Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Lembaga Dakwah SC Arriyadhoh dalam character building mahasiswa Amri Rahman
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.693 KB)

Abstract

Character building on campus can be done through well-organized and sustainable da'wah activities. The Campus Da'wah Institution (LDK) needs to play an active role as a moral movement that calls for a humanitarian civilization based on universal values of the divine revelation. This study aims to determine the role of SC Arriyadhoh da'wah institutions in building the character of UNM FIK students. This type of research is qualitative with a descriptive approach, the sample technique used is purposive sampling, the sample in this study is SC Arriyadhoh administrators, data collection techniques carried out through observation, interviews and documentation with data analysis techniques are descriptive qualitative data analysis techniques. The results of the study show that SC Arriyadhoh as a missionary organization FIK UNM plays an active role in building the character of FIK UNM students through various da'wah activities. The pattern of guidance carried out by SC Arriyadhoh FIK UNM in the development of the character of the UNM FIK students includes; the pattern of recitation in the form of khalaqah, making syiar events, such as ta'lim, tabligh, outbound, studies, sports together. SC Arriyadhoh in making efforts to build the character of FIK UNM students gets support from the campus bureaucracy both morally and materially. However, there are not a few challenges faced, including the lack of enthusiasm of students to be involved in the management of campus da'wah institutions and other constraints on funding limitations in carrying out work programs.
TIPOLOGI PAHAM KEAGAMAAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Amri Rahman
Inspiratif Pendidikan Vol 12 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v12i1.33309

Abstract

This study aims to determine the typology of religious understanding of FIK UNM students through the model of religious studies followed by students of FIK UNM and their views on religious issues . The type of research used in this research is qualitative research using a descriptive approach. This research used purposive random sampling technique), namely the technique of determining the sample with certain considerations, then randomized, so that the samples in this study were active and inactive students in religious study groups at the Faculty of Sports Science. The data collection technique conducted in this research is observation, interviews and documentation with the data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis techniques. The results showed that the typology of religious understanding of FIK UNM students in general can be classified into 3 (three) types, namely inclusive, exclusive and moderate, but generally students have moderate religious understanding. The religious moderation of FIK UNM students can also be seen from their views on religious issues debated by ulama. FIK UNM students are welcome to differences of opinion, so they do not have a fanatical attitude towards one opinion nor do they blame other opinions.
Peran PAI Dalam Penanaman Nilai-Nilai Islam Wasathiyah Bagi Mahasiswa Di PTU Amri Rahman
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai Islam wasathiyah kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Kajian pustaka menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam moderat dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas dan penguatan peran lembaga dakwah kampus sebagai mitra strategis mata kuliah PAI. Terdapat enam aspek utama yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran PAI di PTU untuk mendukung moderasi beragama, yaitu: (1) Kurikulum yang mencakup materi Islam wasathiyah dan isu-isu kontemporer seperti toleransi, HAM, dan teologi inklusif; (2) Pendidik yang berperilaku moderat dan menjadi teladan; (3) Materi yang relevan dengan konteks keagamaan saat ini; (4) Metode dan media pembelajaran yang variatif, partisipatif, dan menarik bagi mahasiswa; (5) Evaluasi pembelajaran yang mengukur pemahaman dan sikap keagamaan moderat; dan (6) Kegiatan ekstrakurikuler, khususnya yang difasilitasi oleh lembaga dakwah kampus. Lembaga dakwah kampus berperan penting dalam mendukung pendidikan Islam berbasis wasathiyah. Dua aspek utama yang menentukan efektivitas peran ini adalah kapasitas mentor, yang harus memiliki pemahaman Islam moderat, serta program kerja yang disusun berbasis pada prinsip moderasi. Dengan sinergi antara pembelajaran formal dan kegiatan dakwah kampus, PAI di PTU dapat menjadi instrumen efektif dalam membentuk mahasiswa yang toleran, inklusif, dan berwawasan Islam wasathiyah.
Islam Wasathiyah Sebagai Implementasi Islam Rahmatan Lil’alamin Amri Rahman
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNE
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0233

