Mawardi Umar
Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Syiah Kuala

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Berbantu Media Catur dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sejarah di SMAN 1 Ingin Jaya *Muhammad Ikram; Mawardi Umar; Muhammad Haikal
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v7i3.20984

Abstract

Artikel ini bertujuan membahas penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media catur terhadap keaktifan belajar siswa mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Ingin Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan angket. subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS2 SMAN 1 Ingin Jaya. Pada teknik analisis data meliputi teknik uji validitas data dan uji reliabilitas instrumen penelitian. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media catur terhadap keaktifan belajar siswa mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Ingin Jaya dapat diterapkan dengan baik dan memberikan hasil yang bagus. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi dan angket dengan jumlah persentase mencapai 80% persetiap indikatornya, hal itu menunjukkan bahwa siswa senang dan terbukti lebih aktif belajar dengan menggunakan model pembelajaran student facikitator and explaining berbantuan media catur.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah di Kelas X IPS 1 di SMA Negeri 2 Peusangan *Bunaiya Marfuzah; Mawardi Umar; Muhammad Haikal
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v7i3.21040

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya keaktifan siswa saat belajar pelajaran sejarah kelas X IPS 1 di SMA Negeri 2 Peusangan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW bisa meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sejarah  dan bagaimana respon siswa ketika diterapkan model TTW dalam pembelajaran sejarah. Jenis penelitian ialah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis one shot case study. Adapun yang menjadi sampel penelitian adalah siswa kelas X IPS 1 yang berjumlah 26 orang. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi dan angket. Hasil dari pengamatan di lembar observasi menjunjukkan hasil bahwa tingkat keaktifan belajar siswa berada dalam kategori sangat tinggi, yaitu dengan kecenderungan 87 ³ 73,3. Keaktifan belajar sebelum diterapkan model TTW masuk dalam kategori sangat rendah, yaitu bernilai 42 73,3. Respon yang diberikan siswa terhadap penerapan model TTW berada dalam kategori tinggi dengan persentase 99,96%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model TTW dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sejarah dan mendapatkan respon yang baik dari siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Berbantuan Media Kartu Bongkar Pasang Terhadap Minat Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMAN 5 Banda Aceh Nurfahzira Nurfahzira*; Mawardi Umar; Muhammad Haikal
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.24211

Abstract

Abstract: This research is entitled The Influence of the Teams Games Tournaments (TGT) Type Cooperative Learning Model Assisted by Disassembly Card Media on the Interest in Learning History of class XI social studies students of SMA N 5 Banda Aceh. The problem in this study was caused by the low interest in learning students in history subjects. This study aims to (1) determine the influence of the teams games tournaments (tgt) type of cooperative learning model assisted by disassembly card media on the interest in learning history of class XI social studies students of SMA N 5 Banda Aceh. (2) knowing how much influence the Teams Games Tournaments (TGT) type of cooperative learning model assisted by the disassembly card media has on the interest in learning history of class XI social studies students of SMA N 5 Banda Aceh. The type of research used in this study is true experimental design research and posttest only control design design with a quantitative approach. The sample in this study was class XI social studies 1 which consisted of 34 students as a control class and class XI IPS 3 consisting of 33 students as an experimental class. Data collection is carried out by observation and questionnaire. The results of the observation sheet obtained results that in the experimental class the student's interest in learning was 87.5% and the control class was 82.5%. Through the paired test the t-test sample on SPSS ver 22 obtained sig = 0.000 0.05 with thitung = 4.986 and df = 31 i.e. 1.695 at the level of α (0.05) so that the thitung ttabel or 4.986 1.695. The results explain that there is an influence with the magnitude of the influence being 4.986.Abstrak: Penelitian ini berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Berbantuan Media Kartu Bongkar Pasang terhadap Minat Belajar Sejarah siswa kelas XI IPS SMA N 5 Banda Aceh. Permasalahan dalam penelitian ini disebabkan karena rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournaments (tgt) berbantuan media kartu bongkar pasang terhadap minat belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA N 5 Banda Aceh. (2) mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan media kartu bongkar pasang terhadap minat belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA N 5 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian true experimental design dan desain posttest only control design dengan pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 yang terdiri dari 34 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPS 3 terdiri dari 33 siswa sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan angket. Hasil lembar observasi didapatkan hasil bahwa pada kelas eksperimen minat belajar siswa sebesar 87,5% dan kelas kontrol sebesar 82,5%. Melalui uji paired sampel t-test pada SPSS ver 22 didapatkan sig = 0,000 0, 05 dengan thitung = 4, 986 dan df = 31 yaitu 1,695 pada taraf α (0,05) sehingga thitung ttabel atau 4, 986 1,695. Hasil tersebut menjelaskan bahwa terdapat pengaruh dengan besarnya pengaruh adalah 4, 986.
Strategy in Resolving the DI/TII Rebellion in Aceh, 1953-1959 Indah Munadia; Mawardi Umar
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 5, No 1 (2022): February 2022, Local History and Learning Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v5i1.23879

