Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN PENDEKTAN SAINTIFIK BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Nur Latifah; Bahtiar Bahtiar; Muhammad Kafrawi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.555 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v7i2.10086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan saintifik berbasis eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran fisika siswa kelas X SMA Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji-t diperoleh ttabel 2,048 dan thitung=3,065, maka diketahui nilai thitung (2, 048)  ttabel (3,065) dengan dk yang besarnya dk = n1 + n2 : 2 dengan taraf signifikansinya 5%. Karena thitung lebih besar dari ttabel pada taraf sisgnifikan 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa model pembelajaran pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pesera didik di kelas X SMA Negeri 8 Mataram tahun 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI MTs. AL-INTISHOR SEKARBELA Bahtiar Bahtiar; Muhammad Kafrawi; Sri Yeni
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.594 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v6i2.2876

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media film animasi terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di MTs. Al-Intishor Sekarbela. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa MTs. Al-Intishor Sekarbela dengan sampel penelitian siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan angket untuk memperoleh motivasi belajar dan tes subjektif untuk memperoleh hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis data motivasi sesudah perlakuan diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 2.86 dan kelas kontrol 2.29, sedangkan untuk analisis data hasil belajar menggunakan uji-t diperoleh  (9.633)    (1.703). Jadi, dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media film animasi terhadap motivasi dan hasil belajar di MTs. Al-Intishor Sekarbela. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD; media film animasi. ABSTRACTThis study aims to determine the effect of cooperative learning model type STAD using animated film media on student motivation and learning outcomes in MTs. Al-Intishor Sekarbela. This type of research is a quasi-experimental research design with a nonequivalent control group design. The population of this study were all MTs students. Al-Intishor Sekarbela with the research sample of class VII-A students as the experimental class and class VII-B as the control class. The sample was determined by using cluster sampling technique. Data collection techniques are using questionnaires to obtain learning motivation and subjective tests to obtain learning outcomes. Based on the results of the analysis of the motivation data after the treatment, the average value of the experimental class was 2.86 and the control class was 2.29, while for the analysis of the learning outcomes data using the t-test, it was obtained ttes  (9,633)> ttable (1.703). So, in this study it can be concluded that there is an effect of the STAD cooperative learning model using animated film media on motivation and learning outcomes in MTs. Al-Intishor Sekarbela. Keywords: cooperative type STAD; animation film media.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN OPEN-ENDED PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 LINGSAR LOMBOK BARAT Muhammad kafrawi
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 3 No 1 (2018): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.441 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v3i1.7

