Muh Idris
Pascasarjana IAIN Manado

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perilaku Keagamaan Siswa Muslim di SMPN 1 Dan SMPN 2 Airmadidi (Studi Kasus Siswa Muslim Mayoritas dan Minoritas di Sekolah Negeri) Pahron Setiawan; Delmus P Salim; Muh Idris
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i1.1346

Abstract

Abstrak : Perilaku keagamaan merupakan serangkaian tingkah laku seseorang yang dilandasi oleh ajaran-ajaran agama Islam, penelitian ini di lakukan pada siswa muslim di SMPN  1 dan SMPN 2 Airmadidi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku keagamaan siswa muslim dan bagaimana peran guru dalam pembentukan perilaku keagamaan siswa muslim di SMPN 1 dan SMPN 2 Airmadidi. Jenis penelitian yang dipakai adalah kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan perilaku keagamaan dalam artian pelaksanaan sholat siswa muslim di sekolah minoritas maupun di sekolah mayoritas tidak jauh berbeda. Peran guru di sekolah minoritas memberikan motivasi, sedangkan di sekolah bahwa guru tidak sama sekali sering memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih giat shalat.Abstract : Religious Behavior Of Muslim Students In Airmadidi SMPN 1 And SMPN 2 (Case Studies Of Majority And Minority Muslim Students In Public Schools). Religious behavior is a series of one's behavior that is based on the teachings of Islam. This research was conducted on Muslim students at SMPN 1 and SMPN 2 Airmadidi. This study aimed to determine the religious behavior of Muslim students and how the teacher's role in shaping the religious behavior of Muslim students at SMPN 1 and SMPN 2 Airmadidi. The type of research used is descriptive qualitative. This study concludes that religious behavior in terms of prayer for Muslim students in minority and majority schools is not much different. Teachers' role in minority schools provides motivation, whereas in schools, teachers do not often motivate students to be more active in praying. Kaca Kunci :  Perilaku Keagamaan, Minoritas, Mayoritas.
The Role of Islamic Education Management In Realizing Quality Educational Institutions Muh Idris; Nasruddin Yusuf
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i1.1344

Abstract

Abstrak : Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Lembaga Pendidikan  yang Bermutu. Tulisan ini menganalisis peran manajemen pendidikan Islam dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu. Manajemen Pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan secara islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Pendidikan Islam dengan berbagai jalur, jenjang, dan bentuk yang ada seperti pada jalur pendidikan formal dan jalur pendidikan non formal. Kesemuanya itu perlu pengelolaan atau manajemen yang sebaik-baiknya, sebab jika tidak, maka gambaran negatif tentang pendidikan Islam yang ada pada masyarakat akan tetap melekat dan sulit dihilangkan. Oleh karena itu manajemen pendidikan Islam punya peran penting dalam perubahan dan pembaruan lembaga pendidikan Islam yang dapat ditempuh melalui: a) restrukturisasi dan refungsionalisasi organisasi; b) sosialisasi budaya organisasi moderen; dan c) reformulasi strategi organisasi dalam mengelola perubahan dan pembaruan. Abstract :  This paper analyzes the role of Islamic education management in realizing quality educational institutions. Management of Islamic Education is a process of managing Islamic educational institutions by way of dealing with learning resources and other related matters to achieve the goals of Islamic education effectively and efficiently. Islamic education with various paths, levels, and existing forms, such as formal education and non-formal education channels. All of which need management or management as well as possible. If not, then the gloomy picture of Islamic education in society will remain attached and difficult to remove. Therefore the management of Islamic education has an essential role in the change and renewal of Islamic education institutions, which can be pursued through a) organizational restructuring and functionalization; b) socialization of modern organizational culture; and c) reformulation of the organizational strategy in managing change and reform. Kata Kunci: Pembaharuan Pendidikan, Manajemen, Pendidikan Islam
Reposisi Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Kota Manado Rommy Cahya Nahu; Muh Idris; Ishak Talibo
Journal of Islamic Education Policy Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v4i1.1270

