Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Pada Ibu Hamil Tentang Stunting dan Wasting di Desa Dapur Kejambon Kabupaten Jombang Siti Fatimah; Ayu Mayhesa Gemilang R; Nadila Aulia
Jurnal Abdi Medika Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Abdi Medika Mei 2023
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v3i1.1180

Abstract

Awal masa kehamilan sampai usia anak dua tahun merupakan priode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dimasa priode tumbuh kembang menentukan perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan tubuh yang membutuhkan asupan gizi seimbang. Anak yang mengalami stunting akibat kekurangan gizi protein secara kronis dan anak mengalami wasting akibat penurunan berat badan yang akut dapat dimasukkan dalam kriteria anak kurus. Masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang gizi yang dibutuhkan ibu hamil dapat mengakibatkan resiko terhadap kejadian stunting dan wasting pada balita. Target kegiatan adalah ibu hamil di Desa Dapur Kejambon kehamilan trimester 1, 2 dan 3. Luaran yang dihasilkan adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang gizi ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting dan wasting. Metode atau bentuk kegiatan yang digunakan memberikan penyuluhan penyampaian materi dengan media poster dan leaflet,diskusi diakhiri evaluasi. Penilaian mengenai pemahaman ibu hamil tentang gizi ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting dan wasting dengan tiga tahap (diawali dengan pretest, penyampaian materi penyuluhan,evaluasi post test). Hasil kegiatan menunjukkan bahawa terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah post test sebesar 85% pengetahuan baik. Kesimpulan dari hasil kegiatan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang pencegahan stunting dan wasting sehingga bisa merubah prilaku dan sikap dalam pemenuhan gizi kehamilan. .
Intervensi Edukatif Berbasis Pangan Lokal (Sari Kedelai) Untuk Mencegah Dismenore Primer Pada Remaja Putri Fatmawati; Siti Fatimah; Galih Puspita Citra Mahardhika; Indri Primalia Putri
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v3i2.28717

Abstract

Dismenore primer merupakan nyeri haid yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Di Indonesia, kejadian dismenore mencapai 64,25%, yang terdiri dari dismenore primer 54,89% dan sekunder 9,36%. Dismenore dapat menimbulkan berbagai dampak seperti nyeri perut bagian bawah, mual, pusing, lemas, serta gangguan aktivitas sehari-hari hingga ketidakhadiran di sekolah. Di Desa Dapurkejambon, Dusun Banggle, Kabupaten Jombang, dari 22 remaja putri terdapat 14 remaja yang mengalami dismenore. Metode yang digunakan adalah edukatif partisipatif melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan sari kedelai. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal selanjutnya dilaksanakan penyuluhan tentang penanganan disminore dan demonstrasi pembuatan sari kedelai, di akhir kegiatan dilakukan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan remaja. Upaya yang dilakukan berupa intervensi edukatif berbasis pangan lokal (sari kedelai) sebagai alternatif penanganan dismenore primer karena kandungan protein dan isoflavon yang bermanfaat bagi kesehatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah edukasi, dimana pada posttest diperoleh kategori pengetahuan baik sebesar 86%, cukup 14%, dan kurang 0%. Disimpulkan bahwa intervensi edukatif partisipatif melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan sari kedelai sebagai alternatif penanganan disminore secara non farmakologi.