Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Mesin Auto Spray untuk Cleaning Candle Filter Amri Abdulah; Apang Djafar Shieddieque; Dede Ardi Rajab; Sukarman Sukarman; Choirul Anwar
Jurnal Metal Indonesia Vol 42, No 2 (2020): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2020.v42.52-62

Abstract

Penelitian ini membahas perbaikan proses penyemprotan pada tahap pembersihan candle filter di PT XYZ, yaitu permasalahan proses penyemprotan manual  pada candle filter  yang tidak efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan proses penyemprotan dengan mesin. Penelitian ini membahas tentang perancangan mesin penyemprot otomatis  candle filter untuk mengurangi waktu pengerjaan. Mesin ini dirancang untuk berbagai ukuran candle filter, dan mesin dapat membersihkan candle filter  dari luar dan dalam secara bersamaan. Hasil perancangan yaitu mesin auto spray memiliki  putaran untuk penggerak nosel yaitu 596,1 Rpm dan pemutar candle filter 480 Rpm. Kecepatan putaran dirancang dengan RPM yang dapat disesuaikan dan dikontrol oleh inverter pada panel. Mesin auto spray memiliki konstruksi yang tahan korosi dan kokoh dengan spesifikasi mesin sepanjang 3005 mm x lebar 515 mm x tinggi 1215 mm. Proses penyemprotan menghemat waktu yaitu mencapai 60% yang diperoleh dari perhitungan proses penyemprotan secara manual, dan menggunakan mesin otomatis masing-masing adalah 25 menit 10 menit. Dari segi kualitas, hasil penyemprotan menggunakan mesin juga lebih baik. Dari 40 sampel yang diuji dari setiap proses, nilai rata-rata partikel saat menggunakan mesin, dan secara manual masing-masing adalah 5,36 gram dan 23,6 gram.
ANALISIS PENGARUH RADIUS DIES TERHADAP SPRINGBACK LOGAM LEMBARAN STAINLESS-STEEL PADA PROSES BENDING HIDROLIK V-DIE Sukarman Sukarman; Choirul Anwar; Nana Rahdiana; Khoirudin Khoirudin; Anwar Ilmar Ramadhan
Jurnal Teknologi Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.12.2.123-132

Abstract

Proses bending merupakan salah satu proses pembentukan material (metal forming) banyak digunakan di proses manufaktur. Penggunaan radius dies bending dan penyetingan sudut bending yang tidak tepat akan berdampak  pada terjadinya kegagalan material dan dimensi.  Penelitian ini menggunakan ekperimental dengan menggunakan material Stainless-Steel (SUS 304) dengan tebal 1.0 mm yang memenuhi standar ASTM A-240. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan parameter sudut bending 90o, yang divariasikan pada radius dies sebesar 1.0 mm dan 1.3 mm. Analisis pengaruh springback telah dilakukan dengan mengatur sudut bending secara hitungan teoritis dan membandingkanya dengan pengaturan sudut aktual. Proses selanjutnya dilakukan analisis dan evaluasi untuk mencapai sudut standar   . Proses bending yang menggunakan sudut bending 93o45” dan 92o30” berturut-turut menghasilkan nilai springback sebesar 0.98 dan 0.97. Sudut benda kerja yang dihasilkan  pada saat  penyetingan sudut  bending 92o30” dan 93o45” berturut-turut adalah 91o30” dan 90O.  Dari data ini didapatkan bahwa proses bending menggukan sudut 92o,30” mendapatkan hasil yang lebih presisi dibandingkan dengan sudut bending teoritis 93o45”.
Analisis Keretakan pada Sambungan Las antara Pipa ASTM A106 dengan Globe Valve Amri Abdulah; Apang Djafar Shieddique; Jatira Jatira; Dede Ardi Rajab; Sukarman Sukarman
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v3i2.2150

Abstract

Crack failure often occurs in piping installations, especially in the welding area which can be caused by excessive stress or corrosion of the material. In this case, the crack failure in the HAZ area will be discussed near the pipe connected to the valve for the heat transfer fluid line. The method used in this paper is the inspection of the attached materials using OES (Optical emission spectroscope), observation of pipe and valve joints and failure analysis. From the results of material inspection, it was found that the pipe used was ASTM A106, then from the microstructure it was seen that the grain dimensions were not homogeneous, it would cause the strength of material heterogeneity, then from visual observation, it could be seen that pipe joints and valve misalignment occurred.