Abstract

Islam wasathiyah diartikan dengan cara pandang tengah, adil, hidup harmoni di tengah masyarakat yang beragam serta dinamis. nilai humanis-dialogis senantiasa disajikan dalam Islam wasathiya, sehingga setiap individu memiliki tanggungjawab terhadap individu lain dengan solidaritas, simpati dan empati yang terbangun secara organik. Persaudaraan dan kebersamaan senantiasa dikedepankan daripada ego personal dan kelompok. Islam wasathiyah menjadi tawaran kepada masyarakat agar terhindar dari konflik berkepanjangan baik itu atas nama ideologi, kemanusiaan dan sampai kepada politisasi hukum sehingga misi kehadiran Islam sebagai rahmatan lil’alamin akan dirasakan oleh umat manusia bahkan seluruh makhluk di bumi pada akhirnya ketentram dan kedamaian bisa tercapai dalam kehidupan umat manusia
Relevansi Religiusitas Dengan Kebahagiaan Amri Rahman
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kebahagiaan. Peneliti memilih metode literature research. Hasil kajian literatur ditemukan bahwa religiusitas diartikan sebagai kataatan dalam menjalankan ajaran agama, yaitu seperangkat kepercayaan atau aturan yang datang dari Tuhan untuk membimbing manusia dalam bersikap dan berperiaku, baik terhadap Tuhan, orang lain, bahkan dengan dirinya sendiri. Sedangkan kebahagiaan adalah suasana batin yang tenang karena rida dan ikhlas dalam menjalani hidup. Kebahagiaan bukan sekedar kesenangan sebagaimana yang dipresepsikan oleh kaum hedonis yang menganggap bahwa kebahagiaan terletak pada ketercapaian kesenangan materi. Akan tetapi, kebahagiaan adalah ketenangan jiwa dan bathin karena bimbingan dan petunjuk agama. Oleh karena itu semakin tinggi kataatan beragama seseorang maka akan semakin besar harapan untuk meraih kebahagiaan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa religiusitas memiliki hubungan yang signifikan dengan kebahagiaan.
Kebijakan Pendidikan Tinggi Berbasis Kecerdasan Buatan dan Transformasi Kapital Manusia: Perspektif Sosiologi Pendidikan Mohammad Nasruddin; Amri Rahman; Husni Abadi Emha; Fahmi Huda; Edy Suratno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46527

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam kebijakan pendidikan tinggi telah menjadi salah satu kekuatan transformatif paling signifikan yang mendefinisikan ulang konsep kapital manusia pada abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi antara kebijakan pendidikan tinggi berbasis AI dan transformasi kapital manusia dari perspektif sosiologi pendidikan, dengan perhatian khusus pada persoalan kesetaraan sosial, reproduksi pengetahuan, dan adaptasi kelembagaan dalam konteks Indonesia. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis berpanduan protokol PRISMA, penelitian ini mensintesis 40 studi terindeks yang diterbitkan antara 2018 dan 2024, menggunakan kerangka teori kapital manusia (Becker, 1964), teori reproduksi sosial Bourdieu (1986), dan teori konflik Collins (1979). Temuan menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan tinggi berbasis AI berpotensi meningkatkan dimensi kapital manusia kognitif dan teknis secara signifikan, namun sekaligus berisiko memperdalam ketimpangan sosial yang ada melalui kesenjangan akses terhadap alat, infrastruktur, dan literasi AI. Negara-negara seperti China, Finlandia, dan Singapura telah mengembangkan model kebijakan distingtif yang memberikan pelajaran kontekstual bagi Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan tinggi berbasis AI yang efektif di Indonesia memerlukan pendekatan pluralistis yang secara simultan menangani reformasi kurikulum, kesetaraan digital, pembangunan kapasitas pendidik, dan tata kelola etis AI dalam lingkungan pembelajaran.