Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Postpartum Midwifery Care Management of Mrs. ‘N’ with Moderate Anaemia at Sitti Khadijah I Women and Children’s Hospital of Makassar, 2023: Manajemen Asuhan Kebidanan Post Partum Pada Ny “N” Dengan Anemia Sedang DI RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tanggal 08 Januari S/D Maret Tahun 2023 Zalsa, Andi Zafani; Firdayanti; Zelna Yuni Andryani
Jurnal Midwifery Vol 6 No 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v6i1.42519

Abstract

Anaemia is a deficiency in red blood cells due to low haemoglobin levels. Red blood cells serve as a means of transporting nutrients and oxygen needed for physiological and biochemical processes in every tissue of the body. The normal haemoglobin level for a pregnant woman is 11 gr%. This scientific paper aims to carry out postpartum maternal care for Mrs. 'N' with moderate anaemia at Sitti Khadijah I Women and Children’s Hospital of Makassar in 2023 using a midwifery management approach within the midwife's scope of practice. Based on the research results, the diagnosis of the patient moderate anaemia was conducted by assessing the patient's history and carrying out the physical examinations and supporting tests (Hb ≤7 gr/dL). The management of moderate anaemia can be done through the administration of additional blood supplements (Iron Tablets), Vitamin C, and educating the patient about iron-rich foods. In conclusion, the appropriate and effective management of moderate anaemia, based on the evidence-based practices, involves the importance of nutritional education for pregnant woman, and the active management implementation of stage III should be conducted properly and correctly.
Integrasi Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Ekoteologi dalam Meningkatkan Ketahanan Remaja Pesantren terhadap Risiko Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini Tri Wahyuningsih; Nurhidayat Triananinsi; Devian Apriani; Leli Wahyuni; Zelna Yuni Andryani; Ferawati Taherong
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.81

Abstract

Remaja pesantren merupakan kelompok usia yang berada pada fase transisi perkembangan biologis, psikologis, dan sosial, di era digital, tantangan tersebut semakin kompleks sehingga rentan terhadap berbagai risiko kesehatan reproduksi, termasuk pergaulan bebas dan pernikahan dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan remaja pesantren terhadap risiko pergaulan bebas dan pernikahan dini melalui integrasi edukasi kesehatan reproduksi dan pendekatan ekoteologi. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Bukit Hidayah Malino, santri sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan edukatif interaktif, diskusi partisipatif, refleksi nilai-nilai keislaman, serta aksi lingkungan berupa penanaman pohon sebagai simbol integrasi antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Evaluasi kegiatan diukur melalui indikator kualitatif berupa observasi dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran santri mengenai kesehatan reproduksi remaja, risiko pergaulan bebas, serta dampak pernikahan dini terhadap kesehatan di masa depan dan pentingnya perilaku hidup sehat dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari nilai keislaman.