Bagiya Bagiya Bagiya
Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASPEK KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CATATAN JUANG KARYA FIERSA BESARI DENGAN TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Sediono Dwi Rizqi Saputro; Bagiya Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) unsur intrinsik Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari, (2) psikologi kepribadian tokoh utama novel Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari di SMK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dibantu dengan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan content analysis (analisis isi). Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari; (2) psikologi kepribadian novel ini yaitu konflik batin yang dialami tokoh utama ketika Kasuarina mengalami keresahan dalam pekerjaan dan kisah cintanya, dari teori Sigmund Freud yang membahas id,ego, dan superego tokoh utama lebih menonjol pada superego, yaitu ketika tokoh utama membutuhkan pekerjaan yang sesuai cita-citanya  untuk kelangsungan hidupnya, ego memilih untuk bekerja menjadi sinematografer dan hasilnya superego yang baik atau positif; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel ini dengan menggunakan metode analisis isi. Langkah-langkah dalam metode ini yaitu, guru membagi kelompok kemudian menjelaskan materi dan siswa diminta untuk mencari unsur intrinsik dan psikologi tokoh dalam novel, selanjutnya dua siswa dalam kelompok pergi ke kelompok lain untuk meminta informasi, dan dua siswa lain tinggal dalam kelompok untuk memberi informasi kepada kelompok lain. Terakhir setiap kelompok maju untuk mempresentasikan hasilnya. Kata kunci: unsur intrinsik, psikologi sastra, novel Novel Catatan Juang.
ANALISIS TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM NOVEL I AM SARAHZA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA DAN RENCANA PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Inggar Yossi Randra; Bagiya Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur asertif yang terdapat dalam novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran tindak tutur asertif dalam percakapan novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan rencana pelaksanaan pembelajarannya pada siswa kelas XI SMK. Objek penelitian adalah novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Fokus penelitian ini adalah tindak tutur asertif pada novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XI SMK. Sumber data penelitian ini adalah novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Teknik Pengumpulan data diperoleh dengan teknik simak catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan kertas pencatat data dan alat tulis Analisis data dengan menggunakan teknik daya pilah pragmatis yang alat penentunya mitra tutur.  Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: tuturan asertif pada novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ditemukan 45 fungsi tuturan, yang terbagi menjadi tuturan menyatakan 9 tuturan, mengakui 5 tuturan, mengemukakan pendapat 7 tuturan, membual 3 tuturan, menuntut 5 tuturan, menunjukkan 6 tuturan, memberikan saksi 1 tuturan, dan memberitahukan 9 tuturan.Kata kunci: Nilai Moral, Novel, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.