Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap hasil belajar IPA siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas VII SMP Negeri 2 Dolok Panribuan semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan posttest only control design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Dolok Panribuan yang terdiri dari 66 siswa. instrument penelitian berupa tes yang dibedakan menjadi Pre-test (diberikan sebelum pembelajaran) dan Post-test ( diberikan setelah pembelajaran dengan perlakuan yang berbeda). Pre-test dan Post-test yang dilakukan dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Setiap jawaban yang benar diberi skor 5 dan yang salah diberikan skor 0. Dengan demikian rentang skor adalah 0-100. Teknik prasyarat uji analisis data yang dilakukan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, selanjutnya data dianalisis dengan cara menghitung rata-rata skor (mean) dan besaran dari standart deviasi (S). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Jumlah nilai post-test kelas eksperimen 3155 dengan nilai rata-rata adalah 95.60, dan jumlah nilai post-test kelas kontrol adalah 3050 dengan nilai rata-rata hasil belajar adalah 92.61 dengan selisih nilai sebesar 3.19. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, pada uji t, diperoleh thitung =2.13 dan pada taraf nyata ɑ = 0.05 dan df = 32 diperoleh ttabel = 2.03. Jadi, thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar IPA siswa pada materi pencemaran lingkungan kelas VII SMP Negeri 2 Dolok Panribuan tahun pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil dari uji korelasi model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa pada materi pencemaran lingkungan kelas VII SMP Negeri 2 Dolok Panribuan tahun pelajaran 2019/2020.