Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN 04 NANGA PINOH Wahyu Septiadi; Clarry Sada; Rosalyna Yoesi Etiovia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.478 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i1.103

Abstract

Abstract: The objectives of the research are to: 1) to describe the study result of students in learning Indonesian language after applying the cooperative learning model type NHT withscientific-based approach; 2) To describe the study result of students in learning Indonesian after applying the conventional learning model; 3) To observe the differences in Indonesian study result which is applied by using cooperative learning model type NHT withscientific-based approach and  from the application of conventional learning model. The type of this research was Quasy Experimental Design which used The Nonequivalent Control Group Design form. The study used two classes: experimental class and control class. The population in this research were the fourth grade students of Public Elementary School Number 04 Nanga Pinoh. The sample in this research were class IV A and class IV B. The result of research showed that there were differences of study resultprior and following the application of cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) with scientific-based approach. Prior the application of cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT)  with scientific-based approach, the value obtained t count = 1,240 t table = 2.024. Meanwhile, subsequent to the application of cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) with scientific-based approach the value obtained t arithmetic = 2.406 t table = 2.024.Keywords: numbered heads together (nht), scientific-based approach,Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia setelah di terapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis pendekatan saintifik; 2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia setelah di terapkan model pembelajaran konvensional; 3) Mengamati perbedaan hasil belajar bahasa Indonesia yang diterapkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis pendekatan saintifik dan penerapan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimental Design menggunakan bentuk The Nonequivalent Control Group Design. Penelitian menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah siswa kelas IV SDN 04 Nanga Pinoh. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas IV A dan kelas IV B. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbasis pendekatan saintifik. Sebelum dilkukannya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbasis pendekatan saintifik di peroleh t hitung = 1,240 t tabel = 2,024. Sedangkan setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbasis pendekatan saintifik diperoleh t hitung = 2,406 t tabel = 2,024.Kata kunci: number heads together (nht), pendekatan saintifik dan hasil belajar bahasa indonesia siswa.
Analisis Profil Pelajar Pancasila Dalam Penguatan Dimensi Mandiri Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran PPKn Rani; Asep Eka Nugraha; Wahyu Septiadi
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v3i4.1425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan faktor penghambat Profil Pelajar Pancasila dalam penguatan dimensi mandiri siswa pada pembelajaran PPKn. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 09 Tanjung Lay dengan subjek penelitian terdiri dari siswa 24, guru kelas 1 dan kepala sekolah 1. Objek penelitian ini difokuskan pada Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam penguatan dimensi mandiri siswa kelas IV pada pembelajaran PPKn, Indikator yang digunakan ada 3 (1) pemahaman diri (2) Situasi yang dihadapi (3) regulasi diri. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Prosedur penelitian meliputi desain kualitatif (mis. Studi kasus/deskriptif kualitatif/etnografi mini) dan teknik analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah melalui reduksi data-display-penarikan kesimpulan/verification. Untuk memastikan keabsahan data digunakan teknik trianggulasi sumber, trianggulasi teknik dan trianggulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)penerapan profil pelajar pancasila dapat menguatkan dimensi kemandirian siswa, meskipun tingkat kemandirian masih bervariasi. (2) faktor penghambat dimensi mandiri siswa, kurangnya motivasi dalam diri sehingga siswa masih bergantung pada peran guru. Selain itu, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami indikator-indikator pada dimensi mandiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan dan faktor profil pelajar pancasila dalam penguatan dimensi mandiri belum berjalan optimal dan masih memerlukan pendampingan serta bimbingan yang lebih intensif dari guru.
PENERAPAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELAFALAN HURUF VOKAL DAN KONSONAN PADA PAUD PELITA KELUING TAJA Elwin Alpina; Wahyu Septiadi
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan media kartu bergambar dalam meningkatkan kemampuan pelafalan huruf vokal dan konsonan pada anak kelompok A di PAUD Pelita Keluing Taja. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan tes lisan, observasi aktivitas belajar, da penilaian kualitas pembelajaran guru melalui instrumen APKG 1 dan APKG II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Nilai klasikal pada siklus I hanya mencapai 40% dengan kategori mulai berkembang, sedangkan siklus II meningkat menjadi 80% dengan kategori berkembang sesuai harapan. Peningkatan ini juga terlihat pada perkembangan kemampuan individu, dimana hampir seluruh anak menunjukkan perubahan positif dalam pelafalan huruf, keberanian berbicara, serta ketepatan membedakan huruf vokal dan konsonan. Selain itu, aktivitas pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan setelah penggunaan media kartu bergambar direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam pengenalan huruf pada pendidikan anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELAFALAN HURUF VOKAL DAN KONSONAN PADA PAUD PELITA KELUING TAJA Elwin Alpina; Wahyu Septiadi
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan media kartu bergambar dalam meningkatkan kemampuan pelafalan huruf vokal dan konsonan pada anak kelompok A di PAUD Pelita Keluing Taja. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan tes lisan, observasi aktivitas belajar, da penilaian kualitas pembelajaran guru melalui instrumen APKG 1 dan APKG II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Nilai klasikal pada siklus I hanya mencapai 40% dengan kategori mulai berkembang, sedangkan siklus II meningkat menjadi 80% dengan kategori berkembang sesuai harapan. Peningkatan ini juga terlihat pada perkembangan kemampuan individu, dimana hampir seluruh anak menunjukkan perubahan positif dalam pelafalan huruf, keberanian berbicara, serta ketepatan membedakan huruf vokal dan konsonan. Selain itu, aktivitas pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan setelah penggunaan media kartu bergambar direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam pengenalan huruf pada pendidikan anak usia dini.