Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SUMBER DAYA AIR

Upaya Revitalisasi Situ Di Perkotaan Suatu Tinjauan Pengelolaan Kualitas Situ Cangkring, Kota Tangerang Bambang Priadie
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2276.936 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v7i1.373

Abstract

There has been a decreasing in the number and function of situ in the urban areas, particularly in the Greater Jakarta area, due to land use change, water pollution, as well as the growth of aquatic weeds thathave an impact on decreasing capacity of a situ as flood control. The study was conducted in Situ Cangkring, Tangerang City, consist of : bathymetry measurement, water quality, plankton, trophic status, aquatic weeds,and evaluation criteria for quality assessment of situ. Analysis method of bathymetry and morphology measurement was using Garmin 60CSx GPS with MapSource data input, calculation of water volume using the Surfer and Global Mapper, where as water quality and plankton refers to the SNI and Standard Methods. Study results: based on bathymetry map the area of Situ Cangkring was about 5.65 Ha and water volume of 108,900 m3. The area of Situ Cangkring was not decline, but there are changes in distribution and amount of aquatic weeds cover. The water quality was Class IV, diversity index of plankton was heavily polluted, dominated plankton were Chlamydomonas and Euglena; trophic status: Eutrophic Hypereutrophic.There are some water channels through into Situ Cangkring, with only one outlet. The quality value of Situ Cangkring based on computation of morphology, water quality, and aquatic weeds condition was 170. Thisvalue indicates that Situ Cangkring was disturbed lake category with recommendations need of revitalization. Suggested revitalization are : domestic waste water control in the western part, improvements of outlet channel in the northern part, and the control of aquatic weeds by mechanical and biological methods.
Simulasi Pencapaian Target Rencana Aksi Nasional Mitigasi Gas Rumah Kaca Sektor Air Limbah Bambang Priadie
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.507 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v10i2.133

Abstract

Pemanasan global yang ditimbulkan oleh efek rumah kaca merupakan fenomena yang hangat dibicarakan belakangan ini, sehingga upaya minimasi emisi gas rumah kaca menjadi salah satu upaya yang mendapat perhatian besar dalam pengelolaan lingkungan, termasuk Indonesia yang ikut meratifikasi protokol Kyoto. Upaya Pemerintah Republik Indonesia dalam mengurangi gas rumah kaca tersebut telah dilakukan melalui Rencana Aksi Nasional Penurunan Gas Rumah Kaca (Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011) dan Rencana Aksi Nasional Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Tahun 2012-2020 (Peraturan Menteri PU Nomor: 11/Prt/M/2012) melalui strategi mitigasi dengan penerapan teknologi pengolahan air limbah dengan sistem biodigester. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui besaran emisi gas rumah kaca dari sektor air limbah domestik di Indonesia selama 10 tahun ke depan melalui skenario pengelolaan limbah domestik secara business as usual (BAU) dan skenario mitigasi. Metode perhitungan emisi gas rumah kaca dari sektor pengelolaan limbah domestik berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change (2006), dan perhitungan limbah penduduk berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2013). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa target penurunan emisi gas rumah kaca sektor air limbah berdasarkan skenario mitigasi dapat dicapai pada tahun 2022-2023 sebesar 1,9 2,32 Juta Ton CO2 Eq atau dua tahun lebih lama dari target sesuai Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011.