Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (LP2B) DI KECAMATAN PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG Raditya Ahmad Rifandi; Rizal Ichsan Syah Putra
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan peruntukan untuk selanjutnya dilakukan kajian guna menentukan tingkat kelas kesesuaian lahan tanaman padi sawah irigasi (Oryza sativa L.) pada area Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang dengan melakukan pengumpulan data primer dan pengujian di Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah untuk pengujian hara tanah dan Laboratorium Komputer Commond Use Universitas Ivet Semarang untuk melakukan olah citra yang dilaksanakan pada bulan Juli - November 2021. Metode survei yang mengacu pada besarnya tingkat faktor pembatas dari karakteristik lahan. Data hasil pengamatan berupa overlay antara kondisi eksisting lahan dengan rencana pola ruang peruntukan LP2B di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang dan juga data dilapangan serta data hasil analisis laboratorium yang kemudian dicocokkan (matching) dengan kriteria kelas kesesuaian lahan padi sawah irigasi. Hasil penelitian menunjukan total luasan rencana pola ruang diperuntukan sebagai LP2B di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang ialah seluas  dan bahwa pada 14 stasiun penelitian yang dianggap mewakili seluruh karakteristik Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sebagian besar termasuk pada kriteria kelas sangat sesuai (S1) hanya pada Desa Nyamplungsari ditemukan termasuk pada kelas kesesuaian cukup sesuai (S2) dengan luasan 410,21 ha atau sekitar 8,5% dari total luasan sawah LP2B di Kecamatan Petarukan yaitu seluas ±4.815 Ha. Faktor pembatas dapat diminimalisir dengan penambahan bahan-bahan organik maupun kimia sera perilaku tanam guna mengoptimalkan kualitas tanah yang akan digunakan untuk aktifitas pertanian berkelanjutan.
Planning of Cibogo agrotechnopark as an agricultural based edutourism landscape in Cirebon Ray March Syahadat; Ridwansyah Trisnanda Putra; Ismail Saleh; Rizal Ichsan Syah Putra
Jurnal Pariwisata Pesona Vol 7, No 1 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jpp.v7i1.6565

Abstract

The Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) in Cirebon is a foundation in social education. This foundation has land resources that have not been optimized and plans to develop one of their business unit in the tourism sector. This study aims to plan YPSGJ's land in Cibogo to be developed into a business unit in the tourism sector. This study is a tourism landscape planning study, therefore the method used refers to the Gunn planning stages which consist of setting objectives, research, synthesis conclusions, concepts, and recommendations. Data was collected by interviewing three key informants from YPSGJ, literature study, and observation. Data were analyzed using SWOT analysis to determine the planning concept. The results obtained from the land are planned to be an agriculture-based technopark by combining agro-edutourism activity. There are 7 activity concepts and 13 facility concepts spread over 4 spaces are proposed in this plan. The managerial implications of this study can provide input for YPSGJ to develop its land resources so that the benefits can be felt not only for internal YPSGJ but also for the Cirebon Municipality. The results of this study can also be used as a reference in the field of tourism landscape science as its practical implications.
PEMANASAN GLOBAL DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN: APAKAH MASIH MENJADI ISU PENTING DI INDONESIA? Ray March Syahadat; Rizal Ichsan Syah Putra
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i1.179

Abstract

Isu terkait pemanasan global dan kerusakan lingkungan dulu menjadi isu yang sering diangkat dalam penelitian, tak terkecuali di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengungkap apakah kedua isu tersebut masih menjadi tren dalam penelitian di Indonesia dalam lima tahun terakhir (2016-2021). Tiga metode yang digunakan dalam studi ini. Pertama, dengan melakukan penelusuran tren kata kunci pencarian berdasarkan kategori di internet menggunakan Google Trends. Kedua, penelusuran tren judul artikel jurnal di Google Scholar dengan menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish. Ketiga, pemetaan bibliometrik terkait pola hubungan, rentang tahun, dan densitas topik penelitian dengan menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa kedua isu tersebut masih sering dicari khalayak. Namun, jumlah penelitian terkait dua isu tersebut belakangan jumlahnya menurun. Studi ini juga mengungkap topik-topik yang masih belum banyak maupun yang belum pernah dibahas, karena berpotensi untuk menjadi arah penelitian di masa mendatang.