p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pemetaan Aliran Nilai Menggunakan Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) dan Lean Manufacturing Fakhrudin Ma’ruf; Said Salim Dahdah
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 11 No. 2 (2021): VOLUME 11 NO 2 JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.274 KB) | DOI: 10.25105/jti.v11i2.9706

Abstract

Intisari— Seiring dengan perkembangan dunia industri manufaktur perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas. Dalam meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien perusahaan harus dapat mengetahui aktivitas yang dapat meningkatkan nilai tambah produk (value added) dan menggurangi proses yang tidak bernilai tambah (non-value added) atau pemborosan. Pada perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi komponen mesin merupakan industri yang menjadi obyek penerapan dan penelitian terkait Lean. dalam proses produksinya masih ditemuakan proses yang tidak bernilai tambah (non-value added). Untuk mencapai tujuan, perusahaan mencoba menggurangi pemborosan pada setiap proses produksi dengan menggunakan metode Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) dan Lean manufacturing. W-FMEA sebagai salah satu metode untuk mengidentifikasi terjadinya waste pada proses produksi dan dapat mengetahui proses kegagalan dilantai produksi. sedangkan metode lean manufacturing dalam menganalisis pemetaan aliran nilai menggunakan pemetaan aliran nilai untuk memvisualisasikan waktu siklus stasiun kerja, aliran tenaga kerja serta informasi seluruh rantai pasokan sehingga aktivitas yang tidak bernilai tambah dapat diketahui. selanjutnya setelah proses pemetaan aliran nilai kemudian Value stream mapping tool digunakan untuk menganalisa waste yang paling banyak dengan menggunakan tujuh tools yang digunakan untuk menganalisa pemborosan secara detail. dalam penggunaan alat pada VALSAT menggunakan 3 alat pemetaan aliran untuk mengganalisis rantai nilai. Abstract— Along with the development of the manufacturing industry, companies are required to increase productivity. In increasing productivity that is more effective and efficient, companies must be able to identify activities that can increase product value added (value added) and reduce non-value added processes, or waste. Companies engaged in manufacturing that produce machine components are industries that are the object of application and research related to Lean. In the production process, there are still non-value added processes. To achieve the goal, the company tries to reduce waste in each production process by using the Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) and Lean manufacturing methods. W-FMEA as a method to identify the occurrence of waste in the production process and to know the process of failure on the production floor. while the lean manufacturing method in analyzing value flow mapping uses value flow mapping to visualize workstation cycle times, labor flows and information throughout the supply chain so that non-value added activities can be identified. Furthermore, after the value stream mapping process then the Value stream mapping tool is used to analyze the most waste by using the seven tools used to analyze the waste in detail. in the use of tools on VALSAT using 3 flow mapping tools to analyze the value chain.