Sri Oktawati
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Periodontal estetik: perawatan depigmentasi gingiva dengan kombinasi alat kauter dan pisau bedah (laporan kasus) Esthetic periodontal: treatment of gingival depigmentation with combine tools cauter and scalpel (case report) Harryanto Sutandy; Sri Oktawati
Makassar Dental Journal Vol. 6 No. 3 (2017): Vol 6 No 3 Desember 2017
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.721 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v6i3.35

Abstract

Pendahuluan: Pigmentasi oral adalah perubahan warna mukosa mulut atau gingiva terkait dengan beberapa faktor eksogen dan endogen. Lesi berpigmen mulut dapat memiliki berbagai etiologi, termasuk obat-obatan, logam berat, genetika, gangguan endokrin, dan peradangan, merokok juga dapat merangsang produksi melanin dan menyebabkan pigmentasi. Warna melanin pigmentasi oral dapat bervariasi dari ringan sampai coklat tua atau hitam, tergantung pada jumlah dan distribusi melanin dalam jaringan.Pigmentasi oral lebih diakibatkan oleh aktivitas melanositdaripada jumlah melanosit di jaringan.Pigmentasi gingiva paling banyak ditemukan pada regio anterior dan daerah labial gingiva, baik pada laki-laki maupun perempuan. Meskipun pigmentasi melanin bukan masalah medis, pasien sering mengeluh tentang warna gingiva yang hitam mengganggu penampilan. Pada laporan kasus kali ini akan memaparkan teknik ablasi gingiva menggunakan kombinasi teknik kauter dan pisau bedah. Tujuan: memaparkan teknik ablasi gingiva menggunakan kombinasi alat kauter dan pisau bedah. Kasus: Pasien wanita 24 tahun, mengeluh tentang warna gingiva yang gelap pada rahang atas. Pasien tidak memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. Pasien dianatesi lokal (inibsa). Dengan menggunakan kauter jaringan berpigmentasi dibuang, kemudian dihaluskan menggunakan blade no.15 dengan metode slicing. Pembuangan jaringan epitel dilakukan dari mucogingival junction menuju ke puncak interdental papila. Perlu diperhatikan tidak mengambil jaringan terlalu dalam tetapi seluas mungkin sampai keseluruhan pigmentasi hilang. Disisakan selapis tipis pada daerah attached gingiva. Kemudian daerah operasi diberi periodontal pek, pasien diresepkan analgetik. Hasil: Kontrol 1 minggu dilakukan pembukaan pek dan debridemen, gingiva masih kemerahan, setelah 2 minggu warna gingiva normal, pasien sangat puas, dan kontrol setelah 4 minggu gingiva telah mengalami penyembuhan dan tidak terjadi repigmentasi.
Penggunaan fiber polyethylene (ribbond) sebagai splint periodontal Asdar Gani; Sri Oktawati; Arni Irawaty Djais; Miftahendarwati .; Novita Sari Silamba
Makassar Dental Journal Vol. 6 No. 3 (2017): Vol 6 No 3 Desember 2017
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.996 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v6i3.39

Abstract

Kerusakan struktur pendukung gigi dapat menyebabkan terjadinya mobilitas gigi. Mobilitas gigi akan berefek buruk pada fungsi, estetika, dan rasa nyaman pasien. Splinting digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Saat dihadapkan dengan dilema mengenai cara mengatasi gigi dengan permasalahan periodontal, splinting gigi yang mengalami mobilitas dengan gigi di sebelahnya yang lebih kuat merupakan suatu pilihan yang tepat. Artikel ini bertujuan untuk membantu memberi gambaran para klinisi tentang salah satu bahan splinting yaitu mewadahi para klinisi tentang gambaran terbaru mengenai bahan splinting fiber polyethylene (ribbond) dan pengaplikasianya dalam kasus periodontal. Ribbond adalah salah satu bahan yang biasa digunakan pada splinting telah menjadi populer saat ini dan terbuat dari fiber polyethylene molekul ultra-high. Selain digunakan sebagai splinting, fiber ribbon dapat diaplikasikan beragam kasus lain pada bidang kedokteran gigi.
Aplikasi bone graft dan platelet rich fibrin pada penanganan periodontitis agresif: Application of bone graft and platelet rich fibrin on treatment of aggressive periodontitis Misnova .; Sri Oktawati
Makassar Dental Journal Vol. 7 No. 2 (2018): Vol 7 No 2 Agustus 2018
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.605 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v7i2.161

Abstract

Penumpukan plak dan kalkulus menjadi penyebab utama terjadinya kerusakan jaringan periodontal. Seorang perempuan usia 33 tahun dirujuk ke Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Hasanuddin, dengan keluhan gigi goyang. Pemeriksaan klinis pada gigi 14,15,16,17 goyang derajat 2, poket 6-8 mm, dan resesi gingiva serta kerusakan tulang vertikal dan horisontal pada radiografi. Pada kajian kasus ini dijelaskan penatalaksanaan bedah flap periodontal dengan bone graft dan PRF. Pada kunjungan awal dilakukan skeling dan root planing dan operasi periodontal seminggu kemudian. Full thickness flap dengan insisi sirkuler dibuat dari gigi 14 sampai 17, lalu dilakukan debridemen sampai furkasi gigi, dan dilanjutkan dengan penempatan bone graft dan platelet rich fibrin (PRF) yang sebelumnya telah disiapkan dari darah pasien sendiri. Flap direposisi dan dijahit dengan teknik simple suture kemudian ditutup dengan periodontal dressing selama dua minggu. Pasien dimedikasi oral dengan analgetik, antibiotik dan anti-inflamasi. Dua minggu pasca operasi terjadi peningkatan perlekatan dan jaringan gingiva dan kedalaman poket berkurang menjadi 3 mm. Disimpulkan bahwa perawatan periodontitis agresif dengan penggunaan bone graft dan PRF membantu regenerasi jaringan periodontal.
Perbandingan penyembuhan luka setelah penggunaan low level laser therapy dan teknik scalpel pada gingivektomi: systematic review: Comparison of wound healing after using low level laser therapy and scalpel technique only on gingivectomy: a systematic review Trisantoso Rezdy Asalui; Sri Oktawati; Surijana Mappangara
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 1 (2019): Volume 8 No 1 April 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.004 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v8i1.263

