Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A HUKUM AGRARIA SEBAGAI OBJEK YURIDIS PRIMA: HUKUM AGRARIA SEBAGAI OBJEK YURIDIS PRIMA Robinson Robinson
Ilmu Hukum Prima (IHP) Vol. 4 No. 3 (2021): JURNAL ILMU HUKUM PRIMA
Publisher : jurnal.unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jihp.v4i3.2141

Abstract

Tanah selaku objek yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan kepentingan negara. Peraturan atas tanah telah berlaku sejak Tahun 1960 pada Undang-Undang Pokok Agaria. Munculnya argumen atas perlunya pembenahan atas peraturan atas agraria. Dalam penelitian mengunakan metode yuridis normatif dalam menganalisis permasalahan yang ada. Sehingga dilihat bahwa manfaat pendaftaran tanah sangatlah penting dan dilihat bagaimana kejelasan atas pendaftaran tanah dapat berpengaruh besar bagi kepentingan baik penguna ataupun terhadap negara. Baik dari peran notaris hingga PPAT sebagai pejabat umum juga mempunyai tugas yang sangat intim dalam mendata juga membantu mencapai tujuan yang ada. Beberapa argumen yang muncul kemudian menjadi dorongan atas sadarnya kebutuhan hukum agraria yang perlu dikembangkan agar dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
PELAKSANAAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKOSISTEM DAN EKONOMI WISATA SUMATERA UTARA (STUDI BALAP F1H2O DI LOKASI DANAU TOBA) Robinson Robinson; Rudy Hartono; Marolop ButarButar
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i1.3129

Abstract

Lingkungan menjadi bagian terpenting dari kehidupan manusia terutama untuk generasi mendatang. Penerapan lingkungan hingga sekarang membutuhkan perhatian yang khusus terutama untuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini menjadi perhatian khusu terutama dengan adanya acara yang cukup besar yakni balap F1H2O yang di adakan disalah satu tempat yang baru disahkan sebagai grobal geopark yakni di Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia, Metode penelitian ini mengunakan metode yuridis empiris yakni menguji kejadian yang terjadi dibandingkan dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil analisis dari penelitian ini yakni pengaturan yang mengatur tentang lingkungan hidup serta peran serta aturan dibawah Undang-Undang telah baik, sehingga hanya perlu penerapan yang tegas atas pemberlakuan Peraturan yang ada. Perlunya perhatian khusus terutama pengembangan mental dari masyarakat serta pejabat yang menjalankan, tidak jepas juga masih minimnya pemahaman masyarakat serta penerapan pembangunan berkelanjutan yang memiliki efek tidak hanya pada sekarang tetapi juga pada generasi yang akan datang. Pengawasan atas balap F1H2O dinilai telah sukses menarik minat bagi investor maupun pengada acara, tetapi hal ini juga menarik beberapa tanggapan seperti masih kurangnya pemerintah menarik budaya lokal sebagai nilai khusus yang tidak boleh dibuang.