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran Open-Ended pada mata pelajaran fisika di kelas VIIIA SMP Negeri 4 Lingsar Lombok Barat tahun ajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 4 Lingsar Lombok Barat tahun ajaran 2015/2016 sedangkan objek penelitiannya adalah hasil dan aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari hasil evaluasi di setiap akhir siklus dan aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari hasil observasi selama pelaksanaan tindakan. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 61.15 dengan ketuntasan klasikal 71.45% dan rata-rata skor aktivitas belajar siswa 35 dengan kategori kurang aktif. Pada siklus II data hasil dan aktivitas siswa mengalami peningkatan yakni rata-rata kelas sebesar 72.28 dengan ketuntasan klasikal 87.52% dan skor rata-rata aktivitas belajar siswa 67 dengan kriteria aktif. Pada siklus III nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 85.49 dengan ketuntasan klasikal 95.29% dan rata-rata skor aktivitas belajar siswa 70 dengan kriteria sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran Open-Ended dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa di kelas VIIIA SMP Negeri 4 Lingsar Lombok Barat tahun pelajaran 2015/2016.
A Penerapan Strategi Motivasional ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VIII di MTs Raudlatusshibyan NW Belencong Tahun Pelajaran 2021/2022 Muhammad Kafrawi; Mahzuro mahzuro; Rini Ramdani; Linda Sekar Utami
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 6 No 2 (2021): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/konstan.v6i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pengelolaan motivasional ARCS dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII di MTs Raudlatusshibyan NW Belencong Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data motivasi dan hasil belajar fisika siswa selama KBM berlangsung. Data motivasi belajar fisika siswa diperoleh dengan cara pengisian angket oleh siswa yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan tindakan, dan data hasil belajar fisika siswa diperoleh dari hasil evaluasi disetiap akhir siklus. Penelitian ini menunjukkan peningkatan motivasi belajar fisika siswa dengan melihat data sebelum pelaksanaan tindakan diperoleh hasil dari analisis angket motivasi ARCS yaitu kriteria positif rerata = 3,46 (cukup baik) dan kriteria negatif rerata = 2,54 (cukup baik) kemudian setelah pelaksanaan tindakan diperoleh hasil analisis angket motivasi ARCS yaitu kriteria positif rerata = 3,71 (baik) dan kriteria negatif rerata = 3,28 (cukup baik). Penelitian ini juga menunjukkan peningkatan hasil belajar fisika siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 62,82 dengan ketuntasan klasikal 66,7%, sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 69,93 dengan ketuntasan klasikal 86,7 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pengelolaan motivasional ARCS dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII MTs Raudlatusshibyan NW Belencong Tahun Pelajaran 2021/2022.
PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS X MA SAFINATUNNAJA NW REPOK OAK Tuti Zikriana Zikriana; Ahmad Zohdi; Muhammad Kafrawi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v10i1.34219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh pembelajaran fisika dengan  pendekatan induktif melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas X MA Safinatunnaja NW Repok Oak.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Semester II SM Safinatunnaja NW Repok Oak Tahun Ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik tes. Implikasi dari hasil penelitian adalah bahwa pembelajaran Fisika dengan pendekatan induktif menggunakan metode eksperimen memberikan pengaruh yang lebih baik dengan mendapatkan nilai rata-rata terhadap hasil kognitif sebesar 90.21 dari 28 siswa, sedangkan pada penggunaan metode demonstrasi mendapatkan nilai rata-rata sebesar 80.87 dari 31 siswa. Selain itu kemampuan awal siswa kategori tinggi akan memberikan kemampuan kognitif yang lebih baik dibanding dengan kemampuan awal siswa kategori sedang dan rendah. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan pendekatan induktif melalui metode eksperimen terhadap hasil belajar kognitif siswa. Kemudian ada pengaruh penggunaan pendekatan induktif melalui metode demonstrasi terhadap hasil belajar kognitif siswa. Dan ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan induktif melalui metode eksperimen disertai pemberian tugas dan metode demonstrasi disertai pemberian tugas terhadap kemampuan kognitif siswa. Penggunaan metode eksperimen disertai pemberian tugas memberikan kemampuan kognitif lebih baik daripada melalui metode demonstrasi disertai pemberian tugas.This study aims to determine whether there is a difference in the effect of learning physics with an inductive approach through experimental and demonstration methods on cognitive learning outcomes of class X MA Safinatunnaja NW Repok Oak. This study uses an experimental method with a factorial design. The population in this study were all students of class X Semester II SM Safinatunnaja NW Repok Oak for the 2018/2019 academic year. Data collection techniques used are observation techniques, documentation techniques and test techniques. The implication of the research results is that learning Physics with an inductive approach using the experimental method has a better effect by getting an average score on cognitive outcomes of 90.21 out of 28 students, while using the demonstration method gets an average score of 80.87 out of 31 students. In addition, the initial ability of students in the high category will provide better cognitive abilities than the initial abilities of students in the medium and low categories. Based on the results of the research analysis, it can be concluded that there is an effect of using an inductive approach through the experimental method on students' cognitive learning outcomes. Then there is the effect of using an inductive approach through the demonstration method on students' cognitive learning outcomes. And there is a difference in the effect between the use of the inductive approach through the experimental method with assignments and demonstration methods with assignments on students' cognitive abilities. The use of the experimental method accompanied by assignments provides better cognitive abilities than through the demonstration method accompanied by assignments.
Identifikasi Miskonsepsi dan Tingkat Pemahaman Mahasiswa Tadris Fisika pada Materi Listrik Dinamis Menggunakan 3-Tier Diagnostic Test Lalu A. Didik; Muh. Wahyudi; Muhammad Kafrawi
Journal of Natural Science and Integration Vol 3, No 2 (2020): JNSI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v3i2.9911

