Pri Hardini
D3 Farmasi, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, 64114, Jawa Timur, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIANEMIA EKSTRAK ETANOL DAN PERASAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma Longa Linn.) DITINJAU DARI PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN DAN ERITROSIT PADA TIKUS GALUR WISTAR DENGAN PENGINDUKASI NaNO2 SECARA IN VIVO Prihardini Prihardini; Dewy Resty Basuki
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.401 KB)

Abstract

Latar belakang : Ekstrak etanol dan perasan rimpang kunyit mengandung senyawa polar yang berkhasiat sebagai anti anemia yang diteliti untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan eritrosit. Tujuan: uji aktivitas antianemia ekstrak etanol dan perasan kunyit yang ditinjau dari peningkatan kadar Hemoglobin dan Eritrosit pada tikus putih galur wistar. Metode: penelitian ini diawali pembuatan ekstrak etanol dan perasan rimpang kunyit, kemudian uji skrining fitokimia dan uji penegasan senyawa kurkuminod dengan metode KLT. Hasil : Didapatkan ekstrak etanolĀ  224,292 gram (22,49%) dan perasan rimpang kunyit 94,404 gram (47,202%). Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol positif pada senyawa steroid, terpenoid, flavonoid, alkaloid, fenolik dan tanin. Sedangkan perasanĀ  rimpang kunyit mengandung senyawa terpenoid, flavonoid, alkaloid dan fenolik. Kelompok perasan kunyit 200 mg/kg BB dan ekstrak etanol kunyit 200 mg/kgBB menunjukkan peningkatan hemoglobin dan eritrosit. Simpulan: Perasan kunyit dengan dosis 200 mg/kg BB dan ekstrak etanol kunyit dengan dosis 200 mg/kgBB menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin dan eritrosit pada uji aktivitas antianemia tikus galur Wistar.
UJI AKTIVIITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KELENGKENG VARIETAS KRISTAL (DIMOCARPUS LONGAN L.) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Pri Hardini
Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is caused by damage to pancreatic beta cells which results in the inability to produce insulin so that blood sugar levels increase. The purpose of this study was to determine whether the administration of ethanol extract of longan leaves of the crystal variety could reduce blood sugar levels in alloxan-induced mice. The method of this study was experimental using 5 groups of 5 mice each. The doses used were 25, 50, and 100 kg/BB for the positive and negative groups respectively. Data were collected before alloxan induction at 4, 6 and 24 hours after administration of the extract. The results of the study described the presence of flavonoids, tannins and saponins. The most effective reduction in glucose levels was at a dose of 100 mg/kg BW. The conclusion of the ethanol extract of longan leaves of the crystal variety has the potential as an antidiabetic with an effective dose of 100 mb/kg BW.
Potensi Analgesik Ekstrak Etanol Kulit Dan Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) Dan Pengamatan Makroskopis Lambung Tikus Rosa Juwita Hesturini; Dewy Resty Basuki; Pri Hardini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v16i2.1552

Abstract

Kulit jeruk purut dan daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C) memiliki beberapa kandungan senyawa kimia seperti tanin, saponin, alkaloid, terpenoid, triterpenoid lupeol serta flavonoid. Senyawa-senyawa ini diketahui memiliki aktivitas farmakologis secara luas karena bioaktivitasnya seperti analgesik, antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas analgetik pada ekstrak etanol kulit dan daun jeruk purut yang tidak menimbulkan iritasi pada lambung tikus secara makroskopis atau aman terhadap lambung. Uji aktivitas analgesik writhing test dengan induksi asam asetat 0,7% dilakukan pada 8 kelompok hewan uji yaitu kelompok kontrol negatif CMC-Na 0,5%, kelompok kontrol positif asetosal 500 mg, kelompok 3, 4 dan 5 perlakuan ekstrak daun jeruk purut dosis 100, 200 dan 300 mg/kgBB, dan kelompok 6, 7 dan 8 perlakuan ekstrak kulit jeruk purut dosis 300, 400, 500 mg/kgBB. Uji keamanan lambung dilakukan setelah perlakuan selama 7 hari secara pengamatan makroskopis. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit dosis 400 mg/kgBB dan daun jeruk purut 300 mg/kgBB memiliki aktivitas sebagai analgesik sebanding dengan asetosal (p>0,05) dengan gambaran makroskopik lambung tidak ditemukan iritasi dan normal dengan total skoring 2