Kasidi Kasidi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Pilar-Pilar Manajemen Mutu Sekolah di SMP Multazam Semarang Berbasis Pesantren Agliena Nurhayati; Kasidi Kasidi
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 2 No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v2i1.1684

Abstract

Manajemen mutu menjadi acuan dalam pendidikan di lembaga pendidikan yang berbasis kualitas, proses, pelayanan, sumber daya manusia dan hasil. Manajemen terdiri dari beberapa hal, seperti: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Sekolah berbasis pesantren dengan segala keunggulannya, hingga saat ini masih relevan untuk dijadikan referensi sebagai manajemen pendidikan, oleh karena itu menjadi menarik untuk dieksplorasi mengenai aspek manajemen, manajemen organisasi manajerial dan proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan lima pilar Total Quality Management yang terdiri dari fokus pada pelanggan, keterlibatan total, pengukuran, komitmen dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif, data dikumpulkan dengan cara: observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga kependidikan (TU), guru, siswa juga wali siswa. Pengujian validitas data dengan trianggulasi. Analisis data adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan simpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) fokus pada pelanggan, yakni melayani kebutuhan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, wali siswa dan masyarakat, 2) keterlibatan total dengan adanya dukungan yayasan dan pelibatan semua warga sekolah dalam penyelenggaraan sekolah mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, 3) pengukuran yakni dengan membuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dan evaluasi terhadap penilaian ulangan harian, ualnagn tengah semester, ulangan akhir semester, try out, ujian sekolah, ujian nasional. 4) komitmen yakni dengan adanya komitmen manajemen puncak/ kepala sekolah, pemberdayaan pendidik dan tenaga se-optimal mungkin serta memfasilitasi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan pada kegiatan kegiatan pendukung mutu pendidikan dan 5) perbaikan berkelanjutan, meliputi : pemakaian kurikulum nasional selalu yang terbaru, peningkatan kinerja akademis, peningkatan tingkat kedisiplinan dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana fisik yang mendukung.
Pengaruh Efikasi Diri, Pemanfaatan Gaya Belajar, dan Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Ruhama Kumalasari; Kasidi Kasidi
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 2 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v2i2.1923

Abstract

Penelitian ini dilakukan didasarkan pada capaian KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) oleh sisw-siswi Kelas XI dan XII IPS SMA Miftahul Falah Betahlawang belum dapat mencapai standard yang ditentukan. Dari 65 siswa yang dijadikan sampel 45 persen (29 siswa) prestasi belajar Mata Pelajaran Ekonomi masih di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh efikasi diri, gaya belajar, dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar Mata Pelajaran Ekonomi kelas XI dan XII SMA Miftahul Falah Betahlawang Demak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan rumus regresi bergand. Pembahasan hasil penelitian dengan deskripsi kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini: (1) efikasi diri tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi; (2) gaya belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi; (3) lingkungan teman sebaya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi; (4) efikasi diri, gaya belajar, lingkungan teman sebaya secara bersama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi
Peningkatan Prestasi Belajar Melalui Penerapan Model Discovery Learning Pada Mata Pelajaran Etika Profesi Kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak Fathimatuz Zahro; Kasidi Kasidi; Sri Widayati
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 3 No 1 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v3i1.2145

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kenyataan masih rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajar etika profesi kompetensi sektor industri jasa keuangan kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak. Hal ini ditunjukan dengan prestasi belajar siswa yang dibawah KKM. Model Discovery Learning dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai model discovery learning dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui bisa atau tidaknya penerapan model discovery learning dalam mengingkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Etika Profesi di kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak. Jenispenelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, diskusi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa dengan penerapan model discovery learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak dalam mata pelajaran Etika Profesi kompetensi sektor industri jasa keuangan dari sebelum tindakan, siklus I, Siklus II. Pada sebelum tindakan diketahui 10 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 27,78%, pada siklus I diketahui 17 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 47,22%, pada siklus II diketahui 29 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 87,87%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan model discovery learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X AKL SMK Miftahul Huda Jleper Mijen Demak dalam mata pelajaran etika profesi. Kata Kunci : Peningkatan Prestasi Belajar Siswa dan Penerapan Model Discovery Learning
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Siswa SMK Palapa Semarang Findy Salda; Kasidi Kasidi; Marhaeni Dwi Satyarini
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 3 No 1 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v3i1.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dan hambatannya di SMK Palapa Semarang. Informan yang menjadi sumber data utama adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling, Wali Kelas, Guru dan 3 siswa. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dan data terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1). Perancanaan program pendidikan karakter disusun Kepala Sekolah bersama para guru dan Waka Kesiswaan menjadi team leader pelaksanaan pendidikan karakter, dibantu oleh guru BK, wali kelas, para guru dan pembina ekstra kurikuler. 2). Pelaksanaan pendidikan karakter terintregrasi pada seluruh mata pelajaran dan berbagai kegiatan ekstra kurikuler, keteladanan para guru dan tenaga kependidikan, kegiatan rutin, kegiatan spontan, pengkondisian suasana sekolah serta kerjasama dengan orang tua siswa. 3). Hambatan pelaksanaan pendidikan karakter antara lain, perbedaan karakter siswa, lingkungan keluarga dan lingkungan bermain di luar sekolah, pembiasaan karakter di sekolah, tidak dilaksanakan di rumah saat libur sekolah. Selama pembelajaran daring, pendidikan karakter dilaksanakan dalam bentuk pemberian motivasi dan nasehat secara virtual melalui media WhatsApp, nilai karakter yang dapat dimonitor oleh guru, utamanya adalah : tanggung jawab dan kedisiplinan melalui pengiriman tugas-tugas siswa secara online. Kata Kunci: pendidikan karakter, pembiasaan, nilai karakter
Pengaruh Kualitas Pembelajaran Daring Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang Siti Fatimah; Kasidi Kasidi; Marhaeni Dwi Satyarini
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 3 No 2 (2022): Journal of Economic Education and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v3i2.2388

