Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika FLUX

Identifikasi Pencemaran Logam Berat di Sekitar Pelabuhan Lembar Menggunakan Analisa Parameter Fisika dan Kimia Nurhidayati Nurhidayati; Lalu A. Didik; Ahmad Zohdi
Jurnal Fisika FLUX Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.912 KB) | DOI: 10.20527/flux.v18i2.9873

Abstract

ABSTRAK- Pelabuhan Lembar merupakan pelabuhan penyeberangan yang ada di pulau Lombok yang keberadannya sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat khususnya dampak air yang ditimbulkan oleh aktivitas keluar masuknya kapal- kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pencemaran logam berat yang ada disekitar Pelabuhan Lembar menggunakan analisa parameter fisika- kimia. Metode storet adalah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi kualitas air yang parameter ujinya terdiri dari parameter fisika meliputi TDS, Konduktivitas Listrik, pH, serta suhu dan parameter kimia yang meliputi konsentrasi besi (Fe), kadmium (Cd), timbal (Pb), dan tembaga (Cu). Hasil uji tersebut menyatakan bahwa sebagian besar perairan di pelabuhan Lembar tidak terkontaminasi oleh logam berat. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengukuran rata- rata untuk Fe sebesar 0,048 ppm, Cu tertinggi sebesar 0,0137 ppm, Pb tertinggi sebesar 0,0364 ppm, dan Cd tertinggi sebesar 0,0107 ppm.ABSTRACT- Lembar port is a ferry port on the island of Lombok. This port connects Lombok Island and Bali Island. The existence of the Lembar Port is very influential on people's lives, especially the I  mpact of water caused by loading and unloading activities, remaining fuel from cargo ships, as well as pestilence from residents around the port waters. This study aims to identify heavy metal contamination around Lembar port using physico-chemical parameter analysis. The experiment method used to identify water quality whose test parameters consist of physical parameters including TDS, Electrical Conductivity, pH, and temperature and chemical parameters including concentrations of iron (Fe), cadmium (Cd), lead (Pb), and copper (Cu). The test results stated that most of the waters in the Lembar port were not contaminated by heavy metals. This is evidenced by the average measurement results for Fe of 0.048 ppm, the highest Cu at 0.0137 ppm, the highest Pb at 0.0364 ppm, and the highest Cd at 0.0107 ppm.
Analisis Perbandingan Kandungan Fe dan Karakteristik Sifat Listrik Pasir Besi Sungai dan Pantai Lalu A. Didik; Husnul Aini; Ahmad Zohdi
Jurnal Fisika FLUX Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.14 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.7689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kandungan Fe dan karakteristik sifat listrik pasir besi sungai dan laut yang disintesis di Kecamatan Pringgabaya. Sampel pasir besi sungai dan laut kemudian dipisahkan menggunakan magnet permanen, setelah itu dicuci menggunakan aquades dan di keringkan selama 2 jam pada temperatur 2000C. karakterisasi material pasir besi sungai dan laut kemudian di lakukan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spektrometri), 2 titik probe, dan LCR meter untuk mengukur konstanta dielektrik. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa pasir besi sungai dan laut Kecamatan Pringgabaya. Menunjukan adanya perbandingan kandungan mineral, resistivitas dan konstanta dielektrik, kandungan mineral pasir besi sungai lebih besar dibandingkan dengan pantai berkisar dari 9,03 % - 9,8 %, nilai resistivitas sungai dan pantai akan naik pada jarak 10 meter yaitu sebesar 11×104 Ωm dan 10,9×104 Ωm dan konstanta dielektrik sungai dan pantai akan naik pada jarak 10 meter yaitu 13,88×104 dan 15,22×104. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa adanya perbandingan kandungan mineral sungai dan pantai. Hal ini disebabkan karena adanya pengendapan Fe pada sungai yang menyebabkan kandungan mineral pasir besi sungai lebih besar daripada pantai. pada pengukuran resistivitas dan konstanta dielektrik menunjukan perbandingan nilai resistivitas dan konstanta dielektrik pantai dan sungai. Hal ini disebabkan karena semakin jauh jarak pengambilan sampel nilai resistivitas dan konstanta dielektrik semakin besar, disebakan pasir yang dari sungai setelah mengalir menuju pantai akan teresebar rata dan diikuti percampuran kandungan mineral yang lain, adanya percampuran kandungan Fe dan unsur  yang lain menyebabkan nilai resistivitas dan konstanta dielektrik pasir besi pantai lebih banyak karena akan mengandung sifat logam yang mudah menghantarkan arus listrik.