Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diversitas Tanaman Pekarangan dan Kontribusinya Terhadap Kesehatan Lingkungan Di Desa Lengkong, Kota Langsa, Aceh Najira Najira; Nafsiah Nafsiah
SEMINAR NASIONAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan merupakan kombinasi dari kondisi fisik yang menciptakan keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi matahari dan flora dan fauna yang terdapat di pekarangan rumah. Lingkungan seringkali sangat panas dan gerah akibat Pemanasan Global, peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan dataran bumi, memerangkap radiasi gelombang panjang matahari di sekitar rumah. Penelitian ini membahas tentang informasi keanekaragaman tumbuhan di desa Lengkong untuk mereduksi panas global di rumah serta menjaga lingkungan tetap asri serta membahas tentang lokasi strategis penanaman yang telah dipilih melalui tahapan eksplorasi, identifikasi dan penentuan kualitas. Dari hasil pengamatan, tanaman yang paling banyak diminati oleh masyarakat di pekarangan rumah adalah 255 pohon mangga, tanaman mangga sangat rimbun, tidak heran jika masyarakat memilih tanaman tersebut sebagai pohon pengkondisi dan untuk menghindari efek pemanasan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keindahan lingkungan sekitar pekarangan rumah. Penghijauan pekarangan juga dapat meningkatkan etika area rumah dengan menciptakan bagian yang menyenangkan untuk dilihat, dan penghijauan untuk menjaga keseimbangan kontras visual pada lingkungan bangunan rumah yang ada.
EFFORTS TO IMPROVE SALTED FISH QUALITY USING ROTARY DRYING SYSTEM TECHNOLOGY IN GAMPONG KUALA LEUGE, PEUREULAK ACEH TIMUR Najira Najira; Ica Veronika Maha; Titi Lestia Sriwahyuni; Nurfadillah Nurfadillah; Nurul Kholiza Priani; Hayatul Nurul Fitri; Ririn Mustika Ningrum; Marina Br. Sembiring; Mardudi Mardudi; Maulina Maulina; Indah Piccaso Habinsaran; Danu Abian latif
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v3i2.1150

Abstract

Gampong Kuala Leuge, Peureulak District is one of the National Priority Rural Areas (KPPN) which has been designated as a Capture and Cultivation Minapolitan area by the Ministry of Marine Affairs and Fisheries because most of its people are fishermen. The conditions faced by the community regarding climate and weather, when the weather is hot, it is very easy to dry the fish, while in the rainy season generally, the salted fish will decrease. Thus, household scale competition also faces increasing competition in the digital age because people still use traditional tools and are very dependent on the climate. Therefore, in an effort to balance the competition it is necessary to increase the quality, productivity, and efficiency of the business by taking into account the aspects of food safety through the activities of the Village Development and Empowerment Holistic Program by creating a Rotary Drying System technology as a substitute for stocking to ensure the quality of fish and avoid contamination of microorganisms. From the problems obtained in the form of the dependence of the drying process on weather conditions so that salted fish products are not optimal, conventional marketing techniques have changed to modern ones by providing online shops, and financial management that has not been recorded properly has changed using digital transaction software.