Agliena Nurhayati
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pilar-Pilar Manajemen Mutu Sekolah di SMP Multazam Semarang Berbasis Pesantren Agliena Nurhayati; Kasidi Kasidi
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 2 No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v2i1.1684

Abstract

Manajemen mutu menjadi acuan dalam pendidikan di lembaga pendidikan yang berbasis kualitas, proses, pelayanan, sumber daya manusia dan hasil. Manajemen terdiri dari beberapa hal, seperti: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Sekolah berbasis pesantren dengan segala keunggulannya, hingga saat ini masih relevan untuk dijadikan referensi sebagai manajemen pendidikan, oleh karena itu menjadi menarik untuk dieksplorasi mengenai aspek manajemen, manajemen organisasi manajerial dan proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan lima pilar Total Quality Management yang terdiri dari fokus pada pelanggan, keterlibatan total, pengukuran, komitmen dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif, data dikumpulkan dengan cara: observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga kependidikan (TU), guru, siswa juga wali siswa. Pengujian validitas data dengan trianggulasi. Analisis data adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan simpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) fokus pada pelanggan, yakni melayani kebutuhan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, wali siswa dan masyarakat, 2) keterlibatan total dengan adanya dukungan yayasan dan pelibatan semua warga sekolah dalam penyelenggaraan sekolah mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, 3) pengukuran yakni dengan membuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dan evaluasi terhadap penilaian ulangan harian, ualnagn tengah semester, ulangan akhir semester, try out, ujian sekolah, ujian nasional. 4) komitmen yakni dengan adanya komitmen manajemen puncak/ kepala sekolah, pemberdayaan pendidik dan tenaga se-optimal mungkin serta memfasilitasi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan pada kegiatan kegiatan pendukung mutu pendidikan dan 5) perbaikan berkelanjutan, meliputi : pemakaian kurikulum nasional selalu yang terbaru, peningkatan kinerja akademis, peningkatan tingkat kedisiplinan dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana fisik yang mendukung.