Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI INVENTORY DENGAN QRCODE BERBASIS WEBSITE PADA RSI ASSYIFA SUKABUMI Erni Ermawati; Tri Wahyuni; Indriyanti Indriyanti; Nurul Ichsan; Haerul Fatah
Jurnal RESPONSIF: Riset Sains & Informatika Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jti.v4i1.658

Abstract

Inventory dalam sebuah perusahaan merupakan hal yang penting. Namun RSI. Assyifa Sukabumi saat ini masih melakukan proses pengecekan barang secara manual dari satu ruangan ke ruangan yang lain. Sehingga sering terjadi kendala saat proses inventory dilakukan dan mengurangi produktivitas pekerjaan. Tujuan pembuatan sistem ini adalah untuk memudahkan petugas dalam melakukan proses inventory. Proses inventory yang dilakukan yaitu proses pengecekan oleh petugas terkait jumlah barang yg pindah/hilang/rusak dilakukan setiap 1 bulan sekali. Adanya sistem ini memudahkan petugas untuk melakukan pengecekan tanpa harus membawa kertas & balpoin. Serta dapat langsung mengetahui data yg lama secara otomatis melalui sistem tanpa harus membuka berkas/file lama yg kadang lupa menyimpan, file hilang, atau file corrupt. Pada sistem ini data sudah terintegrasi per ruangan, bahkan pertanggal tertentu. Jenis metode pengembangan menggunakan pendekatan UCD (user centered design). Pada tahap perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah PHP, tools menggunakan sublime dan untuk database menggunakan MySQL. Hasil dari penelitian ini menunjukan aplikasi inventory dengan menggunakan Qrcode berbasis website yang dirancang dan dibangun berhasil mampu mendukung proses inventory. Berdasarkan dari hasil pengujian sistem dengan metode blackbox juga menunjukan bahwa semua fungsionalitas dari aplikasi inventarisir yang dirancang dapat berjalan dengan tepat dan sangat baik.
IMPLEMENTASI ORANGE DATA MINING UNTUK PREDIKSI HARGA BITCOIN Indriyanti Indriyanti; Nurul Ichsan; Haerul Fatah; Tri Wahyuni; Erni Ermawati
Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jti.v4i2.762

Abstract

Bitcoin merupakan salah satu aset kripto yang biasa digunakan untuk bertransaksi secara virtual dan merupakan tiga teratas dari cryptocurrency yang paling banyak diperdagangkan. Harga bitcoin dapat berubah setiap waktu, untuk itu diperlukan suatu prediksi harga bitcoin dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi orange data mining dalam memprediski harga bitcoin dengan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) dan Support Vector Machine (SVM). Prediksi kinerja dari kedua metode yang digunakan dapat dilihat dari hasil Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Data bitcoin yang telah dikumpulkan akan dianalisa menggunakan aplikasi orange data mining, proses pengujian menerapkan K-Fold Cross Validation (K=5), sedangkan proses perbandingan metode menggunakan Test and Score. Hasil perbandingan kedua model menunjukkan bahwa SVM karena memiliki nilai RMSE dan MAE paling kecil yaitu 0.010 dan 0.008, maka dari itu untuk prediksi harga bitcoin di masa mendatang model Support Vector Machine (SVM) dapat dijadikan rekomendasi terbaik dibandingkan model K-NN.
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ASPIRASI MASYARAKAT SEBAGAI POKOK PIKIRAN DPRD KOTA TASIKMALAYA Haerul Fatah; Marliana Rahmawati Nurhanifah; Herlan Sutisna; Tri Wahyuni; Erni Ermawati; Indriyanti Indriyanti; Nurul Ichsan
Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jti.v5i1.1023

Abstract

Berdasarkan riset pada DPRD Kota Tasikmalaya, ditemukan bahwa dalam pengajuan aspirasi masih belum terkomputerisasi sehingga ditemui beberapa masalah seperti pencatatan data pokok-pokok pikiran kurang efektif, sehingga terjadi penumpukan data berupa hard copy, mekanisme hasil penyusunan pokok-pokok pikiran yang jarang dipublikasi, sehingga beresiko terjаdinya manipulasi data, terutаmа dаlаm рembаgiаn роs аnggаrаn pokok-pokok pikiran sertа рelаksаnааnnyа kurаng mengаkоmоdаsi аsрirаsi mаsyаrаkаt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem informasi pengelolaan aspirasi masyarakat yang efektif dan efisien serta membangun sarana komunikasi antara masyarakat dan pemerintah Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode SDLC Waterfall. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perancangan sistem informasi pengelolaan aspirasi masyarakat merupakan solusi yang sangat baik untuk menghindari terjadinya penumpukan data, serta masyarakat dapat mengetahui dan memantau hasil dari penyusunan pokok-pokok pikiran anggota DPRD. Kata Kunci: Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Tasikmalaya, Pokok Pikiran, Waterfall
SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA BERBASIS KARTU RFID PADA SMK LPT CIAMIS Haerul Fatah Haerul Fatah; Septian Apriansyah; Herlan Sutisna; Tri Wahyuni; Erni Ermawati; Indriyanti; Nurul Ichsan
Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Responsif : Riset Sains dan Informatika
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jti.v5i2.1102