Abstract

Tujuan: Untuk membandingkan penyembuhan luka setelah gingivektomi menggunakan low level therapy dan teknik scalpel. Metode: Dua mesin pencarian jurnal digunakan pada penelitian ini, yaitu Pubmed dan Wiley untuk mengindentifikasi artikel yang telah dipublikasi pada jurnal kedokteran gigi, yang berfokus pada penyembuhan luka setelah low level therapy dan teknik scalpel. Artikel full-text dan review yang berhubungan dilakukan secara manual. Sebanyak 91 artikel ditemukan, tetapi hanya dua penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Pencarian awal menghasilkan 91 artikel. Hanya full-text dipilih dalam penelitian ini. Terdapat dua penelitian yang memenuhi kriteria inklusi, dengan 60 pasien sebagi sampel. Semua penelitian menunjukkan peningkatan penyembuhan luka berdasarkan epitelisasi setelah hari ketiga dan ketujuh gingivektomi setelah menggunakan low level laser therapy. Perbedaan antara kelompok kontrol dan uji menunjukkan bahwa low level laser therapy memberikan hasil terbaik. Simpulan: Perawatan menggunakan low level therapy menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan teknik scalpel.
Penanganan kasus excessive gingival dysplasia dengan teknik lip repositioning: tinjauan sistematik: Treatment of excessive gingival dysplasia with lip repositioning technique: systematic review Andriani Rukmana; Surijana Mappangara; Sri Oktawati
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 2 (2019): Vol 8 No 2 Agustus 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.943 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v8i2.280

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui penanganan kasus excessive gingival dysplasia disertai hiperfungsi otot bibir pada pasien dengan teknik lip repositioning. Metode: Pencarian sistematis di Pubmed dan Wiley online library dilakukan untuk mengidentifikasi semua artikel dalam jurnal berbahasa Inggris dengan tahun terbit hingga 2018. Literatur yang dipilih membahas tentang kasus excessive gingival dysplasia pada pasien dengan teknilk lip repositioning. Pencarian artikel dengan teks lengkap dilakukan secara manual, dari 29 artikel yang ditemukan, hanya 4 artikel yang dimasukkan dalam penelitian ini. Artikel terpilih di-review sesuai dengan pertanyaan PICO.Hasil: Dari 4 laporan kasus yang memenuhi kriteria inklusi, menjelaskan bahwa pasien dengan kasus excessive gingival dysplasia disertai hiperfungsi otot bibir dapat dilakukan penanganan bedah teknik lip repositioning.Simpulan: Pengurangan excessive gingival dysplasia pada pasien setelah operasi lip repositioning memberikan kepuasan tersendiri pada pasien. Teknik dianggap sangat sederhana dan mudah dilakukan dengan kestabilan hasil yang terlihat setelah kontrol 6-12 bulan 1 tahun pascaoperasi.
The correlations between periodontal disease in the woman with pregnancy and low birth weight infant: a systematic review: Hubungan antara penyakit periodontal pada wanita hamil dengan berat bayi lahir rendah: kajian sistematik Ira Farwiany Syafar; Hasanuddin Tahir; Sri Oktawati
Makassar Dental Journal Vol. 8 No. 3 (2019): Vol 8 No 3 Desember 2019
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.589 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v8i3.296

Abstract

Objective: To study the correlations of periodontal disease in the woman with pregnancy and low birth weigth infant (LBWI). Methods: Pubmed and Wiley online searches were conducted to identify articles published in dental journals from January 2013 to November 2018 focusing on pregnancy women and LBWI and its correlations with periodontal disease.Manual searchesof published full-text articles and related reviews were performed afterwards. Result: The initial database search produced 44 articles. A total 6 studies were selected for inclusion, with total 995 pregnancy women as subjects. All of the studies showed the associations of plaque index(PI),gingivalindex(GI),probingdepth(PD),bleedingonprobing(BOP),clinicalattachmentloss(CAL), gestational age (GA) and birth weight.Conclusion:Periodontaldiseaseinthepregnancy women is one risk factor for adverse pregnancy outcomes such as infant low birth weight.
Improving dental health of fisherman’s families in the shipyard, Tallo-Makassar: Peningkatan kesehatan gigi keluarga nelayan di galangan kapal Tallo, Makassar Surijana Mappangara; Hendrastuti Handayani; Andi Mardiana Adam; Sri Oktawati; M. Ruslin; A. Tajrin
Makassar Dental Journal Vol. 9 No. 1 (2020): Volume 9 No 1 April 2020
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity is carried out to increase understanding of dental and oral health in the community, carried out in the Fisheries Kampung Galangan Kapal Region, Tallo District, Makassar. The problem in this area is the lack of understanding of oral health so that people are less concerned about oral hygiene, the lack of public knowledge about the availability of dental and oral health service facilities has an impact on the lack of community visits. The solution taken is to provide education about oral health in daily life, using poster media, demonstrations and the distribution of pocket books. The expected output target is to increase dental health knowledge which will be followed by an increase in dental and oral health knowledge in the community. The method used is to provide counseling, direct demonstration, examination and prevention of dental and oral diseases. Activities undertaken are counseling to the mother, examination and care for the mother, as well as preventive measures on the child and ending with a final evaluation.