Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru kelas VI dan siswa kelas VI SDN Bangunrejo Lor 4. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif bersifat induktif dengan model Miles dan Huberman dengan langkah reduksi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa 1) pembelajaran daring yang dilaksanakan pada SDN Bangunrejo Lor 4 belum berjalan secara efektif disebabkan kendala teknis seperti sinyal yang kurang baik, siswa kurang aktif dalam pembelajaran serta dukungan orang tua yang masih rendah; 2) Pembelajaran luring lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring. Melalui pembelajaran luring, siswa lebih aktif dan bersemangat dalam pembelajaran karena dapat melakukan Tanya jawab secara langsung dengan guru. Sementara pada pembelajaran daring terdapat beberapa kendala yang mengganggu proses pembelajaran sehingga siswa kurang aktif dan bersemangat dalam belajar; 3) Nilai kognitif pembelajaran siswa dengan menggunakan metode pembelajaran daring pada siswa SDN Bangunrejo Lor 4 cenderung mengalami penurunan dibandingkan pada waktu pembelajaran luring. Beberapa kendala saat pembelajaran daring, keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring dari awal hingga akhir, serta tingkat kerajinan siswa dalam belajar menjadi faktor yang mempengaruhi nilai kognitif siswa ketika melaksanakan pembelajaran daring; 4) Respon siswa dalam mengikuti pembelajaran daring pada dasarnya positif, namun tidak semua siswa yang aktif dalam pembelajaran daring tersebut. Siswa yang pasif akan kesulitan menemukan jawaban atas tugas yang diberikan oleh guru.