Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LATAH: A CLINICAL LINGUISTIC REVIEW Ahmad Mubarok; Faisal Rahman; Fajrianor Fajrianor
LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : English Department of Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/let.v10i1.3845

Abstract

This study describes the speech disorder in latah patients in terms of phonology with the Clinical Linguistic approach. Latah is a linguistic behaviour that occurs when someone is shocked, accidentally issuing words spontaneously and not aware of what he/she is saying. The the subjects of the study were severe latah sufferers namely latah echolalia, coprolalia, and automatic obedience, totalling 3 people. The words spoken by latah sufferers become research material and are reviewed from the phonological aspect in a clinical linguistic perspective. The main requirement for latah people is shock. Latah sufferers should be valued more. The surrounding environment has an important role for the recovery of latah sufferers because basically latah sufferers are caused by the surrounding environment. To reduce and cure latah, sufferers must find peace of life. The rest, the sufferers are encouraged to do relaxation exercises, meditation, and concentration on a regular basis. This activity will help sufferers to recovery.
Representasi Israel dalam Media Massa Daring CNN Indonesia: Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Herliana Juliyanti; Ian Wahyuni; Ahmad Mubarok
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v10i2.22713

Abstract

Fungsi media tidak hanya sekadar menyajikan fakta, tetapi juga dapat melakukan konstruksi sosial berdasarkan ideologi media. Dalam konteks ini, tujuan peneliti adalah menelaah cara Israel direpresentasikan oleh CNN Indonesia melalui pemberitaan konflik dengan Palestina, terutama pada periode Oktober 2023 hingga Agustus 2024. Representasi tersebut dianalisis menggunakan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengetahui bagaimana Israel dimunculkan dalam teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data yang dikumpulkan berupa kutipan teks dari berita daring CNN Indonesia yang membahas konflik Israel-Palestina. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik dokumentasi, dan teknik catat. Dalam penelitian ini digunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model Theo Van Leeuwen, khususnya strategi inklusi, untuk menganalisis cara Israel dimunculkan dalam pemberitaan. Data dianalisis menggunakan metode padan referensial dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya bentuk strategi inklusi yang digunakan CNN Indonesia untuk menampilkan Israel dalam teks berita, diantaranya yaitu diferensiasi-indiferensiasi digunakan untuk menampilkan Israel sebagai aktor tunggal yang bertanggung jawab atas penderitaan warga palestina; objektivitas-abstraksi digunakan untuk menegaskan perlakuan ataupun jumlah korban imbas serangan Israel; kategorisasi, identifikasi dan determinasi digunakan untuk menampilkan citra Israel yang cenderung negatif; individualisasi-asimilasi digunakan untuk menjelaskan bahwa yang bertanggung jawab hanya pihak Israel secara individu atau berkelompok; dan asosiasi-disosiasi digunakan untuk menunjukkan ada atau tidaknya keterkaitan Israel terhadap konflik lainnya. Mengenai representasi, CNN Indonesia membentuk konstruksi makna melalui pemilihan kata, frasa, dan struktur kalimat yang menunjukkan Israel dengan konotasi negatif sehingga dapat menggiring opini pembaca.