Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KETERATURAN BEROBAT DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN NEUROPATI DIABETIK TIPE 2 Arini Rahmawati
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan kasus setiap tahun. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan jenis diabetes dengan proporsi paling banyak dari total kasus diabetes mellitus. Diabetes mellitus tipe 2 yang tidak terkendali akan menyebabkan terjadinya komplikasi neuropati diabetik. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh faktor keteraturan berobat dan aktivitas fisik terhadap kejadian neuropati diabetik pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain case control. Kelompok kasus pada penelitian ini berjumlah 36 responden dan kelompok kontrol berjumlah 36 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sistematik random sampling. Variabel independen yaitu keteraturan berobat dan aktivitas fisik. Penelitian dilakukan di poli penyakit dalam RSUD Dr. M. Soewandhi Surabaya pada bulan Okbober 2017. Hasil: analisis regresi logistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara keteraturan berobat (p=0,002 < 0,05) dan pola aktivitas fisik (p=0,033 < 0,05) terhadap terjadinya neuropati diabetik. Simpulan dan saran: Variabel keteraturan berobat dan aktivitas fisik mempengaruhi terhadinya neuropati diabetik. Penderita diabetes mellitus tipe 2 diharapkan mencari informasi kesehatan agar penderita diabetes mellitus tipe 2 tidak berakibat pada komplikasi neuropati diabetik.