Bunga Listia Paramita
Faculty of Public Health, University of Indonesia National Sport Hospital, Ministry of Youth and Sport

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSIAPAN RUMAH SAKIT SEBAGAI RUJUKAN PADA KOMPETISI OLAHRAGA: PENGALAMAN RUMAH SAKIT OLAHRAGA NASIONAL SEBAGAI RUMAH SAKIT RUJUKAN ASIAN GAMES 2018 Bunga Listia Paramita; Dumilah Ayuningtyas
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.282 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i1.785

Abstract

Di dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018 lalu, Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) menjadi salah satu dari 28 rumah sakit rujukan dan telah memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Olympic Council of Asia (OCA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi langkah persiapan rumah sakit rujukan pada kompetisi olahraga berdasarkan pengalaman RSON pada penyelenggaraan Asian Games 2018 sehingga berguna sebagai informasi di dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan model sistem input-proses-output, yang melibatkan 6 unsur manajemen (Man, Money, Material, Machine, Method, dan Market). Penelitian dilakukan mulai dari 5 Mei 2017 – 2 September 2018 yang berlokasi di RSON dengan data primer berdasarkan observasi dan keterlibatan langsung peneliti pertama di lokasi, serta data sekunder dari regulasi internal rumah sakit, laporan keuangan rumah sakit, dan rekam medis pasien. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa unsur kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, ketersediaan anggaran, fasilitas ruangan pelayanan khusus, dan penetapan Surat Keputusan (SK) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi unsur input yang penting. Selain itu, rumah sakit juga perlu mempelajari regulasi kompetisi olahraga yang diselenggarakan, jenis dan karakteristik cabang olahraga yang dipertandingkan, karakteristik setiap negara yang berpartisipasi terutama terkait penyakit endemis atau yang berpotensi menyebabkan kejadian luar biasa. Seluruh unsur ini saling bersinergis di dalam proses pemberian layanan rumah sakit rujukan. Dari segi output, RSON telah melayani 29 pasien, dengan mayoritas kunjungan berasal dari Indonesia (22 pasien), mayoritas cabang olahraga yang dirujuk adalah bola tangan (handball) (22 orang), dan diagnosis terbanyak yaitu contusion shoulder dekstra (10%) dan impingement syndrome right shoulder (10%). Adanya variasi jenis dan jumlah angka kejadian cedera atau penyakit, asal negara dan jenis cabang olahraga yang mengalami cedera ataupun penyakit yang dirujuk ke rumah sakit rujukan kompetisi olahraga dapat dipengaruhi oleh lokasi venue yang terdekat dengan rumah sakit rujukan, cabang olahraga yang bertanding di venue tersebut dan tingkat resiko cedera cabang olahraga tersebut, dan faktor lain yang mempengaruhinya.