This Author published in this journals
All Journal Jurnal VORTEKS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi VSM tools di aliran proses penerimaan CPO guna mereduksi waste PT. Permata Hijau Palm Oleo Indra Gunawan
Jurnal VORTEKS Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/vorteks.v2i2.90

Abstract

Alur atau aliran proses adalah urutan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan dalam produksi barang atau jasa. PT. Permata Hijau Palm Oleo adalah perusahaan manufaktur yang didedikasikan untuk produksi minyak sawit olahan yang, bersama dengan kemasannya, menghasilkan minyak nabati. Bahan baku yang diperoleh dari berbagai pemasok CPO (Crude Palm Oil) diproses di area inlet dengan tahapan aliran area inlet. Banyaknya aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (tanpa nilai tambah) pada aliran proses produksi merupakan pemborosan bagi perusahaan, baik aliran material maupun aliran informasi. Tujuan dari pemetaan ini adalah untuk mengambil langkah untuk menghilangkan pemborosan ini. Merancang alur proses dengan pendekatan lean memungkinkan perusahaan meminimalkan aktivitas yang tidak menambah nilai dan waktu yang diperlukan untuk menciptakan alur tersebut. Pendapatan CPO memendek Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya pengurangan waktu untuk kegiatan yang tidak menambah nilai dapat berkurang dari 56,86 menit menjadi 5,72 menit, sedangkan untuk kegiatan yang menambah nilai meningkat dari 22,08 menit menjadi 29,1 menit. Hal ini disebabkan pengurangan aktivitas non-nilai tambah dengan mengubah aliran pendapatan CPO.
Analisis pengendalian kualitas pada Crude Palm Kernel Oil dengan metode Six Sigma di PT. X Irsyad Septiawan; Margie Subahagia Ningsih; Indra Gunawan
Jurnal VORTEKS Vol. 3 No. 1 (2022): Sustainable Energy and IoT
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/vorteks.v3i1.153

Abstract

Perkembangan industri kelapa sawit sedang meningkat di Indonesia, karena kelapa sawit merupakan tanaman primadona yang menjadi sumber devisa bagi negara. PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak kelapa sawit dan salah satu produksi perusahaan adalah minyak Crude Palm Kernel Oil (CPKO), agar bisa bersaing di pasaran, perusahaan berusaha terus meningkatkan kualitas dengan menekan angka produk out of spesification (outspec). Pada data produksi tahun 2020-2021, diketahui produk masih banyak mengalami outspec. CPKO yang diproduksi dipengaruhi beberapa faktor yaitu, kadar asam lemak bebas (ALB), \ kadar air, kadar kotoran dan warna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan yang meminimalisir produk outspec dan mengetahui faktor yang paling mempengaruhi kualitas CPKO dengan menggunakan metode Six Sigma. Six sigma merupakan metode untuk meningkatkan kualitas produk mencapai target 3,4 kegagalan per satu juta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk barang dan jasa. Dalam Six Sigma ada lima fase untuk meningkatkan kualitas yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, Control. Menggunakan metode six sigma diketahui kualitas produk minyak CPKO dari PT. X adalah 3.16 dengan outspec sebesar 502.703 kg. Faktor yang mempengaruhi kualitas CPKO adalah asam lemak bebas (FFA) dengan jumlah 443.214 kg/60,46 %, kadar air 156.201 kg/21,31 %, kadar kotoran  58.620 kg/8,00 %, dan warna 75.020 kg/10,23%, dimana asam lemak bebas yang menjadi faktor utama dalam penurunan kualitas CPKO
Analisis pengendalian kualitas pada Crude Palm Kernel Oil dengan metode Six Sigma di PT. X Irsyad Septiawan; Margie Subahagia Ningsih; Indra Gunawan
Jurnal VORTEKS Vol. 3 No. 1 (2022): Sustainable Energy and IoT
Publisher : Program Studi Teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/vorteks.v3i1.153

Abstract

Perkembangan industri kelapa sawit sedang meningkat di Indonesia, karena kelapa sawit merupakan tanaman primadona yang menjadi sumber devisa bagi negara. PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak kelapa sawit dan salah satu produksi perusahaan adalah minyak Crude Palm Kernel Oil (CPKO), agar bisa bersaing di pasaran, perusahaan berusaha terus meningkatkan kualitas dengan menekan angka produk out of spesification (outspec). Pada data produksi tahun 2020-2021, diketahui produk masih banyak mengalami outspec. CPKO yang diproduksi dipengaruhi beberapa faktor yaitu, kadar asam lemak bebas (ALB), \ kadar air, kadar kotoran dan warna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan yang meminimalisir produk outspec dan mengetahui faktor yang paling mempengaruhi kualitas CPKO dengan menggunakan metode Six Sigma. Six sigma merupakan metode untuk meningkatkan kualitas produk mencapai target 3,4 kegagalan per satu juta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk barang dan jasa. Dalam Six Sigma ada lima fase untuk meningkatkan kualitas yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, Control. Menggunakan metode six sigma diketahui kualitas produk minyak CPKO dari PT. X adalah 3.16 dengan outspec sebesar 502.703 kg. Faktor yang mempengaruhi kualitas CPKO adalah asam lemak bebas (FFA) dengan jumlah 443.214 kg/60,46 %, kadar air 156.201 kg/21,31 %, kadar kotoran  58.620 kg/8,00 %, dan warna 75.020 kg/10,23%, dimana asam lemak bebas yang menjadi faktor utama dalam penurunan kualitas CPKO