Abstract

Absensi siswa merupakan aktifitas yang harus diperhatikan, karena dari absensi dapat dilihat tingkat kesungguhan siswa-siswi dalam menghadiri pembelajaran di suatu instansi pendidikan atau sekolah. Permasalahan absensi siswa yang sering terjadi adalah banyak siswa terlambat masuk sekolah, bolos ataupun tidak hadir pada jam pelajaran tanpa memberikan alasan atau konfirmasi pada guru atau pihak sekolah. Terkadang siswa juga melakukan tindakan kurang baik seperti melakukan titip absen kepada siswa lain, sehingga Guru tidak mengetahui jumlah siswa yang hadir sesungguhnya. RFID atau Radio Frequency Identification merupakan teknologi yang dapat melakukan identifikasi objek menggunakan gelombang radio. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan teknologi dan sistem informasi absensi menggunakan Radio Frequency Indentification (RFID) yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik sekolah. Dalam pengembangan sistem yang dilakukan, digunakan metode SDLC Waterfall, sementara untuk pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap salah satu sekolah di kabupaten Ciamis yaitu SMK LPT Ciamis, serta melakukan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi absensi siswa berbasis kartu RFID yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik sekolah SMK LPT Ciamis.
Empowering Community Digital Literacy through Participatory Artificial Intelligence Training Using Participatory Action Research in South Jakarta Sarifah Agustiani; Riska Aryanti; Tri Wahyuni; Elah Nurlelah; Pristya Haliza Ramadhanti; Farah Diba Azkia
Help: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : PT Agung Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62569/hjcs.v3i1.279

Abstract

Digital literacy has become a fundamental competency for communities in responding to the rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) technologies. However, many community members still have limited knowledge and practical skills in utilizing AI productively, ethically, and responsibly. This community service program aimed to empower community digital literacy through participatory Artificial Intelligence training using a Participatory Action Research (PAR) approach in RT 05, Cikoko Urban Village, South Jakarta. The program was implemented through four stages of PAR, including problem identification, collaborative planning, participatory action, and reflection. Training activities consisted of interactive lectures, live demonstrations, guided hands-on practice, group discussions, and mentoring on AI applications, digital ethics, information verification, and online security. Program evaluation was conducted using observations, reflective discussions, and post-training questionnaires involving sixteen participants. The findings revealed three major outcomes. First, the participatory learning approach successfully increased community engagement, with 75% female participants and 69% of participants aged 12–20 years actively involved throughout the learning process. Second, the training achieved high participant satisfaction, with information delivery, training materials, presenter performance, and event organization each receiving an 81% satisfaction score. Third, the program significantly improved community digital literacy and readiness for AI adoption. Participants reported that the program provided substantial benefits (88%), increased their knowledge (81%), improved practical AI utilization skills (81%), and enhanced their overall satisfaction (81%), while sustainable technology utilization, practical relevance, systematic implementation, and willingness to participate in future activities each achieved 75% positive responses. 
Pemanfaatan Internet Dalam Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar Di Masa Pandemi Covid-19 Riska Aryanti; Atang Saepudin; Tri Wahyuni; Fuad Nur Hasan; Kristine Harefa
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v1i1.331

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak besar pada berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Dunia pendidikan juga ikut merasakan dampaknya. Pendidik harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun peserta didik berada di rumah. Solusinya, pendidik dituntut mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Ini sesuai dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat Mobile Phone, Personal Computer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Proses belajar mengajar akhirnya berubah dari bertatap muka secara langsung dikelas menjadi pembelajaran berbasis jaringan/internet atau yang biasa disebut dengan istilah daring. Tidak sedikit peserta didik bahkan pendidik yang masih belum terbiasa dengan sistem pembelajaran daring ini. Oleh karena itu, dosen Program Studi Ilmu Komputer (S1) Universitas Bina Sarana Informatika akan menyelenggarakan sosialisasi/pelatihan terhadap peserta didik khususnya pada warga RT. 002/RW.002 Tegal Parang–Jakarta Selatan. Pelatihan tersebut memiliki tema Pemanfaatan Internet Dalam Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar Di Masa Pandemi Covid-19. Pelatihan ini diharapkan mampu menambah pemahaman dan keterampilan para peserta agar lebih mampu memanfaatkan layanan internet dengan lebih bijak untuk menunjang proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 saat ini. Adapun target luaran dari pelaksanaan Pengabdian Masyrakat ini yaitu berupa publikasi artikel di media online, video dokumentasi kegiatan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan layanan internet.