Abstract

The research, entitled Military Strategy in Resolving the DI/TII Rebellion in Aceh in 1953-1959, aims to (1) describe the implementation of any military strategy used in resolving the DI/TII rebellion in Aceh, (2) explain the impact of the enactment of military-assisted regions. (Militaire Bijstand) and the Application of the Conceptual Wise Principle to the settlement of the DI/TII rebellion in Aceh in 1953-1959. This study uses a qualitative approach with the help of historical methods. The data collection techniques were carried out through documentation, literature review, and interviews. The results obtained from this study are (1) The implementation of Military Assisted Regions (Militaire Bijstand) became the first strategy to be implemented by sending troops and armed equipment to secure conditions in Aceh, then the next military strategy was implemented called the Wise Principle Concept which became a new beginning for settlement of the rebellion in Aceh. The success of this conception was finally proven by the establishment of the Lamteh Pledge agreement, (2) Development after the completion of the DI/TII rebellion occurred from various sectors in Aceh.
Metode Ekskursi: Cara Berbeda Belajar Sejarah Mawardi Umar
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 1, No 2 (2018): Agustus, 2018, Cultural Heritage, Theology, Handover of Culture
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan beberapa hasil penelitian ditemukan bahwa kesan pembelajaran sejarah di sekolah kurang menarik bahkan cenderung membosankan.Persoalan ini apabila dibiarkan dapat menjadi persoalan besar terhadap eksistensi kehidupan berbangsa, karena salah satu tujuan pembelajaran sejarah adalah untuk meningkatkan rasa nasionalisme bagi warga negara. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menjadikan pembelajaran sejarah yang menarik adalah dengan metode ekskursi. Ekskursi merupakan metode yang memberi warna yang berbeda dalam pembelajaran sejarah. Pembelajaran sejarah dengan metode ekskursi dapat memberikan pengalaman belajar yang tidak tersusun. Metode ini memberikan kesempatan untuk melakukan observasi secara langsung dan mendapatkan informasi baru yang memungkinkan para siswa untuk menyadari bahwa sejarah bukan sekedar cerita. Metode ini dapat menjadi bumbu dan menghilangkan kebosanan siswa dalam pembelajaran sejarah. Kegiatan pembelajaran ekskursi akan lebih bermakna dan hasil yang diperoleh juga lebih luas dan memuaskan apabila dilakukan secara kolaboratif dengan bidang studi yang relevan.
Peran Tokoh Pembangunan Kota Banda Aceh: Biografi Mawardy Nurdin, 1954 – 2014 Nisaul Faiza; Mawardi Umar; T. Bahagia Kesuma
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021, Local Wisdom and Learning During COVID-19
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i2.21649

Abstract

Mawardy Nurdin adalah teknokrat tulen yang berhasil mengikuti perjalanan karier kepemimpinannya yang diawali sebagai pegawai harian sampai menjadi Walikota Banda Aceh sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan latar belakang kehidupan keluarga Mawardy Nurdin, (2) menjelaskan perjalanan karier Mawardy Nurdin dan (3) menjelaskan peranan Mawardy Nurdin dalam membangun Kota Banda Aceh pasca tsunami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode sejarah. Adapun tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Mawardy Nurdin dipercayakan menjadi tokoh pembangunan Kota Banda Aceh yang diawali oleh kepemimpinan ayahnya sebagai tokoh masyarakat dan politisi, sehingga sangat mendukung dalam pencapaian keberhasilan yang telah diraih dan mengantarkan kepercayaan dirinya untuk mengambil tonggak kepemimpinan selama dua periode, (2) situasi dan kondisi menjadi faktor pendukung besarnya dari perjalanan karier yang telah dilalui sehingga ia pantas mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar lagi dalam menata kembali Kota Banda Aceh pasca bencana gempa dan tsunami, (3) Mawardy Nurdin menjadi tokoh pembangunan Kota Banda Aceh karena memiliki peranan yang sangat besar dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan bagi masyarakat, sehingga Mawardy Nurdin dapat meraih prestasi dan penghargaan berupa adipura pada tahun 2009, 2010, 2012 dan 2013. Disarankan penelitian ini dapat disebarluaskan guna mengisi bahan bacaan generasi muda agar dapat mengetahui tentang tokoh yang telah berjasa pada masanya.
Perbandingan Prestasi Belajar Menggunakan Metode Pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) dan Metode Diskusi Pada Mata Pelajaran Sejarah Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah Indah Indah; Mawardi Umar; Muhammad Haikal
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021, Learning History and Social Sciences
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i1.20023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode diskusi pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian true-experimental design dengan desain posttest-only control design. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS yang terdiri atas 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 A sebagai kelas eksperimen yang terdiri atas 18 siswa dan siswa kelas XI IPS 3 A sebagai kelas kontrol yang terdiri atas 18 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai  = 2,24  dan nilai  pada taraf α = 0,05 dengan dk = 34 adalah 2,03 berarti    atau 2,24 2,03. Oleh karena itu, sesuai kriteria pengujian maka  ditolak dan  diterima. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode diskusi, dan pada penelitian ini prestasi belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran SQ3R lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode diskusi.
Strategy in Resolving the DI/TII Rebellion in Aceh, 1953-1959 Indah Munadia; Mawardi Umar
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 5, No 1 (2022): February 2022, Local History and Learning Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v5i1.23879