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang posisi guru pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar Kota Manado. Metode yang digunakan dalam membedah atau menganalisis penelitian ini adalah metode kualitatif untuk memberikan pemetaan posisi guru pendidikan agam Islam di Sekolah Dasar Kota Manado sebagai gambaran tentang bentuk reposisi guru agama Islam serta usaha yang dilakukan oleh pemerintah Daerah Kota Manado. Penelitian ini berlokasi di Sekolah Dasar Negeri di Kota Manado. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa: Reposisi guru agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kota Manado terjadi karena adanya inisiasi guru agama Islam lainnya untuk mengisi posisi guru agama Islam dalam pembelajaran pendidikan agama Islam karena posisi guru agama Islam di posisikan oleh guru yang bukan berlatar belakang guru pendidikan agama Islam dan bahkan bukan guru yang beragama Islam. Selain itu reposisi guru agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kota Manado terjadi disebabkan adanya guru agama Islam mengambil jadwal mengajar di Sekolah lain yang tidak memiliki guru agama Islam guna untuk memenuhi kekurangan jam.Abstract : This study aims to analyze about the position of Islamic education teachers in Elementary Schools in Manado city.            The method used in dissecting or analyzing this research is a qualitative method. It is to provide a mapping of the position of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools as an illustration of the form of repositioning the Islamic education teachers and the efforts made by the local government of Manado City. This research is located at the State Elementary Schools in Manado City. Based on the results of this study, it is found that: The reposition of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools occurred due to the initiation of Islamic education teachers to reallocate Islamic education teachers in Islamic education learning because the position of Islamic education teachers was positioned by teachers who were not having educational teachers background and not even a Muslim teacher. In addition, the reposition of Islamic education teachers in Manado City Elementary Schools occurred due to the existence of Islamic education teachers in taking teaching schedules at other schools which do not have Islamic education teachers in order to meet the shortage of hours. Kata Kunci: Reposisi, Guru Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar.
Fungsi Pengawasan Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta di Kota Bitung Deby Yanti Tangahu; Delmus P Salim; Muh Idris
Journal of Islamic Education Policy Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v5i2.1349

Abstract

Abstrak  : Artikel ini mengkaji tugas fungsi pengawasan madrasah dalam meningkatkan kinerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan swasta di Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologis dan pendekatan paedagogik. Sumber data dalam penelitian ini yang terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru kelas, dan sumber data lain berupa dokumentasi penting menyangkut profil madrasah, data kepala kepala madrasah unsur penunjang pendidikan lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, proses pelaksanaan  fungsi  pengawasan Madrasah dalam meningkatkan kinerja Kepala kepala Madrasah negeri dan swasta  yang ada di Kota Bitung belum berjalan dengan baik sehingga perlu upaya maksimal untuk memperbaikinya dengan cara melakukan  perencanaan, pelaksanaan, dan  evaluasi program  fungsi Pengawasan serta memberikan bimbingan dan pelatihan. Abstract : Madrasah Supervision Function In Improving The Performance Of The Head Of State And Private Ibtidaiyah Madrasah  In Bitung City. This article examines the task of monitoring madrassas in improving the performance of the Head of State and Private Ibtidaiyah Madrasah in Bitung City. The method used in this study is a qualitative research method using psychological approaches and paedagogic approaches. The data sources in this study consist of madrasah heads, deputy madrasah heads in students, classroom teachers, and other data sources in the form of necessary documentation concerning madrasah profile, data of madrassa other educational supporting elements. This study concluded that the process of implementing madrasah supervision function in improving the performance of the head of state and private madrasah in Bitung City had not gone well, so it is necessary to make maximum efforts to improve it by planning, implementing, and evaluating supervisory function programs as well as providing guidance and training. Kata Kunci : Pengawas,  Kinerja,  Kepala Madrasah
REORIENTASI DAN PRAKSIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PERSPEKTIF PEMIKIRAN AZYUMARDI AZRA Wisnu Muhammad Hamzah; Muh Idris; Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1687

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini yaitu (1) Bagaimana Konsep Pendidikan Multikulutral Perspektif Azyumardi Azra, (2) Bagaimana Praksis Pendidikan Multikultural Perspektif Pemikiran Azyumardi Azra. Penelitian pada tesis ini merupakan penelitian studi tokoh. Jenis penelitian ini dengan jenis kajian pustaka (library research) yakni proses mencari dan menyusun secara sistematis dan data yang diperoleh dari pustaka, baik dari sumber primer, sumber sekunder, dan dari data pendukung.            Penelitian ini menunjukkan: (1) Pandangan pendidikan multikultural menurut Azyumardi Azra adalah pendidikan tentang keragaman kebudayaan masyarakat Indonesia dalam membentuk keikaan di tengah kebhinnekaan. Dari pandangan Azyumardi Azra tersebut, lahirlah konsep pendidikan yaitu revitalisasi titik temu bangsa. yaitu wawasan kebangsaan, Pancasila, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. (3) Praksis Pendidikan multikultural menurut Azyumardi Azra adalah dilakukan melalui tiga ranah pendidikan, yaitu pendidikan formal, informal, dan nonformal. Pendidikan multikulutral di dalam ruang lingkup nonformal adalah dimulai dari keluarga, ayah dan ibu mengajarkannya dari rumah. Dalam ruang lingkup formal adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pendidikan multikultural dalam setiap mata pelajaran. Dalam ruang lingkup informal adalah dilakukan dengan melalui karang taruna, ormas, dan forum-forum dalam masyarkat lainnya.Kata Kunci : Konsep Pendidikan Multikulutral, Praksis Pendidikan Multikulutral