tempat diulang tiga kali, ukuran sub plot 10m x 10m.Hasil penelitian menunjukkan pada sepanjang sembilan km riverine mangrove tercatat 13 jenis yaitu, Rhizophora apiculata Blume, Rhizophora mucronata Blume, Bruguiera gymnorhyza (L). Savigny, Bruguiera cylindrica W.et.A., Avicennia marina L., Avicennia officinalis L., Cordia bantamensis Blume, Xylocarpus molucensis L., Xylocarpus granatum Koen., Heritiera littoralis Dryand. Aiton., Sonneratia alba Griff., Sonneratia caseolaris (L) Engl., dan Luminitzera littorea Voigl. Empat jenis mendominasi tegakan yaitu: B. cylindrica, dengan kerapatan 1367 pohon/ha,R. mucronata dengan kerapatan 1.033 pohon/ha, A. officinalis, dengan kerapatan 167 pohon/ha dan X. moluccensis, kerapatannya 167 pohon/ha. Tingkat semai didominir oleh jenis R. mucronata dengan kerapatan sebesar 2.500 batang/ha, sedangkan untuk tingkat belta pada semua plot tidak dijumpai. Biomasa dan kandungan karbon di lokasi penelitian didominir oleh jenis R. mucronata sebesar 217,22 ton/ha (108,61 ton C/ha, serapan karbon dioksidanya sebesar 398,60 ton CO2/ha), dan jenis B. cylindrica sebesar 115,66ton/ha (57,83 ton C/ha setara 212,24 CO2/ha).  Jenis A. officinalis sebesar 18,99ton/ha (9,49 ton C/ha setara 34,83 CO2/ha), dan jenis  X. Moluccensissebesar 6,92ton/ha (3,46 ton C/ha setara 12,70 CO2/ha).
KANDUNGAN LOGAM BERAT PADATUMBUHAN, TANAH, AIR, IKAN DAN UDANG DI HUTAN MANGROVE N. M. Heriyanto
Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol 8, No 4 (2011): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jpht.2011.8.4.197-205

Abstract

Analisis kandungan logam berat pada mangrove, tanah, air, ikan dan udang dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November 2010. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis mangrove yang paling baik dalam menyerap polutan logam berat (Mg, Zn, Cd dan As) dan kandungan polutan dalam tanah, air, ikan dan udang yang hidup di perairan mangrove tersebut. Lokasi penelitian di hutan mangrove Cilacap, Jawa Tengah dan Taman Nasiona lAlas Purwo Banyuwangi, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya akumulasi terbesar Mg pada bagian daun dan akar, Zn terakumulasi pada bagian akar dan daun sedangkan Cd pada bagian daun dan akar,As pada bagian daun dan batang mangrove yang dekat dengan sumber pencemar. Dalam menyerap zat pencemar jenis (Forsk.) Vierh. lebihbaikdari Blumedan C.B.Rob.,hal ini ditunjukkan oleh aku mulasi zat tersebut pada bagian pohon. Akumulasi dari keempat logam berat disubstrat terkonsentrasi pada jarak 0-500 m dari sumber pencemar yaitu Zn dan Cd 2.262,96 ppm dan 5,8 ppm di Cilacap;51,31 ppm dan 3,5 ppmdi TNAP. Kandungan Mg diperairan dermaga wisata TNAP akumulasinya sebesar 5.841,5ppm lebih tinggi dibandingkan dengan di Cilacap. Kandungan zat pencemar Mg terbesar terakumulasi pada udang yaitu sebesar 82,63 ppm, ikan blanak sebesar 60,30 ppm di lokasi sekitar kilang minyak Cilacap. Akumulasi Mg pada udang lebih besar (sepuluhkali) dibandingkan dengan udang yang terdapat di TNAP, ikan bl anak kandungan zat pencemar Mg4,5kali lebih besar di Cilacap dibandingkan dengan TNAP