Abstract

The research, entitled Military Strategy in Resolving the DI/TII Rebellion in Aceh in 1953-1959, aims to (1) describe the implementation of any military strategy used in resolving the DI/TII rebellion in Aceh, (2) explain the impact of the enactment of military-assisted regions. (Militaire Bijstand) and the Application of the Conceptual Wise Principle to the settlement of the DI/TII rebellion in Aceh in 1953-1959. This study uses a qualitative approach with the help of historical methods. The data collection techniques were carried out through documentation, literature review, and interviews. The results obtained from this study are (1) The implementation of Military Assisted Regions (Militaire Bijstand) became the first strategy to be implemented by sending troops and armed equipment to secure conditions in Aceh, then the next military strategy was implemented called the Wise Principle Concept which became a new beginning for settlement of the rebellion in Aceh. The success of this conception was finally proven by the establishment of the Lamteh Pledge agreement, (2) Development after the completion of the DI/TII rebellion occurred from various sectors in Aceh.
Peran Tokoh Pembangunan Kota Banda Aceh: Biografi Mawardy Nurdin, 1954 – 2014 Nisaul Faiza; Mawardi Umar; T. Bahagia Kesuma
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021, Local Wisdom and Learning During COVID-19
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i2.21649

Abstract

Mawardy Nurdin adalah teknokrat tulen yang berhasil mengikuti perjalanan karier kepemimpinannya yang diawali sebagai pegawai harian sampai menjadi Walikota Banda Aceh sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan latar belakang kehidupan keluarga Mawardy Nurdin, (2) menjelaskan perjalanan karier Mawardy Nurdin dan (3) menjelaskan peranan Mawardy Nurdin dalam membangun Kota Banda Aceh pasca tsunami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode sejarah. Adapun tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Mawardy Nurdin dipercayakan menjadi tokoh pembangunan Kota Banda Aceh yang diawali oleh kepemimpinan ayahnya sebagai tokoh masyarakat dan politisi, sehingga sangat mendukung dalam pencapaian keberhasilan yang telah diraih dan mengantarkan kepercayaan dirinya untuk mengambil tonggak kepemimpinan selama dua periode, (2) situasi dan kondisi menjadi faktor pendukung besarnya dari perjalanan karier yang telah dilalui sehingga ia pantas mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar lagi dalam menata kembali Kota Banda Aceh pasca bencana gempa dan tsunami, (3) Mawardy Nurdin menjadi tokoh pembangunan Kota Banda Aceh karena memiliki peranan yang sangat besar dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan bagi masyarakat, sehingga Mawardy Nurdin dapat meraih prestasi dan penghargaan berupa adipura pada tahun 2009, 2010, 2012 dan 2013. Disarankan penelitian ini dapat disebarluaskan guna mengisi bahan bacaan generasi muda agar dapat mengetahui tentang tokoh yang telah berjasa pada masanya.
Perbandingan Prestasi Belajar Menggunakan Metode Pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) dan Metode Diskusi Pada Mata Pelajaran Sejarah Siswa Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah Indah Indah; Mawardi Umar; Muhammad Haikal
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021, Learning History and Social Sciences
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i1.20023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode diskusi pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian true-experimental design dengan desain posttest-only control design. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS yang terdiri atas 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 A sebagai kelas eksperimen yang terdiri atas 18 siswa dan siswa kelas XI IPS 3 A sebagai kelas kontrol yang terdiri atas 18 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai  = 2,24  dan nilai  pada taraf α = 0,05 dengan dk = 34 adalah 2,03 berarti    atau 2,24 2,03. Oleh karena itu, sesuai kriteria pengujian maka  ditolak dan  diterima. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode diskusi, dan pada penelitian ini prestasi belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran SQ3R lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode diskusi.