Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KOMPARASI BIAYA TRANSAKSI PADA PERDAGANGAN ONLINE DAN OFFLINE (STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA MALANG) Miftah Faris
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.909 KB)

Abstract

Pemasaran produk adalah salah satu hal cukup penting dalam bersaing di era globalisasi ekonomi yang mana perdagangan lebih kompetitif dan hal ini membuat UMKM dituntut untuk dapat bersaing dengan  perusahaan besar dan produk  asing.  Strategi pemasaran pada umumnya adalah perdagangan offline, namun saat ini adanya pemasaran yang menggunakan teknologi dan internet atau bisa disebut pemasaran modern atau online. Penelitian ini membandingkan salah satu faktor ekonomi kelembagaan yaitu biaya transaksi (ex-ante cost `dan ex-post cost) antara perdagangan online dan offline dengan uji beda independent sample t-test dan sampel yang diteliti berjumlah 25 responden.  Tujuan dari  penelitian ini yaitu  untuk melihat  tingkat efisiensi secara relatif  antara perdagangan online dan offline yang dilihat dari besaran biaya transaksi yang dikeluarkan. Setelah dilakukan  serangkaian  uji perbedaan perdagangan offline  dan perdagangan online memiliki kesamaan atau bersifat homogen yang berarti tidak memiliki perbedaan yang signifikan diantara keduanya.  Namun, jika dilihat dari setiap rata-rata variabelnya,  biaya negosiasi,  biaya administrasi, biaya salah adaptasi dan biaya pengiriman  perdagangan offline lebih efisien dibandingkan dengan online dan hanya  biaya pengelolaan iklan, perdagangan online dinilai lebih efisien dibandingkan dengan perdagangan offline.Kata kunci:  Biaya Transaksi, Ex-ante Cost,  Ex-post Cost,  Rasionalitas Terbatas, Perilaku Oportunistik, Perdagangan, Pemasaran, Online Shop, UMKM .
STUDI KOMPARASI BIAYA TRANSAKSI PADA PERDAGANGAN ONLINE DAN OFFLINE (STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA MALANG) Faris, Miftah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran produk adalah salah satu hal cukup penting dalam bersaing di era globalisasi ekonomi yang mana perdagangan lebih kompetitif dan hal ini membuat UMKM dituntut untuk dapat bersaing dengan  perusahaan besar dan produk  asing.  Strategi pemasaran pada umumnya adalah perdagangan offline, namun saat ini adanya pemasaran yang menggunakan teknologi dan internet atau bisa disebut pemasaran modern atau online. Penelitian ini membandingkan salah satu faktor ekonomi kelembagaan yaitu biaya transaksi (ex-ante cost `dan ex-post cost) antara perdagangan online dan offline dengan uji beda independent sample t-test dan sampel yang diteliti berjumlah 25 responden.  Tujuan dari  penelitian ini yaitu  untuk melihat  tingkat efisiensi secara relatif  antara perdagangan online dan offline yang dilihat dari besaran biaya transaksi yang dikeluarkan. Setelah dilakukan  serangkaian  uji perbedaan perdagangan offline  dan perdagangan online memiliki kesamaan atau bersifat homogen yang berarti tidak memiliki perbedaan yang signifikan diantara keduanya.  Namun, jika dilihat dari setiap rata-rata variabelnya,  biaya negosiasi,  biaya administrasi, biaya salah adaptasi dan biaya pengiriman  perdagangan offline lebih efisien dibandingkan dengan online dan hanya  biaya pengelolaan iklan, perdagangan online dinilai lebih efisien dibandingkan dengan perdagangan offline.Kata kunci:  Biaya Transaksi, Ex-ante Cost,  Ex-post Cost,  Rasionalitas Terbatas, Perilaku Oportunistik, Perdagangan, Pemasaran, Online Shop, UMKM .
Pengaruh Work Engagement terhadap Work Productivity Remote Worker di Yogyakarta Nurrahman, Ahmad Lathif; Faris, Miftah
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v7i1.14727

Abstract

Work Productivity remote worker menjadi pembahasan yang penting ketika perubahan metode kerja pasca pandemi Covid-19. Berbeda dengan WFH (work from home) yang dilakukan karena adanya pandemi COVID-19, remote work memiliki pola kerja yang lebih fleksibel, dan karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan di mana saja, asalkan target terpenuhi atau tugas rampung terselesaikan. Menurut beberapa sumber, Work enggagement memiliki pengaruh yang signifikan terhadap work productivity, tetapi belum teruji pada work productivity remote worker. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur work produktivity remote worker berdasarkan efektifitas, efisensi, dan kualitas dan work engagement menggunakan UWES (Utrecht Work Engagement Scale).  Subjek pada penilitian ini ada remote worker yang tinggal di Yogyakarta, sudah menjadi remote worker minimal 2 tahun dan minimal bekerja selama 4 hari dalam seminggu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa work engagement mampu mempengaruhi secara signifikan produktivitas kerja remote worker. Hasil ini dapat dimanfaatkan oleh dunia industri guna mengoptimalkan remote worker sehingga perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien.