Fetty Indriaty
Baristand Industri Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN GULA DAN SARI BUAH TERHADAP KUALITAS MINUMAN SERBUK DAGING BUAH PALA Fetty Indriaty; Yunita F Assah
Jurnal Penelitian Teknologi Industri Volume 7, No. 1 Juni, Tahun 2015
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.856 KB) | DOI: 10.33749/jpti.v7i1.4683

Abstract

Daging buah pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan bagian dari buah pala yang beratnya sekitar 70% dari berat utuh, dan telah dimanfaatkan menjadi berbagai macam produk makanan.Tujuan penelitian ini ialah memanfaatkan daging buah pala untuk pembuatan serbuk instan dan mendapatkan formulasi minuman serbuk instan daging buah pala. Penelitian menggunakan metode percobaan dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan penambahan gula 90%, sari buah pala 10%; gula 80%: sari buah pala 20%; gula 70%, sari buah 30%; gula 60%; sari buah pala 40%; dan gula 50%: sari buah 50%. Pengamatan dilakukan menggunakan beberapa parameter pada SNI 01-4320-2004 yaitu kadar gula, kadar air, uji mikrobiologi berupa angka lempeng total dan coliform; uji pH, uji kelarutan, serta uji organoleptik terhadap rasa, aroma, dan penampakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi perbandingan penambahan gula dan sari buah memiliki pengaruh yang nyata terhadap kadar pH, kelarutan, dan parameter organoleptik yang meliputi rasa, aroma, dan penampakan, serta tidak memiliki pengaruh nyata terhadap kadar air. Serbuk instan daging buah pala memenuhi syarat mutu SNI 01-4320-2004 untuk parameter kadar air dan parameter mikrobiologi yang meliputi angka lempeng total dan coliform. Perlakuan terbaik didapat pada variasi penambahan gula 60%:sari buah 40% yang menghasilkan serbuk minuman instan dengan kadar gula 84,79%, kadar air 0,4%, kadar abu 0,53%, dan kadar kelarutan 99,89%, dengan uji organoleptik terhadap rasa, aroma, dan penampakan cenderung lebih disukai panelis dengan skor penilaian agak suka.  Kata kunci: daging buah pala, serbuk instan daging buah pala
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP MUTU GULA CAIR DARI NIRA AREN Yunita Filia Assah; Fetty Indriaty
Jurnal Penelitian Teknologi Industri Vol. 10 No. 1 Juni 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.262 KB) | DOI: 10.33749/jpti.v10i1.3558

Abstract

ABSTRAKNira aren adalah produk utama yang dihasilkan oleh pohon aren yang dapat dimanfaatkan untuk minuman yang disebut “saguer”, diolah menjadi gula merah cetak atau gula semut. Penggunaan gula merah pada umumnya oleh masyarakat dengan cara diencerkan terlebih dahulu baik untuk minuman, makanan rumah tangga, maupun industri. Dengan mengolah nira aren menjadi gula cair akan mempermudah dalam penggunaan dan sebagai penganekaragaman dari produk nira aren. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gula cair dari nira aren dan mengamati perubahan mutu gula cair selama penyimpanan dengan menggunakan beberapa jenis kemasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  menggunakan perlakuan jenis kemasan, yaitu kemasan polietilen (PET), botol gelas (BG), dan stand up pouch plastic (SP) dengan waktu penyimpanan 0,1,2,3 bulan. Pengamatan dilakukan terhadap kadar abu dan mineral, kadar air, total gula, pH, viskositas, jumlah bakteri, kapang serta uji organoleptik berupa pengamatan terhadap warna dan rasa dari gula cair yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gula cair dari nira aren dengan perlakuan kemasan Poly Etilene Terephthalate (PET),botol gelas (BG), dan stand pouch plastic (SP) dengan waktu penyimpanan sampai 3 bulan diperoleh kadar air rata-rata berkisar 18,29-20,55%; total gula 56,68-59,22%; pH 7,87-8,11; viskositas 1,80-4,4 cp; kadar abu 0,75-0,95%; mineral (Fe) 0,45-0,83 ppm, (Na) 2300,7-2466,13 ppm, (Kalium) 5281,97-5068,08 ppm, (Mg) 226,28-272,59 ppm, (Ca) 185,28-204,22 ppm; total bakteri dan kapang <10 koloni/gram; warna cokelat kemerahan, dan rasa manis. Gula cair dari nira aren yang dikemas dalam kemasan PET, BG, dan SP sampai dengan penyimpanan 3 bulan masih baik untuk dikonsumsi.Kata kunci: Gula Cair, Nira Aren, Penyimpanan
EVALUASI NILAI GIZI IKAN TERI DENGAN PEMBERIAN BUMBU PADA UMUR SIMPAN BERBEDA Angcivioletta Moniharapon; Fetty Indriaty
Jurnal Penelitian Teknologi Industri Volume 7, No. 1 Juni, Tahun 2015
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.363 KB) | DOI: 10.33749/jpti.v7i1.4681

Abstract

Telah dilakukan pengembangan pemanfaatan ikan teri menjadi “walowa kacang” dengan menggunakan bumbu-bumbu sebagai penambah cita rasa bawang putih dan cabai  memiliki sifat antimikrobial yang aman bagi manusia sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pengawet bahan makanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan penelitian terdahulu dengan inovasi penambahan cita rasa pedas, bawang, dan pencampuran antara pedas dan bawang pada walowa kacang, serta menganalisa mutu dari walowa kacang yang bercitarasa setelah proses pembuatan dan proses penyimpanan.Penelitian ini dilaksanakan dengan metode percobaan deskriptif dengan pemberian bumbu cabai, bawang dan campuran cabai dan bawang yang dilaksanakan dengan tahap yaitu pemberian garam 3% dan bumbu-bumbu bawang putih, cabai dan campuran bawang putih dan cabai masing-masing sebanyak 2% dan dilakukan penyimpanan selama 0, 1, 2, 3 bulan. Penilaian mutu kimia dilakukan selama penyimpanan melalui pengujian kadar air, kadar protein, uji mikrobiologi (TPC) dan uji organoleptik.Hasil penelitian menyatakan bahwa selama 3 bulan penyimpanan, nilai kadar air terhadap TPC walowa kacang mengalami penurunan sebesar 8.46%, sedangkan kadar protein walowa kacang  meningkat, untuk setiap penambahan citarasa bawang, cabai dan campuran bawang dan cabai. Nilai Organoleptik Tekstur, Rasa dan Kenampakan (citarasa bawang, cabai dan campuran bawang dan cabai) Walowa Kacang berturut-turut adalah poin 3(agak disukai) dengan lama penyimpanan terbaik 0-2 bulan, poin 3 (agak disukai) dengan lama penyimpanan 0-3 bulan, dan poin 4 (disukai) dengan lama penyimpanan 0-2 bulan. Kata Kunci: Ikan Teri, Bumbu, Nilai Nutrisi, Penyimpanan