Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Manajemen Risiko Sistem Informasi Menggunakan Metode Octave Allegro Berkat Samuel Gunawan Naibaho; Djajasukma Tjahjadi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 1: April 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.44 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i1.758

Abstract

Abstrak. Berbagai ancaman yang timbul pada sistem informasi membuktikan pentingnya keamanan sistem informasi sehingga untuk melindunginya diperlukan pengelolaan yang tepat dan akurat. Salah satunya dengan menerapkan manajemen risiko yang bertujuan untuk meminimalisir ancaman kerusakan dan ekspoitasi terhadap sistem informasi perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko dan dampak yang timbul pada sistem informasi PT. XYZ, serta mengidentifikasi langkah-langkah potensial sebagai upaya mitigasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data yang dihasilkan berupa data kualitatif dengan menghasilkan pendekatan mitigasi terhadap risiko sistem informasi. Selanjutnya data yang diperoleh diolah dengan menggunakan metode OCTAVE Allegro. Hasil menunjukkan impact area financial memiliki nilai prioritas paling tinggi. Sementara data budgeting menjadi salah satu informasi data paling penting dalam aspek financial. Analisis risiko terhadap data budgeting menghasilkan 8 areas of concern, 6 diantaranya dapat menimbulkan kerugian yang besar sehingga diperlukan pembangunan langkah untuk memitigasinya.Kata kunci: Data budgeting; Keamanan sistem informasi; Manajemen risiko; OCTAVE Allegro Abstract. Various threats which arise in the information system prove the importance of information system security. To protect it, proper and accurate management is needed. Risk management implementation aims to minimize the threat of damage and exploitation to the company's information system. This study aimed to identify and analyze the risks and impacts which arise on the information system of PT. XYZ, as well as identified potential measures as mitigation efforts. Qualitative data were obtained through interviews and observations. Data analysis was conducted using the OCTAVE Allegro method. Results showed the financial impact area had the highest priority value. Meanwhile, budgeting data was one of the most crucial data information in the financial aspect. The risk analysis of budgeting data resulted in 8 areas of concern, 6 of which can cause losses, so mitigation approaches are needed to minimize the impact of risk.Keywords: Budgeting data; Information system security; Risk management; OCTAVE Allegro
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pembelian Impulsif pada Pengguna Aplikasi Shopee Merry Cynthia; Djajasukma Tjahjadi; Ekabrata Yudhistyra
Media Informatika Vol 20 No 2 (2021)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.796 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v20i2.62

Abstract

Pekembangan teknologi yang sangat cepat sekarang ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan khususnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Salah satu aplikasi yang memanfaatkan teknologi untuk e-commerce yaitu Shopee. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui seberapa besar pengaruh promosi, kualitas informasi, electronic word of mouth, online store belief’s, persepsi harga, dan motivasi belanja hedonis terhadap pembelian impulsif pengguna. Penelitian ini dilakukan kepada 290 responden dan menggunakan model analisis regresi linear berganda Pada penelitian ini diketahui bahwa persepsi harga dan motivasi belanja hedonis berpengaruh terhadap pembelian impulsif pengguna, tetapi promosi, kualitas informasi, electronic word of mouth, online store belief’s tidak berpengaruh terhadap pembelian impulsif pengguna. Pada penelitian ini menggunakan gender sebagai pemoderasi dan diperoleh hasil pada responden pria kualitas informasi dan persepsi harga berpengaruh terhadap pembelian impulsif sedangkan pada responden wanita online store belief’s dan motivasi belanja hedonis berpengaruh terhadap pembelian impulsif.
Designing The Architecture Of Population Administration Information Systems Using Methods Rational Unified Process (Rup) Mario Joseph Christianto; Djajasukma Tjahjadi; Christina Juliane
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i2.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana proses pelayanan administrasi yang berlangsung di Kecamatan Bojongloa Kaler, serta kelebihan dan kelemahan dari proses pelaksaan yang berlangsung di sana. Kecamatan Bojongloa Kaler merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, dan merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya. Terdiri dari 5 kelurahan yaitu Kelurahan Jamika, Kelurahan Babakan Asih, Kelurahan Babakan Tarogong, Kelurahan Suka Asih, dan Kelurahan Kopo. Meskipun merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya, nyatanya banyak permasalahan yang terjadi dalam proses pengelolaan administrasi di kecamatan ini. Berdasarkan kondisi tersebut maka akan dibuat suatu perancangan arsitek terkait dengan sistem informasi administrasi kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam pembuatan arsitektur Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler adalah metode Rational Unified Process (RUP). Dalam penelitian ini, metode penelilitan yang digunakan berasal dari 2 jenis sumber data, yaitu jenis data primer yang bersumber dari wawancara dan observasi dan jenis data sekunder, sedangkan hasil yang dibuat adalah implementasi dari metode Inception dan Elaboration dimana metode Inception meliputi beberapa proses seperti pemodelan proses pelayanan administrasi, analisis kebutuhan, penentuan tipe pengguna, dan peran pengguna, sedangkan metode Elaboration difokuskan pada pembuatan requirement tambahan dari Inception ditambah dengan analysis and design yang terdiri dari perbaikan Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. Pada akhirnya, dengan dibuatnya arsitektur Sistem Informasi ini, diharapkan petugas di Kantor Kelurahan Bojongloa Kaler memiliki gambaran sistem seperti apa yang diinginkan, sehingga dapat memperoleh rekomendasi tentang sistem tersebut dan pada akhirnya dapat membuat pelayanan administrasi dan kependudukan. Proses di Kecamatan Bojongloa Kaler lebih cepat, efektif, dan efisien.