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran daring sebagai salah satu bentuk kebijakan pembatasan interaksi masyarakat untuk mencegah meluasnya virus covid-19, mendapat beberapa masalah dan kendala antara lain: dosen dalam penyampaian materi yang kurang jelas, mahasiswa kurang dapat memahami materi yang disampaikan, keterbatasan kuota internet, serta jaringan internet dalam wilayah tertentu belum stabil. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran daring pada Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang, prestasi belajar mahasiswa, serta pengaruh kualitas model pembelajaran daring terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis regresi linier, dengan jumlah populasi 72 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Variabel independent kualitas model pembelajaran daring (X) dan variabel dependent: prestasi belajar mahasiswa pendidikan ekonomi 2020/2021 (Y). Hasil penelitian menunjukkan: (1) kualitas pembelajaran daring tinggi dengan skor rata-rata 76,52%; (2) indeks prestasi belajar mahasiswa rata-rata 3,46; (3) Uji hipotesis membuktikan terdapat pengaruh signifikan kualitas pembelajaran daring terhadap prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas IVET Semarang 2020/2021 dengan koefisien F = 5,660 pada taraf signifikan 0.020 ? 0,05 dan koefisien determinasi sebesar 0,062. Dengan demikian kualitas pembelajaran daring menjadi salah satu variabel yang dapat mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa, namun tidak menjadi variabel dominan dalam pencapaian prestasi belajar tersebut.
Pengaruh Penggunaan E-Commerce Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang Mila Anggraeni; Kasidi Kasidi; Sri Widayati
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 3 No 2 (2022): Journal of Economic Education and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v3i2.2390

Abstract

E-Commerce memberikan penawaran-penawaran yang menarik bagi konsumen yaitu dengan banyaknya promo, metode pembayaran yang memudahkan konsumen, gratis ongkir, diskon, harga barang yang lebih murah dan lain sebagainya. Dengan adanya penawaran-penawaran yang dapat menarik konsumen akan menjadikan masyarakat khsusnya mahasiswa lebih bersikap konsumtif. Mahasiswa sering melakukan berbelanja melalui e-commerce terus menerus, sehingga melakukan pembelian secara berlebihan serta sulit mengatur keuangannya dengan baik. Perilaku konsumtif ditandai dengan pembelian impulsive atau pembelian barang yang semata-mata hanya didasari oleh hasrat yang tiba-tiba atau keinginan sesaat tanpa melalui pertimbangan dan perencanaan serta keputusan dilakukan di tempat pembelian dan tidak mengetahui manfaat seta kegunaannya dan melakukan pemborosan. Tingkat penggunaan e-commerce Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang sebesar 20,7 % masuk dalam kategori tinggi. 60,8% masuk dalam kategori sedang dan 18,5% masuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata tingkat capaian responden variabel X (penggunaan e-commerce) sebesar 73 %. Tingkat penggunaan e-commerce mahasiswa pendidikan ekonomi sebessar 73 % masuk dalam kategori tinggi. Tingkat perilaku konsumtif Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang sebesar 18,5 % masuk dalam kategori tinggi. 67,4 % masuk dalam kategori sedang dan 14,1 % masuk dalam kategori rendah. Dengan nilai rata-rata TCR sebesar sebesar 50,7 %. Tingkat perilaku konsumtif sebesar 50,7 % masuk dalam kategori sedang. Pengaruh penggunaan e-commerce terhadap perilaku konsumtif Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Ivet Semarang sebesar 26,2 %. Sedangkan sisanya 73,8 % dipengaruhi oleh faktor lain seperti gaya hidup, harga diri, trend, ingin mendapat pengakuan dan lain-lain.
Pengaruh Pola Pembelajaran Kewirausahaan dan Penggunaan Media Sosial Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Ekonomi Angkatan 2020 Universitas Ivet Semarang Feni Rahmania; Kasidi Kasidi; Sri Widayati
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Vol 3 No 2 (2022): Journal of Economic Education and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jeee.v3i2.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pola Pembelajaran Kewirausahaan dan Penggunaan Media Sosial terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa prodi S1 Pendidikan Ekonomi angkatan 2020 Universitas IVET Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden yang diteliti sebanyak 44 mahasiswa sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pola pembelajaran kewirausahaan termasuk kedalam kategori sedang dilihat dari hasil perhitungan rata-rata kelima indikator angket sebesar 80,8%, (2) Penggunaan Media Sosial termasuk kedalam kategori tinggi dilihat dari hasil perhitungan rata-rata kelima indikator angket sebesar 85%, (3) Minat Berwirausaha termasuk kedalam kategori sedang dilihat dari hasil perhitungan rata-rata kelima indikator angket sebesar 81,4%. (4) Pengaruh pola pembelajaran kewirausahaan dan penggunaan media sosial terhadap minat berwirausaha diperoleh nilai F hitung (13,224) > Ftabel (2,43) dan tingkat signifikansinya (0,000) < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa antara pola pembelajaran kewirausahaan dan penggunaan media sosial secara simultan berpengaruh terhadap minat berwirausaha. (5) Koefisien determinasi antara pola pembelajaran kewirausahaan dan penggunaan media sosial terhadap minat berwirausaha sebesar 36,2% sedangkan sisanya 63,8% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang diteliti dalam penelitian lain.