Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN ARKEPTIPAL DAN NILAI KEARIFAN LOKAL LEGENDA DI KOTA PURWOREJO SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR MATA KULIAH KAJIAN PROSA Setyorini, Nurul; Riskiana, Suci
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 17, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v17i2.9659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kajian arkeptipal legenda di Purworejo; (2) nilai kearifan lokal legenda di Kota Purworejo ,dan (3) relevansi kajian arkeptipal dan nilai kearifan lokal di Kota Purworejo sebagai bahan ajar dalam mata kuliah Kajian Prosa Fiksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukakan di beberapa desa wilayah Kabupaten Purworejo yang memiliki cerita legenda. Objek kajian penelitian ini terdiri dari dua, yaitu objek formal dan objek material. Adapun objek formalnya adalah kajian arkeptipal, nilai kearifan lokal, dan relevansinya sebagai bahan ajar, sedangkan objek materialnya adalah legenda di Kota Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara., sedangkan teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini di antaranya pertama perihal kajian arkeptipal, kajian arkeptipal dalam legenda di Purworejo yang membahas legenda Dewi, Candi Ngasinan, Banyuurip, dan Brengkelan; kedua perihal kerifan lokal, kearifan lokal yang ada dalam legenda berupa upacara adat, bahasa, dan mata pencaharian; ketiga perihal relevansi sebagai bahan ajar, penelitian ini relevan sebagai bahan ajar dalam mata kuliah pengkajian sastra baik materi psikologi sastra maupun antropologi sastra. Bahan ajar tersebut bisa berwujud contoh pengkajian maupun bahan pengkajian This research is aimed to describe: (1) archeptypal review of legends in Purworejo; (2) values of local wisdoms contained in legends in Purworejo, and (3) the relevance of archetypal review and values of the local wisdoms as instructional materials of the course Fiction Prose Review. The research methods used were qualitative descriptive methods. This research was conducted in some villages in Purworejo Regency which had legends. The research objects were of two types: formal and material objects. The formal object was comprised of archetypal review, values of local wisdoms and their relevance as instructional materials. Meanwhile, the material object was comprised of the legends existing in Purworejo. The data collection technique used was interview, whereas the data analysis technique used was content analysis. The analysis pointed to several aspects: first, the archetypal review of the legends in Purworejo, which covered four legends, namely the legends of Dewi, Candi Ngasinan (Ngasinan Temple), Banyuurip and Brengkelan. The second aspect dealt with the local wisdoms, which were in the forms of traditional ceremonies, language and livelihood. The third was the relevance of these local wisdoms as instructional materials, which can be used in the course of literary review, either literary psychology or literary anthropology. The instructional materials can be in the forms of review examples or review materials.
ANALISIS KEPRIBADIAN ISLAM TOKOH UTAMA NOVEL LANGKAH KAKI KARYA SHINEEMINKA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Ai Nita Puspitasari; Kadaryati Kadaryati; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) unsur intrinsik novel Langkah Kaki karya Shineeminka, (2) kepribadian Islam novel Langkah Kaki karya Shineeminka, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Langkah Kaki karya Shineeminka di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dibantu dengan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan content analysis (analisis isi). Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Langkah Kaki karya Shineeminka; 2) kepribadian Islam novel Langkah Kaki karya Shineeminka yang dialami tokoh utama ketika sudah menikah, dari teori Reahnul Bahraen yang membahas sanguine, melonkolis, korelis dan plagmatis yang sesuai dengan syariat Islam; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan kurikulum 2013 yakni KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Pembelajaran dengan model pembelajaran jigsaw (tim ahli). Langkah-langkah model pembelajaran jigsaw (tim ahli): (a) pendidik membagi siswa dalam beberapa kelompok, (b) tiap kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan materi, (c) setiap siswa diberi kesempatan untuk bertanya, (d) pendidik bertindak sebagai penengah. Kata kunci: unsur intrinsik, kepribadian Islam, novel Langkah Kaki, rencana    pelaksanaan pembelajaran. ABSTRAK: This study anlysis to describe (1) instrinsic element of the novel Langkah Kaki by Shineeminka; (2) Islamic personality of the novel Langkah Kaki by Shineeminka; (3) lesson implementasi of the novel Langkah Kaki by Shineeminka in senior high school. Data collection is done by references technique, read ard note. This research rastrument is researshers as main instrument assisted by data recording cord and stationary. The data analysis tachnique of this research is by  content analysis. The result of the data analysis sarued by informal technique. Based on the result of this study, can be concluded that (1) instrinsic element of the novel Langkah Kaki by Shineeminka; (2) Islamic personality of the novel Langkah Kaki by Shineeminka; (3) lesson implementation plan is done by use 2013 curriculum that is KD 3.9 analysis content and language of the novel. Learning with the jigsaw learning model (team of expert). Steps of jigsaw learning model (team of expert). Steps of jigsaw learning model: (a) educotor diuide student in several groups; (b) each group is assigned opportunity to presented the material; (c) every student is assigned to ask; (d) educator act as an internodiory.Key words: instrinsic element, Islamic personality, novel Langkah Kaki, lesson implementation plan.