Abstract

This study aims to determine the misconceptions and level of understanding of physics education students on dynamic electricity. The method used is descriptive quantitative research methods. The research sample was 33 students of the tadris physics study program who are currently taking basic physics courses 2 even semester 2019/2020. Data collection used a 3-tier diagnostic test. In the concept of current and electric voltage, students who are included in the full understanding category are 26% and 29% understand partially with the low category and the level of misconception reaches 45%. In the concept of ohm law and electrical resistance, it was found that students with a full understanding level of 23% and partially understanding 14% were in the low category and the level of student misconception showed the largest percentage, namely 63% with the high category. In the concept of electrical circuits, students with a full understanding level of 29% and partially understanding 50% and included in the medium category with student misconceptions showed the smallest percentage was 21% with the low category. As a whole, it shows that the average level of students' understanding and misconceptions on dynamic electricity material is still low with a percentage of 26% and partial understanding is moderate with a percentage of 31% and a misconception of 43% with a moderate category. Keywords: Misconception, level of undertanding, 3-tier diagnostic, electricicity.ABSTRAK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi dan tingkat pemahaman mahasiswa tadris fisika pada materi listrik dinamis. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah 33 orang mahasiswa program studi tadris fisika yang sedang menempuh mata kuliah fisika dasar 2 semester genap 2019/2020. Pengumpulan data menggunakan 3-tier diagnostic test. Pada konsep arus dan tegangan listrik, mahasiswa yang termasuk dalam kategori pemahaman penuh sebesar 26% dan paham sebagian sebesar 29% dengan kategori rendah dan tingkat miskonsepsi mencapai 45%. Pada konsep hukum ohm dan hambatan listrik didapatkan bahwa mahasiswa dengan tingkat pemahaman penuh sebesar 23% dan paham sebagian 14% dengan kategori rendah dan tingkat miskonsepsi mahasiswa menunjukkan persentase paling besar yaitu sebesar 63% dengan kategori tinggi. Pada konsep rangkaian listrik, mahasiswa dengan tingkat pemahaman penuh 29%, paham sebagian 50% dengan kategori sedang serta miskonsepsi mahasiswa menunjukkan persentase paling kecil yaitu 21% dengan kategori rendah. Secara kesuluruhan rata-rata tingkat pemahaman dan miskonsepsi mahasiswa pada materi listrik dinamis masih tergolong rendah dengan persentase sebesar 26% dan paham sebagian tergolong sedang dengan persentase 31% dan miskonsepsi sebesar 43% dengan kategori sedang.Kata kunci: miskonsepsi, tingkat pemahaman, 3-tier diagnostic, listrik dinamis
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berbantuan Media Poster terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Siti Nur Rahmah; Muhammad Kafrawi; Alwan Mahsul
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.425 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v3i2.3845

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan bantuan media poster pada aktivitas dan hasil belajar fisika siswa di MTs Darunnajah Al-Falah Telagawaru. Sampelnya kelas VIIIA 21 orang dan kelas VIIIB 17 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata aktivitas belajar siswa kelas eksperimen 19,25 berada pada interval 19,25 ≤ A ≤ 22,75 kategori aktif dan kelas kontrol 11,75 berada pada interval 07,00 ≤ A ≤ 12,25 kategori sangat kurang aktif. Sedangkan hasil belajar diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 74,12 dan kelas kontrol 63,67. Melalui uji hipotesis dengan menggunakan t-test pooled varian, diperoleh thitung > ttabel atau 2,42 > 2,04 dengan dk = dan taraf signifikan 5%, yang berarti ada perbedaan yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media poster terhadap aktivitas dan hasil belajar fisika siswa di MTs Darunnajah Al-Falah Telagawaru tahun ajaran 2018/2019.
The Effectiveness of PBL Model Physics e-Book with STEMI Approach to Improve Student’s Problem-Solving Ability in terms of Gender Bahtiar Bahtiar; Muhammad Kafrawi
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 8, No 2 (2023): May 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jipf.v8i2.3874

Abstract

The learning process that uses learning models and approaches that involve the active role of students can improve students' abilities. This study aims to analyze the effectiveness of the physics e-book PBL model with a STEMI approach to improve students’ problem-solving abilities in terms of gender. In this quantitative study, a one group pretest-posttest approach was used. The research sample used was 55 class XI students of MA Hidayatullah Mataram, of which 25 were male students and 30 were female students. Collecting data on the effectiveness of using the problem-solving ability description instrument which consists of eight questions. Effectiveness data analysis used the N-Gain test and Rash model analysis. The results showed that male students dominated the IPSA-1 indicator (89.06) and IPSA-2 (68.23), while female students were more dominant in the IPSA-3 (89.19), IPSA-4 (76.35), and IPSA-5 (71.35). The results also showed that female students in all sub-subjects of work and energy had a higher average score than male students. In general, the results of the study also show that the PBL model physics e-book with the STEMI approach used in the learning process is effective in increasing the PSA of male and female students with an N-Gain score of 70.04.