Yeni Agus Nurhuda
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR Yeni Agus Nurhuda; Sri Hartati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar kebutuhan akan adanya shell sistem pakar yang dapat digunakan sebagaialat untuk mengembangkan sistem pakar oleh para knowledge engineer atau bahkan seorang pakar denganefisien. Dengan sistem ini diharapkan seorang knowledge engineer atau seorang pakar dapat dengan mudahmengembangkan sistem pakar dengan waktu dan biaya yang sangat murah. Pada dasarnya shell sistem pakarmerupakan sistem pakar yang tanpa dilengkapi dengan basis pengetahuan. Shell sistem pakar ini terdiri atas 2bagian utama, yaitu bagian pengembangan sistem pakar, dan bagian konsultasi. Proses inferensi pada sistemini menggunakan metode forward chaining. Mekanisme inferensi dilakukan dengan melakukan penelusuranbasis pengetahuan yang direpresentasikan dalam pohon inferensi. Proses pengambilan keputusan dilakukanberdasarkan aturan dengan menelusuri pohon inferensi dari akar hingga node terakhir yang merupakankeputusan/kesimpulan dari aturan yang ada.Basis pengetahuan dari sistem ini terdiri atas fakta (kondisi),kesimpulan, dan aturan pada pohon inferensi. Fakta dan kesimpulan dapat dilengkapi dengan gambar grafispada bagian penjelasan. Keluaran dari shell ini adalah sistem pakar yang akan dapat memberikan kesimpulandan penjelasan berdasarkan fakta-fakta yang diberikan selama proses konsultasi.
Sistem Kendali Lampu Rumah Menggunakan Smartphone Android Agus Mulyanto; Yeni Agus Nurhuda; Imam Khoirurosid
Jurnal Teknoinfo Vol 11, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v11i2.28

Abstract

Pemanfaatan energi listrik dewasa ini kurang efektif khususnya dalam hal penerangan penggunaan lampu di dalam ruangan, dimana sering kali dijumpai keadaan energi listrik yang dipakai untuk menerangi ruangan terbuang secara percuma karena kelalaian pemakai yang lupa untuk memadamkan kembali lampu ruangan apabila sudah tidak diperlukan lagi. Maka pada penelitian ini di buat sebuah prototype Sistem Kendali Lampu Ruangan yang dapat dikendalikan melalui Smartphone Android dengan menggunakan media komunikasi Bluetooth HC-05, dan mikrokontroler Arduino Uno R3 serta sensor LDR. Tujuan penelelitian ini adalah supaya pemakaian energi listrik ini dimanfaatkan secara tepat dan efisien dengan adanya sistem timer dan sistem pemberitahuan jika kondisi lampu  dalam kondisi hidup dengan melakukan beberapa pengaturan.  Sistem dapat mengendalikan lampu ruangan pada jarak 9-17 meter dengan kondisi ruangan yang bersekat-sekat  maupun rumah 2 lantai, dan jika dikendalikan dari luar rumah maka jarak jangkaunya mencapai 30-60 meter. Jarak jangkau pengendalian di pengaruhi oleh kualitas Bluetooth yang dimiliki smartphone. Pengujian dengan menggunakan smartphone Cross A88, Smartfren C2, dan Lenovo, dan hasilnya menunjukkan bahwa Bluetooth  smartphone Smartfren C2 memiliki jangkauan yang paling jauh yaitu 20 meter untuk dalam ruang tertutup, dan 62 meter dari raungan terbuka atau dari luar rumah.Kata kunci: kendali lampu, bluetooth HC-05, arduino uno R3, LDR, smartphone android.
Design Answer Agent And Knowledge Repository For IQA (Interactive Question Answering) On Swamedikasi Mild Illness Agus Mulyanto; Yeni Agus Nurhuda; Tony Reza Apriyanto
Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB) 2017: INTERNATIONAL CONFERENCE ON INFORMATION TECHNOLOGY AND BUSINESS (ICITB) 3
Publisher : Proceeding International Conference on Information Technology and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-medication is a self-administered treatment, Self-medication is the most public effort to overcome the symptoms of disease without medical supervision. Lack of public knowledge about over-the-counter and drug-limited medicines in drug services. Therefore, there is a need for a system to find related information about Self-Medication knowledge, such as a system that can answer questions posed by user interactively about knowledge of Self-medication or commonly known as interactive question and answer system. Self-Medication Interactive Question Answering System (SMIQA) is a question and answer system about minor illnesses that can be tried the medicine. To be able to build SMIQA it is necessary to establish a knowledge repository of an agent’s reply containing the knowledge of Self-Medication of a common health problems compiled using a tree structure stored in an AIML document. While the answer agent is a system that serves to find answers. To find answers in the knowledge repository will be used state concept information. This research produces Answer Agent design for IQA (Interactive Question Answering) on swadication of minor ailments based on free and restricted drug use according to the health department 2007. Testing conducted is a recall test where the data in the test is based on the sentence question, statement, dialogue grouding and clarification, and ellipsis dialogue with the results of the total accuracy of the test recall of 97.58% Keywords: Answer Agent, AIML, Interactive Answering Question, Knowledge Repository, and Self-Medication.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Laboratorium Komputer Berbasis IoT Iqbal Firdaus; Maisarah Maisarah; Novia Urfiyati; Yeni Agus Nurhuda; Gusti Aditya Aromatica Firdaus
Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/neptunus.v4i1.1502

Abstract

The computer laboratory is an essential facility in higher education that requires efficient management of usage and environmental conditions to support the teaching and learning process. However, laboratory management at the Kalimantan Business and Technology Institute is still carried out manually, including scheduling, room condition monitoring, and report creation, which is prone to errors and time-consuming. This study aims to develop an Internet of Things (IoT)-based laboratory monitoring system prototype to improve the effectiveness of computer laboratory management. The approach used is Research and Development (R&D) with a prototype development model, allowing for design adjustments based on user feedback iteratively. Data were collected through observations, interviews, and document studies related to laboratory conditions and analyzed to determine the main system features, such as temperature and humidity monitoring, scheduling, and report generation. The results of the study show that the developed prototype can structure the laboratory workflow, provide real-time monitoring, facilitate schedule management, and simplify report preparation. This prototype is expected to serve as a foundation for developing a more comprehensive application, improving data accuracy, time efficiency, and the quality of laboratory management.