ANALISIS ASPEK SOSIOLOGI SASTRA NASKAH JIN ABG KARYAANES PRABU SADJARWO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMA Mentari Triati; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.137 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) aspek sosiologi sastra; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XI SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitianini adalah teknik pustaka. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai unsure utama dibantu dengan alat kartu pencatat data dan alat tulisnya. Dalamm enganalisis data penulis menggunakan teknik content analysis (analisisisi).Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1)unsur intrinsik dalam naskah drama Jin Abg karya Anes Prabu Sadjarwo meliputi: (a) tema mayor: pentingnya pendidikan, tema minor: masalah mengikuti aktivitas manusia, masalah keinginan diadakan sekolah, masalah perbedaan pendapat;(b) tokohdanpenokohan, meliputi: tokoh utama, yaitu Tetua Jin dan Jimat, tokoh tambahan, yaitu Pejabat Jin 1, Pejabat Jin 2, Jin Abg 1, Jin Abg 2, Jin Abg 3;(c) alur: maju; (d) latar: latartempat, yaitu sekolah, kerajaan, tempat rapat, latar waktu, yaitu pagi hari, siang hari, malam hari, dan latar suasana, yaitu menegangkan,mengagetkan, keributan, dan menyedihkan;(e) sudutpandang: orang ketiga; (f) amanat, yaitu dalam memecahkan masalah harus dengan kepala dingin, manfaatkanlah pendidikan sekolah dengan baik; (2) aspek sosiologi sastra naskah dramaJin Abg karya Anes Prabu Sadjarwo, aspek sosiologi sastra tersebut meliputi: (a) aspek kekerabatan: hubungan kekerabatan antara Tetua Jin dengan Jimat (bos dan pegawai), hubungankekerabatanantara Jin Abg 1 dengan Jin Abg 3 (pertemanan); (b) aspek cinta kasih: orang tua dengan anak, dan lawan jenis; (c) aspek ekonomi: perekonomian keluarga menurun, dan meningkatkanperekonomiankeluarga; (d) aspek religius: melanggarperintah agama, dan kewajiban menjalankan perintah agama; (e) aspek pendidikan: pendidikan sekolah mecerdaskan siswa-siswanya, dan siswa yang tidakmemanfaatkan pendidikan sekolah; (f) aspek moral: tidak memiliki etika, dan rusaknya moral; (g) aspek politik: tidak menjadi warganegara yang baik, dan melakukan korupsi; (3)rencana pelaksanaan pembelajaran aspek sosiologi sastra pada naskah drama Jin Abg karya Anes Prabu Sadjarwo di kelas XI SMA yang terdapat pada kompetensi dasar 3.18 menggunakan metode pembelajaranQuantum Learning dengan langkah tumbuhkah, alami, namai, demonstrasi,ulangi, dan rayakan (TANDUR). Kata kunci:aspek sosiologi sastra, naskah dramaJin Abg, rencana pelaksanaan pembelajaran di SMA
Nilai Pendidikan Karakter Novel Merdeka Sejak Hati Karya A. Fuadi dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di SMA Sindi Denta Ramadhani; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Merdeka Sejak Hati Karya A. Fuadi; (2) nilai pendidikan karakter novel Merdeka Sejak Hati karya A. Fuadi; (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik novel, nilai pendidikan karakter, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Studi pustaka merupakan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data. Analisis isi  merupakan teknik yang digunakan dalam analisis data. Metode informal merupakan teknik yang digunakan dalam penyajian hasil analisis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Merdeka Sejak Hati karya A. Fuadi terdiri dari: a) tema mayor: kisah perjalanan hidup seorang pahlawan nasional, tema minor: pencarian jati diri, penjajahan bangsa Indonesia, pendirian sebuah organisasi, keharmonisan keluarga, b) tokoh utama: Lafran Pane (keras kepala, pemberani), tokoh tambahan: Nenek, Sutan Pangurabaan , Gonto Siregar , Salmiah Pane, c) alur: maju, d) latar tempat: ruang makan, surau, pasar, latar waktu: pagi, siang, sore, malam, latar suasana: menyenangkan, menyedihkan, menegangkan, e) sudut pandang: orang pertama sebagai pelaku utama, f) amanat: jangan pernah menyerah untuk menggapai sebuah keinginan; (2) nilai pendidikan karakter dalam Novel Merdeka Sejak Hati karya