Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Dermatitis Atopik Terhadap Orangtua/Wali Siswa di TK dan KB Tunas Daud Mataram Dedianto Hidajat; Dian Puspita Sari; Anak Agung Ayu Niti Wedayani; Pujiarohman Pujiarohman
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Gema Ngabdi
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v2i2.42

Abstract

Atopic dermatitis (AD) is a chronic, recurrent skin inflammatory disease that commonly affects children. There is an increasing prevalence of AD in South East Asia and this creates a high economic burden in addition to reducing patients’ and family quality of life. Correct understandings of the disease and its management are very important for family or caregiver of children with AD. Nevertheless, misunderstandings, lack of information and adherence to therapy and poor self-management are the main reasons of dissatisfaction with treatment. Parents often mistook food allergy as the cause of DA and this lead to unnecessary avoidance of certain food. This potentially leads to nutritional problems in children. This educational intervention activity aimed to increase parent and teachers’ knowledge regarding the cause and symptoms of AD, as well as appropriate diagnostic and therapeutic approach for children with AD. This activity was delivered in the form of lecture and discussion, and 75 parents and teachers participated in this event. Almost half of the participants (34 people) had not heard about AD previously. Based on the analysis of pretest (median 5.00) and posttest (median 8.00) results, we found a significant improvement of knowledge on AD among participants (p < 0.01). Pretest scores were associated with participants’ age, while posttest scores were associated with participants’ education level. In conclusion, this educational intervention had been successfully improved participants’ knowledge of AD.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN WAKTU DAN MANAJEMEN STRESS BAGI ORANGTUA TUNGGAL DI DESA TAWUN KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Jurnal Pepadu; Lenny Herlina; Arfi Syamsun; Ida Lestari Harahap; Pujiarohman Pujiarohman
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2253

Abstract

Perempuan dan stress serta problem mengatur waktu adalah seumpama dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, hal tersebut mengingat multy tugas yang harus disandang kaum perempuan pada umumnya, semisal urusan domestic rumah tangga, mendidik anak-anak, kewajiban social di lingkungan tempat tinggal hingga membantu suami mencari nafkah. Bahkan tak dapat dinafikan betapa banyak perempuan dalam hal ini ibu tunggal (janda) yang berperan sebagai pencari nafkah utama. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini membidik bagaimana kondisi para janda di desa Tawun kecamatan Sekotong kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat berdasarkan pada fakta lapangan banyaknya janda di lokasi tersebut dengan tujuan memberikan pemahaman yang baik terkait stress dan manajemen waktu yang tentunya menjadi dua hal yang kerap menimbulkan probematika yang lebih tinggi dialami para janda dibandingkan ibu-ibu yang bukan janda. Pengabdian ini bertujuan pula untuk mengarahkan masyarakat agar memiliki kesadaran bagaimana mengelola stress dan mengelola waktu dengan baik, sebagaimana pandangan ilmu psikologi dan ilmu agama. Hasil kegiatan, (1) peserta mendapat pengetahuan dan pengarahan tentang pengelolaan stress dan manajemen waktu, (2) peserta mendapatkan pengukuran dan pendampingan pengelolaan stress dan manajemen waktu. 3) Terbentuknya kelompok Janda yang diayomi PKK Kabupaten Lombok Barat.