Alfiarini
STMIK Bina Nusantara Jaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dalam Seleksi Panitia Pengawas Kecamatan Deni Apriadi; Alfiarini
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 7 No 1 (2021): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.152 KB) | DOI: 10.33372/stn.v7i1.712

Abstract

Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan merupakan salah satu lembaga pengawas pemilu yang bersifat ad hoc (sementara) yang mengurusi pengawasan penyelenggaraan Pemilu di tingkat kecamatan. Panwascam memiliki fungsi dan peran strategis dalam upaya untuk menciptakan penyelenggara pemilu yang demokratis di tingkat kecamatan. Untuk menghindari terjadinya subyektivitas dan nepotisme dalam seleksi Panwascam maka perlu adanya Sistem Penunjang keputusan untuk membantu Ketua Bawaslu dalam mengambil keputusan. Sebagai pendukung proses pengambilan keputusan maka dibuat sistem berbasis komputer yang dikenal sebagai Decision Support system (DSS) atau sistem penunjang keputusan. Metode AHP dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang bersifat kompleks tidak tidak terstruktur dimana dibuat dalam sebuah struktur yang berhierarki dari kriteria yang dipilih sampai pada sub-sub kriteria yang paling dalam. Seleksi Panwascam dilakukan dengan menggunakan kriteria-kriteria yang sudah di tetapkan dan membandingkan antara kriteria dengan kriteria, kriteria dengan alternatif dan menetukan prioritas berdasarkan peringkat dari setiap alternatif. Sehingga diharapkan dapat membantu pihak Bawaslu dalam melakukan seleksi Panwascam yang lebih cepat dan akurat.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tuberculosis Menggunakan Metode Forward Chaining dan Backward Chaining Feni Khatijah; Alfiarini; Ahmadi
Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya
Publisher : STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuk Linggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52303/jb.v7i2.177

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang pesat, termasuk dalam bidang medis. Salah satu penerapan teknologi terkini adalah sistem pakar, yang dirancang untuk meniru kemampuan pengambilan keputusan seorang ahli. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit Tuberculosis (TBC) secara dini, dengan memanfaatkan metode Forward Chaining dan Backward Chaining. Penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena gejalanya sering tidak dikenali pada tahap awal. Di Puskesmas Sidorejo, kasus keterlambatan diagnosis TBC sering terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap gejala awal. Sistem pakar yang dikembangkan dapat membantu masyarakat mengidentifikasi gejala awal TBC sebelum memutuskan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Metode Forward Chaining digunakan untuk menyimpulkan penyakit berdasarkan gejala yang dimasukkan, sedangkan Backward Chaining menelusuri gejala untuk menguji kemungkinan penyakit yang telah ditentukan. Hasil dari sistem ini diharapkan dapat memberikan analisis awal yang cepat, akurat, dan mendorong masyarakat untuk segera mengambil tindakan medis.