A. Fuadi terdiri dari: (a) religius, (b) jujur, (c) toleransi, (d) disiplin, (e) kerja keras, (f) kreatif, (g) mandiri, (h) demokratis, (i) rasa ingin tahu, (j) semangat kebangsaan, (k) cinta tanah air, (l) menghargai prestasi, (m) bersahabat/komunikatif, (n) cinta damai, (o) gemar membaca ada, (p) peduli lingkungan, (q) peduli sosial, (r) tanggung jawab; (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran disesuaikan dengan KD 7.2 menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan dengan menggunakan metode STAD (Student Team Achievement Division). Kegiatan pembelajarannya  meliputi: (a) guru membentuk kelompok yang terdiri dari 4-5  siswa yang merupakan campuran menurut tingkat prestasi dan jenis kelamin, (b) guru memberikan tugas menganalisis unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter untuk dikerjakan di rumah, (c) pada minggu berikutnya, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.
ANALISIS NILAI RELIGIUS PADA NOVEL JODOH TERBAIK KARYA HANA NURAINI KHAIRUNNISA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Isni Laelasari; Mohammad Fakhrudin; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.397 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) nilai religius; (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel novel Jodoh Terbaik karya Hana Nuraini Khairunnisa di Kelas XII SMA. Pene­litian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Penyajian data dilakukan dengan informal. Berdasarkan hasil analisis data, (1) unsur intrinsik yang ter­dapat dalam novel yaitu, (a) tema: perjuangan cinta karena perjohan, (b) tokoh utama: Azzam dan Naifa, dan tokoh tambahan: Alfath, Nada, Nadia, Agnes, Aisyah, Pak Rama, Bu Ratih Bu Puri, dan Pak Andre, (c) alur: maju, (d) latar tempat: ruang makan, apartemen, ruang tamu, rumah sakit, kamar tidur, kampus, dan kantor; latar wak­tu: pagi, siang, sore, dan malam; latar suasana: bahagia, ramai, tegang, marah, dan kecewa, dan (e) amanat: selalu berpera­sangka baiklah pada Allah Swt. karena Dia adalah perencana terbaik. (2) terdapat 19 nilai religius dalam novel Jodoh Terbaik, yaitu 3 unsur akidah: percaya adanya Allah Swt., membaca Alquran dan pasrah; 6 unsur syariat: melaksanakan salat, berdoa, berpuasa, menikah, mencari nafkah, dan menuntut ilmu; dan 11 unsur akhlak: bersyukur, bersabar, tolong-me­nolong, jujur, saling memaafkan, hormat pada orang tua, menutup aurat, tidak ber­sentuhan dengan lawan jenis, memuliakan tamu, menepati janji, dan mengu­cap­kan salam. (3) Skenario pembe­lajaran novel Jodoh Terbaik karya Hana Nuraini Khairunnisa di kelas XII SMA dilakukan setelah sebulan sebelumnya siswa diberitahu untuk membaca dan membuat sinopsis novel tersebut. Skenario tersebut dilaksanakan dengan ta­hap awal, yaitu guru mengon­disikan keadaan siswa agar siap untuk melak­sa­na­kan kegiatan pem­be­lajaran. Pada tahap inti siswa dibagi kedalam beberapa ke­lom­pok kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikan unsur intrin­sik dan nilai religius yang terdapat dalam novel. Selanjutnya, pada tahap penutup sis­wa dan guru bersama menyimpulkan materi yang dipelajari.   Kata kunci: religius, nilai religius novel, skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS X MA MA’ARIF NGALIAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Retno Ambarwat; Khabib Sholeh; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.874 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsi: (1) proses pembelajaran menulis teks negosiasi dengan media audio visual; (2) pengaruh media audio visual terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis teks negosiasi pada; (3) peningkatan kemampuan menulis teks negosiasi dengan media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA sebanyak 28 siswa. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu prasiklus, siklus satu, dan siklus dua. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Untuk mengecek keabsahan data, digunakan teknik validitas data melalui triangulasi sumber, media, dan teori. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Dalam penyajian analisis data digunakan teknik informal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Proses pembelajaran menulis teks negosiasi dengan media audio visual pada siswa kelas X MA Ma’arif Ngalian meliputi: siswa menyimak video negosiasi yang ditampilkan, siswa mengidentifikasi struktur dan kebahasaan teks negosiasi yang meliputi orientasi, argumen, dan kesepakatan, siswa menulis teks negosiasi. (2) Pengaruh media audio visual terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis teks negosiasi sangat baik. Hal ini terbukti dari jumlah persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus sebesar 38,46%. Setelah diterapkan media audio visual, minat siswa meningkat menjadi 49,28% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 77,14% pada siklus II. (3) Peningkatan kemampuan menulis teks negosiasi dengan media audio visual dapat dilihat dari hasil rata-rata siswa pada setiap tindakannya. Pada prasiklus kemampuan siswa mencapai nilai rata-rata 56,23 atau masih dalam kategori kurang. Rata-rata nilai pada siklus I sebesar 74,61 atau dalam kategori cukup dan pada siklus II sebesar 80,21 atau dalam kategori baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media audio visual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks negosiasi.Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor dari prasiklus sampai dengan siklus II.   Kata kunci: menulis teks negosiasi, media audio visual  
ASPEK KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CATATAN JUANG KARYA FIERSA BESARI DENGAN TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Sediono Dwi Rizqi Saputro; Bagiya Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) unsur intrinsik Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari, (2) psikologi kepribadian tokoh utama novel Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari di SMK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dibantu dengan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan content analysis (analisis isi). Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari; (2) psikologi kepribadian novel ini yaitu konflik batin yang dialami tokoh utama ketika Kasuarina mengalami keresahan dalam pekerjaan dan kisah cintanya, dari teori Sigmund Freud yang membahas id,ego, dan superego tokoh utama lebih menonjol pada superego, yaitu ketika tokoh utama membutuhkan pekerjaan yang sesuai cita-citanya  untuk kelangsungan hidupnya, ego memilih untuk bekerja menjadi sinematografer dan hasilnya superego yang baik atau positif; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel ini dengan menggunakan metode analisis isi. Langkah-langkah dalam metode ini yaitu, guru membagi kelompok kemudian menjelaskan materi dan siswa diminta untuk mencari unsur intrinsik dan psikologi tokoh dalam novel, selanjutnya dua siswa dalam kelompok pergi ke kelompok lain untuk meminta informasi, dan dua siswa lain tinggal dalam kelompok untuk memberi informasi kepada kelompok lain. Terakhir setiap kelompok maju untuk mempresentasikan hasilnya. Kata kunci: unsur intrinsik, psikologi sastra, novel Novel Catatan Juang.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL KARENA AKU TAK BUTA KARYA REDY KUSWANTO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Eko Apri Wijayanti; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.349 KB)

Abstract

  ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel (2) aspek-aspek sosiologi sastra dan hubungan antaraspek sosiologi sastra novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XII SMA.Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer: novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto, dan sumber data sekunder: buku-buku sebagai acuan penelitian dan internet. Objek penelitian ini yaitu aspek sosiologi sastra dan hubungan antaraspek sosiologi sastra. Fokus penelitian ini, yaitu: unsur intrinsik, aspek sosiologi sastra, hubungan antaraspek sosiologi sastra, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat.Instrumen penelitian ini yaitu peneliti dengan dibantu kartu pencatat data dan alat tulisnya.Teknik analisis data digunakan content analysis (analisis isi). Analisis data disajikan dengan teknik informal.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto, meliputi (a) tema: tumbuh kembangnya seseorang dalam budaya Indonesia; (b) tokoh dan penokohan, meliputi tokoh utama: Zad dan Gendis; tokoh tambahan: Fya, Yod, Rhean, Pak Pram, Pak Margono, Bu Tursih, Atma, Mas Gendro, dan Pak Gio; (c) latar: waktu, tempat, suasana; (d) alur: alur campuran, meliputi: alur mundur (flashback) dan alur maju; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f) amanat: belajarlah untuk mencintai, menghargai, dan mengeksistensikan kebudayaan yang ada di Indonesia; (2) aspek sosiologi sastra novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto, meliputi: aspek kekerabatan, aspek cinta kasih, aspek ekonomi, dan aspek pendidikan; (3) hubungan antaraspek sosiologi sastra novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto meliputi hubungan aspek ekonomi dengan cinta kasih, kekerabatan dengan cinta kasih, kekerabatan dengan ekonomi, kekerabatan dengan pendidikan, pendidikan dengan cinta kasih, dan hubungan aspek ekonomi dengan pendidikan; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Kuswanto di kelas XII SMA. Metode pembelajaran yang digunakan: metode Numbered-Head Together (NHT). Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu dengan menggunakan tes esai dan lisan.   Kata kunci: unsur intrinsik, sosiologi sastra, novel karena aku tak buta
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA NOVEL CINTA TAK KENAL KASTA KARYA ABDUL MUIS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Anita Rahmawati; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.416 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, (2) aspek sosiologi sastra novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di Kelas XII SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis. Objek penelitian ini yaitu aspek-aspek sosiologi novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis. Fokus penelitian ini adalah  unsur intrinsik novel Cinta Tak Kenal Kasta, aspek sosiologi sastra novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis, dan rencana pelaksaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik yang digunaka dalam menganalisis data dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis adalah teknik penyajian informal. Berdasarkan analisis data disimpulkan (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis meliputi: (a) tema yaitu tema mayor, dan tema minor, (b) tokoh utama yaitu Susan (ulet, sabar, pantang menyerah, dan bekerja keras) dan tokoh tambahan Rita (baik, penyayang, manja), Mamah Rita (baik, lembut), Kedan Robin (baik, suka menolong, dan bersahabat), Linda (Lucu, baik hati, dan bersahabat), Papah Rita (angkuh dan sombong), Hasan (baik), Tulang Jaurman (suka menolong dan baik hati), Ramlan (baik dan suka menolong), supriyanto (baik hati). (c) latar terbagi menjadi tiga yaitu latar tempat (Pamatang siantar, Kampung, Parapat dan Tomok, Gedung bioskop, Tebing Tinggi, kebun, danau Toba/Samosir, Terminal Tambangan. Latar waktu yaitu siang, pagi, malam, sore, dan latar situasi, (d) alur yang digunakan  dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis yaitu alur maju, (e) sudut pandang yang digunakan yaitu sudut pandang orang ketiga serba tahu. (f) amanat, dalam mencapai sebuah cita-cita harus berusaha dan bekerja keras .(2) aspek-aspek soiologi sastra dalam novel Cinta Tak Kenal Kasta karya Abdul Muis meliputi: aspek kekerabatan, aspek cinta kasih, aspek pendidikan, aspek moral, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran  dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.9. Metode pembelajaran yang digunakan: metode STAD. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu tertulis dengan menggunakan tes esai dan lisan.Kata kunci: unsur intrinsik, sosiologi sastra, cinta tak kenal kasta, rpp. 
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA LAKI-LAKI DALAM NOVEL I DO MENCINTAIMU BENAR ATAU SALAH KARYA MOAMMAR EMKA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE QUANTUM LEARNING DI SMA Aliffah Winarti; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.034 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka; (2) kepribadian tokoh utama novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka; (3) rencana pelaksaan pembelajaran novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka dengan Metode Quantum Learning di SMA. Sumber data primer penelitian ini adalah novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka, dan sumber data sekunder penelitian ini adalah buku-buku sebagai acuan penelitian dan internet. Objek penelitian ini adalah kepribadian tokoh utama, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Fokus penelitian ini, yaitu: unsur intrinsik (tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat), kepribadian tokoh utama meliputi id, ego, dan superego, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dibantu dengan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan content analysis (analisis isi). Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel ini, meliputi (a) tema: perjuangan tokoh utama dalam mewujud­kan segala angan-angan dan impiannya untuk mendapatkan cinta yang tulus serta patut untuk diperjuangkan; (b) tokoh dan penokohan, meliputi tokoh uta­ma Bumi (pemaaf, bijaksana, setia, religius, dan sabar); (c) alur: alur campuran, meliputi alur mundur (flashback) dan alur maju; (d) latar: waktu (pagi, sore, malam, bulan November, bulan Desember, dan tahun 2012), tempat (kafe, taman Menteng, jalanan Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, pantai, dan salon), suasana (bahagia, sedih, bimbang, dan sunyi); (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f) amanat: secara eksplisit (untuk tidak menyia-nyiakan sesuatu yang berharga dan kesabaran adalah jalan keluar terbaik dalam menghadapi suatu masalah), secara implisit (menyadari bahwa harus berulang kali untuk memahami isi hati orang lain); (2) kepribadian tokoh utama ini yaitu perjuangan untuk mendapatkan dan mencari cinta seseorang yang tulus dan patut untuk diperjuangkan, dari Sigmund Freud yang membahas id, ego, dan superego tokoh utama lebih menonjol pada superego, yaitu ketika tokoh utama ingin mendapatkan cinta yang sesungguhnya, ego memilih untuk teguh akan pendiriannya tetap bersama dengan seseorang yang benar-benar tokoh utama percaya dan hasilnya superego yang baik atau positif; dan (4) rencana pelaksaan pembelajaran novel ini dengan menggunakan metode Quantum Learning. Langkah-langkah dalam metode ini yaitu, guru menggunakan proses tumbuhkan, alami, demonstrasi, ulangi, dan rayakan. Kata kunci : unsur intrinsik, kepribadian tokoh utama, novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah
Co-Authors Ai Nita Puspitasari Akhadi Akhadi Alfian Rizki Febriyadi Aliffah Winarti Alvian Budi Wicaksono Aminuyati Anesty Okta Fianty Anindya Yolan Priyanto Anita Rahmawati Arfian Ade Kristianto Ari Wahyuningsih Arifka Rizki Amalia Arina Dina Sofiyatun Arini Rahayu Suprapto Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bayu Aji Wibowo Beni Cahyo Hartono Catur Abi Nugroho Dian Rahmawati Dian Ratnasari Dwi Findy Faisal Eka Sari M Mantiq Eko Apri Wijayanti Elysa Dwi Nuari Endah Ayu Puspita Arum Endang Susilowati Evi Setianingsih Fakhri Fakhrur Rozy Farhan Rafifidananto Hafizda Amandari Azzaki Hamid Pamungkas Heny Susanti Indah Pertiwi Inggar Yossi Randra Irma, Cintya Nurika Iska Wahyu Putri Utami Isni Laelasari Joko Purwanto Kadaryati Kadaryati Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khabib Sholeh Koko Nur Ramdan Kunti Nur Jannah Maretta Nastidanela Mari’ah Mari’ah Maulana Ardiansyah Putra Mentari Triati Moh. Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muh. Imaddudin Hidayatullah Muhammad Febriansyah Qodri Nanda Putriningsih Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurul Hilal Prayudi Nursodik Puspa Mila Karima Ranna Ranna Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Ambarwat Riskiana, Suci Rizqitaningsih Pratiwi Sahdi Tamamunni'am Salma Hanifah Sediono Dwi Rizqi Saputro Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Nurrohmah Suci Rizkiana Suci Rizqiana Sudi Ardi Sukirno Sukirno Suryo Budi Sriwinoto Taufan Candra Sentausa Tri Inten Pratiwi Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Umi Faizah Umi Maemunah Ummi Khasanah Yuli Nirwanti